Tutup Iklan

Bangunan SDN 01 Wonosegoro Boyolali Roboh Karena Lapuk

Ruang kantor guru SDN 01 Wonosegoro roboh sejak empat hari lalu. Ruangan berukuran 9 meter x 7 meter itu roboh lantaran fondasi atap bangunan lapuk sehingga tak kuat menahan genting dan eternit.

Bangunan SDN 01 Wonosegoro Boyolali Roboh Karena Lapuk

SOLOPOS.COM - Kondisi ruang kantor SDN 01 Wonosegoro yang roboh, Senin (28/1/2019) pagi. (Istimewa/Sarwono)

Solopos.com, BOYOLALI — Ruang kantor guru SDN 01 Wonosegoro Boyolali roboh sejak empat hari lalu. Ruangan berukuran 9 meter x 7 meter itu roboh lantaran fondasi atap bangunan lapuk sehingga tak kuat menahan genting dan eternit.

Informasi robohnya kantor ini dibenarkan penjaga sekolah setempat, Sarwono, ketika dihubungi Solopos.com, Senin (28/1/2019) pagi. “Benar, [ambruk] sekitar tiga atau empat hari lalu,” kata dia.

Bangunan kantor tersebut terletak di sisi utara, terpisah dengan ruang-ruang kelas. Ambruknya atap bangunan sudah diantisipasi jauh-jauh hari oleh pengelola sekolah.

Sarwono sebelumnya telah memindahkan barang-barang kantor ke tempat yang lebih aman. Saat atap benar-benar ambruk hanya tertinggal satu almari, papan tulis, papan data kehadiran, dan sepasang foto presiden-wakil presiden.

Sarwono menambahkan selain kantor, dapur sekolah yang terhubung di sisi belakang juga ikut ambruk. “Total ada dua ruangan kantor dan dapur di belakang yang gandeng,” ujar Sarwono.

Selain cuaca buruk dan intensitas hujan, bangunan tersebut roboh diduga lantaran usianya yang sudah terlalu tua. Sarwono mengatakan SDN 01 Wonosegoro merupakan SD tertua di Kecamatan Wonosegoro.

Bangunan yang sudah berdiri sejak tahun 1980-an itu, imbuh dia, belum pernah direhabilitasi secara total. Selama ini hanya renovasi seperti penggantian lantai dan pengecatan ulang.

Kini kantor guru dipindahkan sementara ke bekas ruang perpustakaan sebelah selatan sekolah. Ruangan tersebut kosong karena perpustakaan telah dipindahkan ke ruang yang lain.

Sementara itu, Sarwono mengatakan kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi seluruh siswa tetap berjalan dengan lancar.

Berita Terkait

Berita Terkini

Begini Komitmen Indonesia Turunkan Angka Pekerja Anak

Indonesia tak lelah berupaya menurunkan angka pekerja anak, tetapi bagaimana sebenarnya wujud komitmen Indonesia menumpas pekerja anak?

Indonesia Desak Gerakan Non Blok Dukung Kemerdekaan Palestina

Indonesia melalui Menlu Retno Marsudi dalam Pertemuan Luar Biasa Komite Gerakan Non Blok atau GNB meminta dukungan kemerdekaan Palestina.

Tenda Darurat di RSUD Tugurejo Diisi Pasien Berpenyakit Penyerta

RSUD Tugurejo Semarang terpaksa mendirikan tenda darurat untuk merawat pasien Covid-19 yang membeludak sehingga tak tertampung.

Sering Bersin Ciri Penerima Vaksin Kena Covid-19

Seseorang yang sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 masih harus tetap menghindari virus corona pemicu Covid-19.

Solo Bersiap Terapkan Jam Malam

Meningkatnya penularan virus corona di wilayah eks Karesidenan Surakarta membuat Pemkot Solo berencana menerapkan jam malam Covid-19.

Dompet Cekak, Mungkinkah Jakarta Disuntik Dana Sri Mulyani?

Dompet Jakarta terlampau cekak untuk menggerakkan iklim membangun sehingga harus mengharap disuntik dana dari Menkeu Sri Mulyani.

Korsel Gencarkan Vaksinasi, Jumlah Pasien Kritis Covid-19 Menurun

Korea Selatan atau Korsel menyatakan efek vaksinasi virus corona pencegah Covid-19 mulai terlihat pada penurunan jumlah pasien kritis.

Kendaraan Listrik Diramalkan Capai Puncak Penjualan 2033

Kendaraan listrik global diramalkan mencapai puncak penjualan tahun 2033 yang berarti lima tahun lebih awal daripada perkiraan sebelumnya.

Malaysia Targetkan Vaksinasi 60% Penduduk

Pemerintah Malaysia menargetkan dapat melakukan vaksinasi terhadap 60% penduduk dengan deadline akhir September 2021.

Panen Hadiah Simpedes BRI Klaten Diundi, Ini Nasabah Yang Beruntung Dapat Honda Mobilio

Bank BRI Cabang Klaten menggelar penarikan undian panen hadiah Simpedes periode II dengan hadiah utama satu unit mobil Honda Mobilio.

Kronologi Munculnya Klaster Takziah Covid-19 di Kabupaten Pasuruan

Satgas Covid-19 Kabupaten Pasuruan menemukan klaster takziah di Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen. Ada 21 orang positif terpapar Covid-19.