Bangunan Pasar Legi Selesai 100%, Pedagang Siap Boyongan?

Pembangunan Pasar Legi Solo sudah selesai 100%. Bangunan pasar rencananya diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Solo pada akhir November 2021.

SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, SOLO – Pembangunan Pasar Legi Solo sudah selesai 100%. Bangunan pasar rencananya diserahkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Solo pada akhir November 2021.

PromosiPemungutan Suara Pemilu 2024 pada 14 Februari 2024

Berdasarkan pantauan Solopos.com, pada Minggu (28/11/2021), pagar seng yang sebelumnya mengelilingi lokasi proyek pembangunan pasar tersebut sudah dilepas. Baik yang menutupi sisi barat pasar, sisi utara, serta sisi selatan pasar sudah dilepas. Hanya pada sisi timur, khususnya pada jalur masuk atau keluar pasar yang terlihat masih tertutup seng.

Saat ini muka bangunan baru pasar induk yang sebagian terdiri dari tiga lantai itu sudah terlihat jelas dari tepi Jl. Letjen S. Parman. Beberapa rambu-rambu juga sudah terpasang pada halaman depan pasar.

Baca Juga: Pagar Proyek Dilepas, Begini Megahnya Bangunan Pasar Legi Solo

Ada taman yang membentang di sisi luar bangunan pasar sisi barat. Sementara tulisan Pasar Legi Kota Surakarta berwarna putih terlihat jelas di dinding atas di sisi barat, pada dasar berwarna merah.

Menurut salah satu pedagang, Sakiyem, pagar seng tersebut sudah dibuka sejak empat hari lalu. “Sudah sejak empat hari lalu. Sekarang pasarnya terlihat. Bagus pasarnya dari luar,” kata dia.

Dia mengaku belum mengetahui pasti bangunan sisi dalamnya. Dia juga belum mengetahui jadwal pemindahan pedagang dari pasar darurat ke bangunan yang baru. Namun menurutnya diperkirakan penempatan pedagang akan dilakukan akhir Desember atau awal Januari nanti.

Baca Juga: Dishub Solo Mulai Siapkan Pengaturan Lalu Lintas Sekitar Pasar Legi

Project Manager Pembangunan Pasar Legi, Dorri Andri, mengatakan saat ini pembangunan pasar tersebut sudah selesai 100%. “Pembangunan sudah 100%. Saat ini pekerjaan-pekerjaan yang ada rata-rara di luar kontrak, CSR kami,” jelas dia, Minggu.

Dia mengatakan pekerjaan yang ada saat ini lebih pada kegiatan pemeliharaan. Pada Senin (29/11/2021) akan digelar kegiatan training system gedung dengan Dinas Perdagangan Kota Solo.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Prihatin Kasus Narkoba Tinggi, Kejari Solo Terjun ke Sekolah-Sekolah

Prihatin dengan angka kasus penyalahgunaan narkoba yang tinggi, Kejari Solo turun ke sekolah-sekolah untuk memberikan pemahaman kepada pelajar untuk menjauhi narkoba.

14 Sertifikat Baru Lahan Terdampak JLT Sukoharjo Belum Terbit

Penerbitan sertifikat tanah yang baru setelah pelepasan hak karena terdampak JLT Sukoharjo mengacu pada ketentuan yang diatur di bidang agraria dan tata ruang.

Bupati Sragen Sambat ke Wagub Soal Angka Kemiskinan yang Tak Juga Turun

Bupati Sragen sambat ke Wagub Jateng. Ia mengaku sudah mengeluarkan anggaran banyak untuk mengentaskan kemiskinan namun angkanya tidak turun, justru naik.

Jual Minyak Goreng Rp14.000/Liter, Toko di Pasar Legi Solo Ini Diserbu

Toko Leo Jaya di lantai II Pasar Legi Solo diserbu pembeli yang antre untuk mendapatkan minyak goreng seharga Rp14.000/liter.

Jangan Macam-Macam, Kejari Karanganyar Kini Punya Satgas Mafia Tanah

Kejari Karanganyar telah membentuk Satgas Mafia Tanah sesuai instruki Kejaksaan Agung.

Dikeluhkan Warga, Tempat Karaoke di Wanglu Disegel Satpol PP Klaten

Penutupan itu dilakukan karena keberadaan karaoke dan kafe tersebut dinilai telah melanggar peraturan daerah (perda).

Penyebab Minyak Goreng Rp14.000 Sulit Diterapkan di Pasar di Boyolali

Diharapkan permasalahan harga minyak goreng di pasar tradisional dapat diselesaikan sehingga pedagang dapat menjual minyak dengan harga yang sama di toko retail.

Ribuan Tenaga Honorer di Karangamyar Terancam Nganggur

Para tenaga honorer di Karanganyar resah dengan kebijakan pemerintah pusat yang akan menghapuskan status mereka mulai tahun depan.

Bhayangkari Polres Wonogiri Diminta Berani Laporkan Kasus KDRT

Bantuan hukum terhadap kasus KDRT seperti mencegah, menindak pelaku, dan melindungi korban dijamin oleh negara.

Kasus Narkoba, Polres Sragen Tangkap 2 Warga Karangmalang dan Sidoharjo

Dua warga ditangkap Polres Sragen terkait kasus narkoba. Satu tersangka terjerat kasus kepemilikan sabu-sabu, lainnya terjerat kasus kepemilikan obat terlarang.

Ini Alasan Pengantin Wajib Tebar Benih Ikan di KUA Karanganom Klaten

Kewajiban pengantin tebar benih ikan di KUA Karanganom bermula dari kondisi Sungai Karanganom di depan kantor KUA sering dipenuhi sampah.

Misterius, Jeruk Berisi Benda Diduga Sabu-Sabu Dilempar ke Rutan Solo

Bungkusan plastik berisi jeruk yang di dalamnya ada paket diduga sabu-sabu dilempar oleh seseorang dari luar tembok ke dalam Rutan Solo, Kamis (27/1/2022) pagi.

Dinkes Karanganyar Tak Berani Minta Banyak Dosis Vaksin Booster

Dinkes Karanganyar mendapatkan tambahan 1.000 dosis vaksin booster jenis Astrazeneca dari pemerintah pusat.

Unik! Nikah di KUA Karanganom Klaten, Pengantin Wajib Tebar Benih Ikan

Kepala KUA Karanganom, Muslih, mengatakan kewajiban itu dimaksudkan agar pengantin berjiwa ikhlas.

Pelaku Begal Payudara Sragen Depresi, Terancam 9 Tahun Penjara

Aparat Polres Sragen menjerat pelaku begal payudara dengan Pasal 289 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.