Tutup Iklan
Para pemain Persis Solo melakukan selebrasi. (Madiunpos.com-Abdul Jalil)

Solopos.com, SOLO — Mimpi Persis Solo untuk lolos ke babak delapan besar Liga 2 2019 harus dikubur dalam-dalam. PT Liga Indonesia Baru (LIB) menampik protes Persis ihwal penetapan klasemen akhir fase grup Wilayah Timur Liga 2 2019 lantaran tidak tepat secara regulasi.

Sebagai informasi, Persis mengajukan sanggahan atas penetapan klasemen akhir Wilayah Timur Liga 2 2019 tertanggal 22 Oktober. Dalam surat bernomor 056/PERSIS-SOLO-LIB/X/2019 itu, Persis mengklaim lebih layak lolos ke babak selanjutnya karena memiliki selisih gol lebih baik dari Mitra Kukar. Kedua tim sama-sama mengumpulkan 30 poin dari 20 pertandingan di fase grup.

Manajemen Persis berpegangan pada peraturan Liga 2 Pasal 10 ayat (5) tentang Regulasi Teknis yang menyatakan penentuan posisi berdasarkan selisih gol yang lebih baik dalam laga yang telah dimainkan klub terkait. Ketentuan itu menjadi turunan poin head to head yang diamanatkan regulasi apabila ada dua tim atau lebih yang berpoin sama.

Namun Direktur PT LIB, Dirk Soplanit, dalam surat tanggapannya terhadap sanggahan Persis menegaskan tafsir Persis terhadap regulasi terkait tidak tepat. Dirk menjelaskan selisih gol yang dimaksud dalam regulasi adalah selisih gol hasil duel Persis melawan Mitra Kukar saja, bukan selisih gol di tabel klasemen secara keseluruhan seperti tafsir Persis.

Selisih gol dari keseluruhan pertandingan yang telah dimainkan baru bisa dipakai untuk menentukan tim yang lolos apabila seluruh kriteria head to head antara Mitra Kukar-Persis tetap sama. Mitra Kukar dinyatakan berhak berada di posisi keempat dan lolos ke babak selanjutnya via head to head lantaran memiliki jumlah gol tandang lebih baik dari laga yang dimainkan antara klub terkait (Mitra Kukar dan Persis).

Diketahui, Persis hanya bermain imbang 0-0 saat bertandang ke markas Mitra Kukar. Dalam pertemuan kedua di Madiun, Persis ditahan imbang 1-1. “Kami menerima penjelasan PT LIB. Tidak ada rencana banding atau menyanggah lagi,” ujar Manajer Persis, Langgeng Jatmiko, saat dihubungi Solopos.com, Selasa (5/11/2019).

Pihaknya kini memilih berkonsentrasi untuk menggelar latihan perdana menyambut musim depan pada 11 November 2019 mendatang. Langgeng menyebut ada sekitar 15 pemain yang akan dipanggil untuk mengikuti latihan tahap pertama. Sebanyak 14 pemain merupakan pemain lawas, adapun satu pemain merupakan muka baru.

“Pemain akan kami panggil kembali tanggal 7 November 2019 untuk persiapan latihan perdana 11 November 2019. Meski mereka akan disodori kontrak, bukan berarti posisi mereka aman karena pelatih akan terus mengevaluasi hingga awal musim depan,” jelas Langgeng.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten