Banding! Eks Kades Karangtengah Optimistis Menang Lawan Bupati Jekek

Eks Kepala Desa (Kades) Karangtengah, Kecamatan Karangtengah, Bambang Daryono, berencana melayangkan banding setelah gugatannya kepada Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, ditolak Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang.

 Suasana persidangan gugatan terhadap bupati Wonogiri di PTUN Semarang, Rabu (13/4/2022). Bertindak selaku penggugat dalam sidang tersebut, yakni mantan Kepala Desa (Kades) Karangtengah, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Wonogiri, Bambang Daryono. (Solopos.com/Adhik Kurniawan)

SOLOPOS.COM - Suasana persidangan gugatan terhadap bupati Wonogiri di PTUN Semarang, Rabu (13/4/2022). Bertindak selaku penggugat dalam sidang tersebut, yakni mantan Kepala Desa (Kades) Karangtengah, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Wonogiri, Bambang Daryono. (Solopos.com/Adhik Kurniawan)

Solopos.com, WONOGIRI — Eks Kepala Desa (Kades) Karangtengah, Kecamatan Karangtengah, Bambang Daryono, berencana melayangkan banding setelah gugatannya kepada Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, ditolak majelis hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang. Paling cepat, memori banding tersebut dikirim ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Surabaya pekan ini.

Pengacara Bambang Daryono dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Soloraya, yakni I Gede Sukadenawa Putra, mengatakan surat memori banding sudah selesai dikerjakan. Rencananya, surat dikirim pekan ini. Selanjutnya, memori banding akan dibalas kontra banding oleh Bupati Joko Sutopo alias Jekek.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

I Gede Sukadenawa Putra optimistis gugatan kliennya kepada Bupati Jekek akan dikabulkan. Sebab dari segi hukum, keputusan Bupati Jekek memecat Bambang Daryono sebagai Kades menyalahi Permendagri No. 66/2017 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Kades dalam Pasal 8 ayat (2).

Sesuai peraturan tersebut disebutkan kades dapat diberhentikan jika menjadi terpidana yang ancaman hukuman penjaranya minimal lima tahun berdasar putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap atau inkracht. I Gede Sukadenawa bakal memperjuangkannya.

“Kalau dari aturan itu kan minimal lima tahun. Sedangkan klien kami kurang dari itu. Berarti kan bertentangan. Kalau hukum masih menjadi panglima, hukum harus ditegakkan. Saya menduga, putusan hakim di PTUN Semarang tempo hari juga cenderung berbau politis. Sekarang, kami akan banding ke PTTUN Surabaya. Kalau nanti bandingnya ditolak, kami siap mengajukan kasasi ke MA [Mahkamah Agung],” katanya saat dihubungi Solopos.com, Selasa (14/6/2022).

Baca Juga: Pecat Kades Karangtengah, Bupati Wonogiri Digugat Rp1 Miliar

I Gede Sukadenawa mengatakan kliennya telah menderita karena dihukum melalui enam cara. Pertama, ia telah dirundung di media sosial atas perbuatannya. Kedua, ia telah menjalani hukuman 10 bulan masa percobaan.

Ketiga, Bambang Daryono dipukuli tujuh orang sampai pingsan atas perbuatannya.

Keempat, Bambang telah diceraikan oleh istrinya akibat perilaku zinanya. Kelima, terkait dengan hukuman keempat, Bambang dituduh Bupati Joko Sutopo berzina lebih dari satu kali.

Baca Juga: Tak Lagi Rp1 Miliar, Bupati Wonogiri Kini Digugat Rp10 Miliar

Padahal faktanya, I Gede Sukadenawa menilai hal itu tidak benar dan tidak ada data bukti soal pernyataan zina yang dilakukan lebih dari sekali. I Gede Sukadenawa menganggap pernyataan Bupati Joko Sutopo merupakan upaya pembunuhan karakter.

Keenam, yaitu surat pemecatan dari Bupati Joko Sutopo kepada Bambang. Surat pemecatan itu dinilai cacat karena belum melalui tahapan peringatan selama tiga kali.

Bambang menuntut agar SK pemecatannya dicabut dan meminta ganti rugi material dan immaterial ke Bupati Joko Sutopo. Total nilai ganti ruginya, kata I Gede Sukadenawa, senilai lebih dari Rp10 miliar.

Terpisah, Bupati Joko Sutopo menanggapi santai atas banding yang rencananya diajukan Bambang. Bupati Jekek menyerahkan sepenuhnya keputusan gugatan itu kepada hakim.

Baca Juga: PTUN Semarang Gelar Sidang Gugatan Terhadap Bupati Wonogiri, Hasilnya?

Sekalipun banding ke PTTUN Surabaya jadi dilakukan, lanjut Bupati Jekek, hakim bakal mempertimbangkan dua aspek, yaitu hukum positif dan etik. Jekek berdalih, pemecatan Bambang dari status kades memiliki alasan kuat.

“Warga di sana [Desa Karangtengah] juga sudah enggak mau dipimpin oleh Bambang. Secara kepemimpinan, dia [Bambang] sudah enggak layak lagi menjadi pemimpin [Kades Karangtengah]. Sudah beberapa kali saya berdiskusi dengan tokoh masyarakat setempat, hasilnya? Tidak ada lagi yang mau menjadikan Bambang sebagai pemimpinnya,” ungkap Jekek saat ditemui Solopos.com, Jumat (10/6/2022).

Jekek mengaku tak mempersiapkan apapun menghadapi pengajuan banding Bambang ke PTTUN Surabaya. Sejak awal gugatan Bambang ke PTUN sekalipun, ia tak memberi respons bakal serius menanggapinya. Sebaliknya, ia mempercayakan sepenuhnya pada proses hukum.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Persebaran PMK Meluas, Kebutuhan Hewan Kurban 1,81 Juta Ekor

+ PLUS Persebaran PMK Meluas, Kebutuhan Hewan Kurban 1,81 Juta Ekor

Pemerintah meluncurkan gerakan disinfeksi nasional, Kamis (30/6/2022), untuk mengendalikan penyakit mulut dan kuku (PMK). Wabah PMK makin meluas di 19 provinsi dan tak hanya menjangkiti sapi.

Berita Terkini

Jembatan Mojo-Jurug B Solo Direhab, DPRD: Jangan Sampai Seperti Jonasan

Ketua Komisi III DPRD Solo YF Sukasno mengingatkan Pemkot agar mengantisipasi jangan sampai rehab proyek Jembatan Mojo dan Jembatan Jurug B justru merusak jembatan lain.

Listrik Dari PLTSa Putri Cempo Solo Bakal Dibeli PLN, Segini Harganya

Listrik dari PLTSa Putri Cempo, Mojosongo, Solo, yang rencananya beroperasi mulai Desember 2022 mendatang akan dibeli oleh PT PLN.

UNS Pasang EWS Indoor di 100 Rumah di Karanganyar, Ini Lokasinya

Ketua tim peneliti dari Program Studi (Prodi) Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNS, Ahmad Marzuki mengatakan timnya mengembangkan sensor indoor dan sudah dipasang pada 100 rumah di 11 desa di Kabupaten Karanganyar.

Kelurahan Gayam Sukoharjo Jadi Juara 1 Lomba Tiga Pilar Polda Jateng

Konsep Tiga Pilar adalah konsep kekompakan, keterpaduan, dan kerja sama dalam satuan lingkungan pemerintahan kelurahan atau desa antara lurah bersama dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas

Hewan Kurban Wajib Ada SKKH, Begini Cara Peroleh SKKH di Boyolali

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Boyolali, drh. Afiany Rifdania, mengatakan SKKH untuk hewan yang digunakan untuk kurban di dalam daerah Boyolali dan ternak yang dikirim ke luar daerah berbeda.

Vaksinasi PMK di Boyolali Sasar Sapi Sehat, Untuk Sapi Sembuh?

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Boyolali, drh. Afiany Rifdania, mengungkapkan sapi-sapi yang sembuh dari PMK akan mendapatkan perlakuan yang berbeda.

Kereta Kuda dan Permainan Volume Besar Dilarang di CFD Klaten

CFD Jl Mayor Kusmanto Klaten digelar di sepanjang ruas jalan dari simpang empat Pandanrejo hingga simpang lima Bramen dan digelar saban Minggu pukul 05.00 WIB-09.00 WIB.

Begini Alasan Organda Wonogiri Pamor Bus Bumel Makin Menurun

Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Wonogiri, Edi Purwanto, menyebut menurunnya pamor bus bumel tak terlepas oleh sikap masyarakat yang memiliki kecenderungan mulai meninggalkan transportasi umum.

Polisi Selidiki Kasus Meninggalnya Warga Sragen Wetan, Ada Kejanggalan?

Polres Sragen tengah menangani kasus kematian seorang ibu di Sragen Kota yang dinilai ada kejanggalan

Warung Makan Solet di Makamhaji Kartasura, Lokasi Ndelik Tapi Ramai

Warung Solet menyajikan aneka menu masakan jawa. 

Prakiraan Cuaca Sragen Hari Ini: Tanpa Potensi Hujan

Prakiraan cuaca di Sagen hari ini, Jumat (1/7/2022) akan sama seperti kemarin. Cuaca berawan mendominasi tanpa ada potensi turun hujan.

Prakiraan Cuaca Karanganyar Hari Ini: Lebih Bersahabat

Cuaca cerah berawan akan menemani Anda, warga di Karanganyar, mengawali  Jumat (1/7/2022) pagi ini. Tak perlu khawatir akan turun hujan karena prakiraan cuaca Karanganyar hari ini akan didominasi berawan.

Hari Ini Cerah Berawan, Cek Prakiraan Cuaca Sukoharjo Jumat 1 Juli 2022

Berikut ini prakiraan cuaca wilayah Sukoharjo hari Jumat (1/7/2022) yang tersaji secara lengkap.

Prakiraan Cuaca Solo 1 Juli: Cerah Berawan, Waspada Angin Dari Timur

Cuaca Kota Solo hari ini, Jumat (1/7/2022), berdasarkan prakiraan BMKG Solo akan berawan dan cerah berawan.

Prakiraan Cuaca Boyolali Hari Ini 1 Juli 2022: Cerah Berawan Ada Hujan

Simak prakiraan cuaca wilayah Boyolali hari Jumat (1/7/2022) dalam artikel ini.