Tutup Iklan

BANDARA AHMAD YANI : Calon Penumpang Meninggal Saat Tunggu Pesawat Jelang Lebaran Akhirnya Disantuni

BANDARA AHMAD YANI : Calon Penumpang Meninggal Saat Tunggu Pesawat Jelang Lebaran Akhirnya Disantuni

SOLOPOS.COM - General Manager Bandara Ahmad Yani Semarang, Priyo Jatmiko (kanan), memberikan santunan secara simbolis kepada perwakilan keluarga calon penumpang pesawat Lion Air yang meninggal di ruang rapat Bandara Ahmad Yani, Selasa (4/10/2016)

Bandara Ahmad Yani memberikan santunan dari PT Asuransi Jasa Raharja bagi calon penumpang pesawat Lion Air yang meninggal dunia saat musim mudik Lebaran 2016.

Solopos.com, SEMARANG – Otoritas Bandara Ahmad Yani akhirnya memberikan santunan senilai Rp15 juta dari PT Asuransi Jasa Raharja kepada keluarga calon penumpang pesawat Lion Air, Tri Setiono, yang meninggal dunia di terminal penumpang Bandara Ahmad Yani, saat musim mudik Lebaran, 3 Juli 2016 lalu.

Santunan itu secara simbolis diserahkan General Manager Bandara Ahmad Yani, Priyo Jatmiko, kepada perwakilan keluarga korban, Kunaenah di Ruang Rapat I Bandara Ahmad Yani, Semarang, Selasa (4/10/2016). “Sudah menjadi kewajiban kami mengusahakan agar penumpang baik yang akan melakukan penerbangan atau yang baru turun dari pesawat di Bandara Ahmad Yani yang mendapat musibah untuk memperoleh santunan dari Asuransi Jasa Raharja. Dan kebetulan keluarga calon penumpang, Tri Setiono, saat ini sudah mendapatkan uang asuransi itu,” ujar Priyo di sela-sela acara pemberian santunan itu kepada wartawan.

Seperti diberitakan Semarangpos.com sebelumnya, Tri Setiono yang hendak bepergian ke Balikpapan dengan menggunakan pesawat Lion Air nomor penerbangan JT 666, ditemukan meninggal dunia di kursi tunggu terminal penumpang Bandara Ahmad Yani, 3 Juli lalu. Ia meninggal daalam posisi terbaring dan diduga karena mengalami serangan jantung.

Priyo menuturkan dari hasil pengamatan close circuit television (CCTV) di Bandara Ahmad Yani, sebelumnya korban memang tidak menunjukkan gerak-gerik yang mencurigakan. Ia bahkan sempat beberapa kali terlihat berjalan-jalan di ruang tunggu terminal penumpang.

”Setelah sempat berjalan-jalan memutari bandara, ia kemudian terlihat duduk dan tak sadarkan diri. Jadi, kemungkinan besar dia memang mengalami serangan jantung,” beber Priyo.

Priyo menambahkan atas musibah itu, pihak Bandara Ahmad Yani pun mengucapkan duka cita sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Kejadian semacam ini, lanjut Priyo, sudah menjadi kehendak Yang Maha Kuasa.

“Kejadian semacam ini tak hanya terjadi di Bandara Ahmad Yani. Baru-baru ini di Bandara Lombok, kasus semacam ini juga terjadi dan menimpa seorang ibu. Oleh karenanya, saya meminta pada calon penumpang yang ingin bepergian sebaiknya rutin memeriksa kesehatannya,” tutur Priyo.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Begini Perketatan Aktivitas Masyarakat Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali melakukan perketatan aktivitas masyarakat selama masa PPKM Skala Mikro.

Sinyal Ferdinand Sinaga Merapat ke Persis Solo

Seorang sumber Solopos.com menyebut peluang Ferdinand merapat ke Persis mencapai 90%.

3 Zodiak Ini Konon Insan Paling Kreatif

Dalam urusan kreativitas, ada beberapa orang yang bingung dengan idenya, namun ada yang mudah mewujudkan layaknya zodiak insan kreatif.

Persika Karanganyar 0-1 Persis Solo: Assanur Rijal Akhirnya Pecah Telur

Setelah nihil gol di empat laga uji coba awal klub, Rijal Torres akhirnya pecah telur saat Persis beruji coba melawan Persika Karanganyar

Ngeri! Tabrak Pikap Pengendara Motor Tewas Terlindas Tronton

Kecelakaan itu terjadi antara pengendara sepeda motor Honda Vario dengan mobil Grand Max pikap dan truk tronton

Waduh! Stok Oksigen Menipis, RSUD Sragen Ketir-Ketir

RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen dibuat ketir-ketir dengan kondisi stok oksigen untuk pasien Covid-19 yang menipis.

8 Vaksin & Obat Covid-19 Ini Paling Laris

Bagi kaum skeptis, datangnya pandemi virus corona berati kesempatan bagi para penyedia obat-obatan dan vaksin pencegah Covid-19.

Target Vaksinasi Covid-19 di Jepang Terlampaui, Ini Kiatnya…

Jepang menuntaskan target vaksinasi Covid-19 melalui kerja keras memenuhi target, yakni mewujudkan sampai satu juta dosis vaksin setiap hari. 

Parah! Mau Diberi Masker, Pria Kulonprogo Malah Memukul Polisi

WW, 46 tahun warga Kulonprogo ditangkap setelah memukul Kanit Binmas Polsek Pandak, Ipda Tetepana yang hendak memberinya masker.

Tuan Rumah Liga 2: Sriwijaya FC Berencana Mundur, Persis di Atas Angin

Jika Sriwijaya FC benar-benar mundur, tinggal enam klub yang mengajukan markasnya sebagai tuan rumah babak awal Liga 2.

Tikus Duduki Australia, Napi Diungsikan

Populasi tikus di Australia tidak terkendali dan menduduki benua hingga mendesak manusia sehingga narapidana diungsikan.

Pegawai Setda Terpapar Covid-19, Pemkab Wonogiri Terapkan WFH Di Seluruh OPD

Pemkab Wonogiri menerapkah kebijakan work from home atau WFH untuk seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) hingga 5 Juli.