Bandar Pelabuhan Kuno di Solo yang Dulunya Disinggahi Kapal Besar

Bandar pelabuhan kuno di Solo atau biasa dikenal dengan Bandar Semanggi dahulunya kerap disinggahi kapal-kapal besar.

 Warga  memancing di Bengawan Solo. (JIBI/Solopos/Dok)

SOLOPOS.COM - Warga memancing di Bengawan Solo. (JIBI/Solopos/Dok)

Solopos.com, SOLO — Tahukah Anda di Solo, Jawa Tengah, terdapat bandar pelabuhan kuno yang lokasinya berada di Semanggi, Pasar Kliwon?

Berdasarkan informasi yang diperoleh Solopos.com dari unggahan Instagram pemerhati sejarah dari Solo, KRMT L Nuky Mahendranata Nagoro alias Kanjeng Nuky, pelabuhan kuno tersebut dahulunya dikenal dengan nama Wuluyu atau Wulayu.

PromosiCara Meningkatkan Omzet & Performa di Tokopedia, Enggak Sulit Kok!

Menurut naskah Sunda Bhujangga Manik, sebutan Wulayu memiliki arti penambangan terhulu yang menjadi jalur pertukaran garam dengan komoditas-komoditas pedalaman seperti beras, kelapa, bawang, rotan, damar, lilin, madu, dll.

Baca Juga:  Pasar Tertua di Solo, Legi atau Gede?

Sementar itu, Kanjeng Nuky menjelaskan Wulayu merupakan bandar pelabuhan paling ujung atau terakhir yang bermuara di Gresik, Jawa Timur.

Dahulunya, bandar pelabuhan kuno di Solo ini juga menjadi salah satu pelabuhan yang kerap disinggahi kapal-kapal besar. “Kampung Semanggi yang mendasari nama Bengawan Semanggi alias dari Bengawan Solo di kemudian hari, merupakan pelabuhan paling ujung atau terakhir dihitung dari muara Bengawan yang ada di Ujung Galuh atau Gresik, Jawa Timur. Sebanyak 44 bandar pelabuhan yang disinggahi kapal-kapal besar waktu itu merupakan denyut perekonomian rakyat yang sangat penting,” jelas Kanjeng Nuky.

Baca Juga:  Gegara Video Ini, Ganjar Pranowo Dijuluki Gubernur Halu

Di pelabuhan kuno ini dahulunya melayani penyeberangan dan juga penambangan, sama seperti 44 pelabuhan lainnya di sepanjang aliran Bengawan Solo.

“Daerah-daerah ini ditetapkan menjadi Sima atau perdikan diharapkan bisa melayani penyintas sungai dengan gratis,” ungkap dia menjelaskan keberadaan bandar pelabuhan kuno di Solo pada zaman dahulu.

Baca Juga:  Baca Berita Espos Plus Bulan Ini, Bakal Dapat Hadiah Menggiurkan Hlo!

Saat ini, keberadaan bandar pelabuhan kuno di Solo ini masyarakat biasa menyebutnya dengan Bandar Nusupan atau Bandar Semangi.

Baca Juga:  Sejarah Pasar Gede, Pasar Tertua yang Ada di Solo

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Kerusakan Lingkungan adalah Dampak Kebijakan Politik dan Pemerintahan

+ PLUS Kerusakan Lingkungan adalah Dampak Kebijakan Politik dan Pemerintahan

Urusan kerusakan lingkungan di Indonesia sebenarnya telah menjadi masalah sangat serius. Isu ini sebenarnya bagian dari domain politik. Kerusakan lingkungan adalah buah dari kebijakan dan politik.

Berita Terkini

Karanganyar Akan Terima 2.000 Dosis Vaksin PMK, Sapi Ini Jadi Prioritas

Kabupaten Karanganyar akan mendapatkan alokasi 2.000 dosis vaksin penyakit mulut dan kuku atau PMK.

Cerita Bocah Pemulung Cilik Solo: Cari Rongsokan Sejak Usia 3 Tahun

Bocah pemulung cilik di Solo menceritakan kisahnya ikut mencari rongsokan sejak berusia tiga tahun.

Geronjal! Jalan di Palang Sepur Dagen Berbatu & Sempit

Kondisi palang sepur di Desa Dagen, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, terus menjadi keluhan warga.

Bupati Karanganyar: Palang Sepur Dagen Sering Macet, Dibaikan PT KAI

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, curhat keluhannya tentang palang sepur Dagen selama tujuh tahun terakhir diabaikan PT KAI.

Ribuan Honda CB Nangkring di Terminal Tirtonadi Solo, Ngapain Ya?

Ribuan sepeda motor Honda CB memenuhi di kawasan Terminal Tirtonadi Kota Solo, Minggu (26/6/2022).

Mau Keliling Soloraya Naik Bus Wisata Solo? Segini Tarifnya

Tarif menyewa bus wisata Dishub Solo untuk berwisata keliling Soloraya ternyata cukup ramah di kantong.

Kronologi Bus Tabrak Warung di Tawangmangu: Rem Blong dari Magetan

Kronologi kecelakaan bus tabrak warung di Tawangmangu, Karanganyar, Sabtu (25/6/2022) terjadi akibat rem blong sejak dari Magetan, Jawa Timur.

Gaji ke-13 Segera Cair Lur, DPRD dan PPPK Karanganyar Juga Dapat

Komponen gaji ke-13 adalah gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan, tunjangan beras, dan tunjangan PPh, tanpa potongan.

Kecelakaan di Sukoharjo Tinggi, Sopir Ambulans Dibekali PPGD, Apa Itu?

Ketua umum Forum Ambulans Sukoharjo Bersatu (FAST), Wirawan Setiadi, mengatakan perlunya pengemudi ambulans mengetahui penanganan korban lakalantas dengan pertolongan pertama gawat darurat (PPGD).

Begini Kronologi Pegowes Asal Solo Meninggal di Karangpandan

Korban meninggal dunia diduga mengalami serangan jantung.

Nenek Hilang Diduga Hanyut di Sungai Mungkung Sragen, Ini Ciri-Cirinya

Ini ciri-ciri nenek-nenek yang hilang diduga hanyut di Sungai Mungkung Sragen.

Diduga Terjatuh di Sungai, Nenek Berusia 95 Tahun Asal Sragen Hilang

Nenek-nenek diduga terjatuh ke Sungai Mungkung.

Pegowes Asal Kepatihan Kulon Solo Meninggal di Karangpandan Karanganyar

Korban diduga meninggal dunia karena kelelahan saat gowes bersama rombongan.

Ketika Ganjar Pranowo Menari Gatotkaca Massal di Area CFD Solo

Kedatangan Ganjar menjadi magnet bagi para pengunjung CFD Solo.

Kabar Gembira! CFD Boyolali Bakal Dibuka Juli 2022

CFD Boyolali rencananya dibuka kembali pada Juli 2022.