Tutup Iklan
Lewis Hamilton (Reuters-Henry Romero)

Solopos.com, LE CASTELLET — Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, menuding para pembuat aturan Formula (F1) menjadi biang kerok atas jalannya ajang F1 2019 yang cenderung membosankan. Drivel asal Inggris itu menolak jika pembalap disalahkan atas minimnya persaingan di balap jet darat musim ini.

Hamilton kian tak tersaingi di klasemen setelah menjuarai GP Prancis di Sirkuit Paul Ricard, Minggu (24/6/2019) malam WIB. Di sirkuit tersebut, Hamilton tampil dominan sepanjang balapan hingga unggul 18 detik dari Valtteri Bottas di posisi kedua. Kemenangan ini sekaligus menjaga rekor sempurna Mercedes pada delapan balapan awal F1 2019.

Hamilton mengaku bisa memahami mengapa banyak orang menganggap balapan berjalan membosankan. Namun, ia menolak jika hal tersebut hanya dibebankan pada tim dan para pembalap. Dia menilai para petinggi F1 bertanggungjawab atas jalannnya race yang kurang menarik.

“Bukan kami yang membuat aturan. Kalian seharusnya menekan orang-orang yang ada di atas, yang seharusnya mengurusi hal ini,” ujar Hamilton kepada jurnalis seperti dilansir Motorsport, Senin (24/6/2019).

Hamilton menuding para petinggi F1 kerap membuat keputusan keliru sehingga mengorbankan persaingan antarpembalap. Terakhir, Sebastian Vettel batal menjuarai GP Kanada setelah mendapat penalti lima detik. Pembalap Ferrari itu akhirnya turun ke posisi kedua, sedangkan Hamilton naik ke podium utama.

“Itu [GP Kanada] adalah balapan yang pada umumnya dinikmati orang-orang. Sedangkan ini [GP Prancis] bukan balapan yang biasa disukai orang-orang,” tutur pembalap berjuluk The Boss itu.

Balapan selanjutnya akan digelar di Sirkuit Red Bull Ring, Austria, 30 Juni. Musim lalu Max Verstappen (Red Bull) menjuarai seri ketika Lewis Hamilton gagal finis. 

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten