Balap Liar di Jalan Ahmad Yani Sukoharjo, 33 Pemuda Dicokok Polisi

Tim Pandawa Polres Sukoharjo membubarkan aksi balap liar di Jalan Ahmad Yani, Kartasura pada Minggu (1/8/2021) dini hari WIB.

 Puluhan remaja pelaku aksi balap liar diamankan di Mapolsek Kartasura pada Minggu (1/8/2021) dini hari WIB. (Istimewa/Polsek Kartasura)

SOLOPOS.COM - Puluhan remaja pelaku aksi balap liar diamankan di Mapolsek Kartasura pada Minggu (1/8/2021) dini hari WIB. (Istimewa/Polsek Kartasura)

Solopos.com, SUKOHARJO — Tim Pandawa Polres Sukoharjo membubarkan aksi balap liar di Jalan Ahmad Yani, Kartasura pada Minggu (1/8/2021) dini hari WIB. Sedikitnya 33 remaja pelaku aksi balap liar dan motor brong-brongan diamankan di Mapolsek Kartasura.

Selain dilakukan pembinaan, polisi mempreteli knalpot brong-brongan dan menindak para pelaku dengan surat tilang. Aksi balap liar di Jalan Ahmad Yani tersebut kerap membuat resah warga setempat. Meski berulang kali dibubarkan, aksi balap liar masih saja ditemukan di wilayah tersebut.

Baca Juga: Kebakaran Kandang di Grobogan: 13.000 Ekor Ayam Hangus, Rugi hingga Rp1,2 Miliar

Ketua Tim Pandawa II wilayah Baki, Gatak dan Kartasura, Ipda Guntur Setiawan mengatakan razia balap liar mulai dilaksanakan sejak pukul 22.00 WIB hingga 04.00 WIB. Razia dilakukan setelah banyaknya laporan dari masyarakat yang resah dengan aksi balap liar di jalan Ahmad Yani saat tengah malam.

“Tengah malam yang harusnya waktu untuk istirahat apalagi saat ini kondisi masih PPKM Level 4 ada yang kumpul-kumpul dan melakukan aksi balap liar. Dari laporan ini, kami tindaklanjuti dan merazia lokasi yang sering dijadikan untuk balap liar di Jalan A. Yani,” kata dia kepada Solopos.com.

Dari hasil penyisiran, tim Pandawa menemukan segerombolan remaja di Jalan Ahmad Yani. Mereka tengah melakukan aksi balap liar di lokasi. Tim langsung membubarkan aksi balap liar dan membawa gerombolan pelaku balap liar ke Mapolsek Kartasura, Sukoharjo. “Ada 33 orang yang kami amankan. Kami data dan lakukan pembinaan di tempat,” kata dia.

Baca Juga: Kasus Kematian Covid-19 di Jateng Tinggi, 90% dari Pasien Usia 40 Tahun ke Atas

Para pelaku balap liar yang mayoritas masih remaja ini selanjutnya diberi pembinaan agar tidak berkerumun dan kembali menggelar aksi balap liar. Selain pembinaan, polisi juga mempreteli knalpot brong-brongan yang digunakan para pelaku aksi balap liar. Mereka lantas dijatuhi sanksi tilang oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukoharjo.

“Belasan motor yang diamankan menggunakan knalpot brong-brongan. Kami lepas knalpotnya dan diberi surat tilang,” tuturnya.

Razia balap liar akan terus dilakukan karena selain meresahkan warga juga rawan terjadi kecelakaan lalu lintas (lakalantas).

Berita Terkait

Espos Premium

Mau Donor Darah Saat Pandemi? Aman Kok!

Mau Donor Darah Saat Pandemi? Aman Kok!

Sebelum pandemi stok darah yang dimiliki PMI cukup untuk kebutuhan empat hari, pada masa pandemi berkurang menjadi hanya dua hari. Selain khawatir tertular Covid-19, masyarakat pun sulit mengakses fasilitas donor darah akibat pembatasan mobilitas.

Berita Terkini

Diberi Gelar Kanjeng Pangeran, Gibran Juga Dapat Pesan ini Dari Raja Keraton Solo

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mendapat beberapa pesan dan arahan seusai menerima gelar Kanjeng Pangeran dari Raja Keraton Solo.

Catat! Syarat Masuk Pasar Klewer Solo Akan Pakai Aplikasi Peduli Lindungi

Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa, menyebut perlunya penggunaan aplikasi Peduli Lindungi untuk masuk ke Pasar Klewer.

Kasus Perusakan Nisan Makam, Permakaman Muslim Polokarto Sukoharjo Punya Aturan Ketat

Permakaman Muslim Polokarto, Sukoharjo, yang sebelumnya dilaporkan terdapat kasus perusakan makam, memiliki sejumlah aturan ketat.

Kembali Dilonggarkan, Hajatan di Solo Boleh Undang 50 Orang

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo kembali melonggarkan aturan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 pada pekan ini.

Panas Lur...! BMKG Ingatkan Suhu Udara Jateng Bisa Capai 37 Derajat Celsius sampai Oktober

BMKG Jateng mengingatkan akan adanya peningkatan suhu udara, bahkan bisa mencapai 37 derajat Celcius hingga Oktober mendatang.

Penutupan Dam Colo Sukoharjo Mundur 10 Hari, Ini Penyebabnya

Penutupan aliran saluran irigasi Dam Colo, Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah mundur 10 hari dari jadwal sebelumnya akan ditutup pada 1 Oktober 2021.

Hiii... Aura Wingit Pembantaian PKI di Cincim Jembatan Bacem Sukoharjo Masih Terasa

Warga sekitar Jembatan Bacem di Sungai Bengawan Solo, Telukan, Sukoharjo, masih merasakan aura wingit dari tragedi pembantaian PKI 1965 lalu.

Pemkot-Keraton Solo Buka Sentra Vaksinasi Covid-19 Sasar Abdi Dalem, Pelajar, dan Umum

Pemkot bekerja sama dengan Keraton Solo membuka sentra vaksinasi Covid-19 dengan sasaran kalangan abdi dalem, pelajar, dan umum.

Gibran Dapat Gelar Pangeran dari Keraton Solo

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mendapat gelar Pangeran dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Lansia di Desa Bendo Boyolali Antusias Ikut Vaksinasi

Lansia di Desa Bendo, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali, antusias mengikuti vaksinasi yang digelar di desa setempat.

Iuuuhhhh… Air Sungai Bengawan Solo di Sragen Hitam Pekat Seperti Oli, Bau Busuk

Air Sungai Bengawan Solo di Sragen berwarna hitam pekat seperti oli dan berbau busuk akibat tercemar limbah.

Pria Mirip Didi Kempot yang Viral Ternyata Orang Boyolali, Jago Nyanyi Hlo!

Inilah sosok pria yang memiliki paras mirip seniman campursari asal Solo, Didi Kempot. Videonya sempat viral di Instagram beberapa hari lalu.

Mengenang Malam Tragedi Pembantaian PKI di Jembatan Bacem, Puluhan Mayat Terduga PKI Mengapung di Bengawan Solo

Jembatan Bacem di Sungai Bengawan Solo merupakan saksi sejarah kelam eksekusi banyak orang terduga anggota dan simpatisan PKI pada 1965.

Kisah Heroik Petugas Palang Pintu Rel KA Selamatkan Orang Hendak Bunuh Diri di Klaten

Seorang petugas penjaga pintu perlintasan KA di Klaten melakukan aksi heroik menyelamatkan orang yang hendak bunuh diri di rel.

Pengumuman Lur! Jl Veteran dan Jl Pemuda Klaten Masih Ditutup Pukul 21.00-05.00 WIB

Ruas Jl Veteran dan Jl Pemuda Klaten dipastikan masih ditutup saban malam hingga pagi. Penutupan dilakukan hingga penutupan itu benar-benar tak lagi dibutuhkan.