Tutup Iklan

Balai Bahasa Jateng Gelar Prasidatama, Pemkab Pekalongan Berbahasa Terbaik

Balai Bahasa Jawa Tengah (Jateng) kembali menggelar penghargaan Prasidatama.

 Pemimpin Redaksi Harian Solopos, Suwarmin, memberikan penghargaan kepada para pemenang dalam acara Penganugerahaan Prasidatama yang digelar Balai Bahasa Jateng di Hotel Patra, Kota Semarang, Rabu (20/11/2019). (Semarangpos.com-Imam Yuda S.)

SOLOPOS.COM - Pemimpin Redaksi Harian Solopos, Suwarmin, memberikan penghargaan kepada para pemenang dalam acara Penganugerahaan Prasidatama yang digelar Balai Bahasa Jateng di Hotel Patra, Kota Semarang, Rabu (20/11/2019). (Semarangpos.com-Imam Yuda S.)

Solopos.com, SEMARANGBalai Bahasa Jawa Tengah (Jateng) kembali menggelar penghargaan bagi lembaga atau instansi pemerintah yang menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar.

Penghargaan bertajuk Prasidatama itu diberikan Balai Bahasa Jateng dalam sebuah acara seremonial di Ballroom Rama Shinta Hotel Patra, Kota Semarang, Rabu (20/11/2019).

Dari 35 pemerintah kabupaten/kota di Jateng, Balai Bahasa Jateng menetapkan Pemkab Pekalongan sebagai instansi pemerintah yang menerapkan penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar se-Jateng. Pemkab Pekalongan mengalahkan dua kandidat lainnya, yakni Pemkab Wonogiri dan Pemkab Purworejo.

Sementara untuk kategori dinas pendidikan dan kebudayaan, penghargaan Prasidatama jatuh kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Demak, setelah mengungguli dua kandidat lainnya, yakni Disdikbud Pati dan Disdikbud Blora.

Sedangkan untuk kategori sekolah menengah kejuruan (SMK) yang menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar, penghargaan Prasidatama jatuh kepada SMKN 1 Pati, setelah mengungguli SMKN 1 Purworejo dan SMKN 1 Purwodadi.

“Ada banyak kriteria sehingga kami bisa memutuskan pemenang. Juri menilai penggunaan bahasa baik di dokumen atau naskah kedinasan, media ruang, serta berbagai aspek,” ujar seorang juri dari Balai Bahasa Jateng, Agus Sudono, saat menyampaikan pidatonya.

Selain memberikan penghargaan kepada lembaga pemerintah, Prasidatama juga diberikan dalam kategori kesastraan kepada para penulis cerpen, puisi, dan novel.

Penghargaan untuk penulis antologi puisi terbaik se-Jateng diberikan kepada Jusuf A.N. atas buku kumpulan puisinya berjudul Hikayat Sri. Sementara kategori antologi cerpen diraih Pipiek dalam bukunya berjudul Janji Sri. Sedangkan kategori novel, pihak juri tidak memutuskan pemenang di antara dua nomine yakni Panji Sukma dalam buku Astungkara dan penulis Martir, Andri Saptono.

Koordinator Pembinaan Bahasa dan Sastra Balai Bahasa Jateng, Suryo Handono, mengatakan penghargaan Prasidatama rutin diberikan setiap tahunnya sejak 2013. Penghargaan ini diberikan guna memacu penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar, baik di lingkungan instansi maupun pelaku kesusastraan.

“Prasidatama itu diambil dari bahasa Sanskerta yang artinya menjadi lebih baik. Seperti artinya, penghargaan ini kita berikan untuk memacu lembaga atau penulis agar menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Berita Terkait

Berita Terkini

Pelajar SMP Kudus Sajikan Barongsai saat Sincia

<strong>Semarangpos.com, KUDUS —</strong> Ratusan pelajar SMP Kanisius Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Jumat (24/1/2020), menggelar sincia atau perayaan Tahun Baru 2571 Imlek dengan menggelar atraksi barongsai, liong, wushu, dan membagi-bagikan kue keranjang.

Kirab Merah Putih di Batang Dibalut Haul Tokoh Utama

<strong>Semarangpos.com, BATANG —</strong> Pemerintah Kabupaten Batang, Minggu (26/1/2020) siang, memperingati haul tokoh ulama setempat, Ki Ageng Kunci Subah atau Kiai Ismail Abdul Hadi. Ratusan warga Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah mengikuti <em>Kirab Merah Putih</em> yang dihelat dalam rangkaian acara itu.

KKP Semarang Siapkan Ruang Isolasi Korban Virus Corona di Bandara Semarang

<strong>Semarangpos.com, SEMARANG —</strong> Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Semarang menyiapkan ruang isolasi di Bandara Internasional Jenderal Besar Ahmad Yani Semarang demi mengantisipasi kemungkinan penyebaran virus corona (novel Coronavirus/nCov) dari penumpang yang terindikasi menderita penyakit serupa pneumonia berat.

BPBD Banyumas Cari Warga Tenggelam di Sungai Bener

<strong>Semarangpos.com, CILACAP —</strong> Tim search and rescue (SAR/pencarian dan pertolongan), Sabtu (25/1/2020), menggelar operasi untuk mencari seorang warga Desa Pekaja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah yang dilaporkan hilang akibat tenggelam di Sungai Bener.

Pekalongan & Batang Banjir, Warga Diungsikan BPBD

<strong>Semarangpos.com, PEKALONGAN —</strong> Hujan deras disertai angin kencang, sejak Sabtu (25/1/2020) malam hingga Minggu (26/1/2020), melanda Kota Pekalongan dan Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Buntutnya, kedua wilayah itu pun kebanjiran sehingga warga harus diungsikan.

Bea Cukai Kudus Selamatkan Rp937,3 Juta Kerugian Negara

<strong>Semarangpos.com, KUDUS —</strong> Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Cukai Kudus, Jawa Tengah mencatatkan Rp937,3 juta penyelamatan potensi kerugian negara melalui penindakan pelanggaran pita cukai rokok di sejumlah daerah.

Gubernur Jateng Bertekad Inovasi demi Penuhi Kekurangan Pegawai

<strong>Semarangpos.com, BATANG —</strong> Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Kamis (23/1/2020), hadir dalam <em>Peluncuran Mal Pelayanan Publik</em> di Kabupaten Batang. Dalam kesempatan itu, ia melontarkan tekadnya melakukan inovasi demi memenuhi kekurangan pegawai.

Temanggung Entaskan Kemiskinan Pakai Gebraks

<strong>Semarangpos.com, TEMANGGUNG —</strong> Dinas Sosial Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah melakukan Gerakan Bersama Menuju Keluarga Sejahtera (Gebraks) sebagai salah satu upaya mengentaskan kemiskinan.

Kemenag Banyumas Jadwalkan Rekaman Biometrik Calon Haji

<strong>Semarangpos.com, PURWOKERTO —</strong> Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menjadwalkan perekaman biometrik untuk pembuatan paspor bagi calon haji yang akan diberangkatkan pada musim haji tahun 2020.

Ganjar Pranowo Ingantkan Toleransi Beragama Ada Sejak Zaman Nabi dan Wali

<strong>Semarangpos.com, SEMARANG —</strong> Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan bahwa toleransi antarumat beragama berupa sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan sudab ada sejak zaman nabi serta wali.

Aplikasi Sipapat Jadi Andalan Pati Mudahkan Pelayanan di Tingkat Desa

<strong>Semarangpos.com, PATI —</strong> Bupati Pati Haryanto membanggakan aplikasi Sistem Pengelolaan Potensi dan Administrasi Terpadu (Sipapat) yang diyakini bakal memudahkan pelayanan di tingkat desa karena terintegrasi dengan kabupaten.

Satpam Pura Kudus Raih Sertifikat Emas Mabes Polri

<strong>Semarangpos.com, KUDUS —</strong> Satuan Pengamanan PT Pura Group Kudus, Jawa Tengah meraih prestasi hingga diganjar sertifikat emas dari Mabes Polri. Satpam Pura Kudus dianggap telah menerapkan sistem manajemen pengamanan yang sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan kepolisian.

Barongsai Armed 11 Rayakan Sincia di Borobudur

<strong>Semarangpos.com, MUNGKID —</strong> Grup kesenian Barongsai Batalyon Armed 11/Guntur Geni Magelang meramaikan sincia atau perayaan Tahun Baru 2571 Imlek di kawasan Taman Wisata Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (25/1/2020).

Sincia 2571 Imlek, Ganjar Pranowo Mainkan Barongsai

<strong>Semarangpos.com, SEMARANG —</strong> Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tampil bermain barongsai saat Sincia atau Perayaan Tahun Baru 2571 Imlek di Kelenteng Sam Poo Kong, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (25/1/2020).

Polres Banjarnegara Intensifkan Polisi Sahabat Anak, Ini Tujuannya…

<strong>Semarangpos.com, BANJARNEGARA —</strong> Polres Banjarnegara bertekad mengintensifkan program Polisi Sahabat Anak demi menumbuhkan kedisiplinan dan kesadaran hukum masyarakat sejak usia dini. Langkah itu dilakukan demi menanamkan kedisiplinan dan kepedulian lingkungan generasi muda.

Baru 16 OPD Pekalongan Berinovasi Layani Publik

<strong>Semarangpos.com, KAJEN —</strong> Bupati Pekalongan Asip Kholbihi mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk meningkatkan inovasi pelayanan publik karena dari 72 OPD di pemkab itu, baru 16 di antaranya yang melakukan inovasi permudah layanan publik.