Tutup Iklan

Balai Bahasa Jateng Beri Penghargaan Tokoh Bahasa dan Sastra, Berikut Daftarnya…

 Tokoh bahasa dan sastra asal Kota Solo, Bandung Mawardi (tengah) dianugerahi penghargaan Prasidatama oleh Balai Bahasa Jateng di Auditorium RRI Kota Semarang, Selasa (28/11/2017). (JIBI/Semarangpos.com/Imam Yuda S.)

SOLOPOS.COM - Tokoh bahasa dan sastra asal Kota Solo, Bandung Mawardi (tengah) dianugerahi penghargaan Prasidatama oleh Balai Bahasa Jateng di Auditorium RRI Kota Semarang, Selasa (28/11/2017). (JIBI/Semarangpos.com/Imam Yuda S.)

Balai Bahasa Jawa Tengah (Jateng) memberikan penghargaan kepada para tokoh bahasa dan sastra atau Prasidatama.

Semarangpos.com, SEMARANG – Balai Bahasa Jawa Tengah (Jateng) memberikan penghargaan pada para tokoh bahasa dan sastra atau Prasidatama 2017. Dari enam tokoh yang memenangi penghargaan itu, dua di antaranya berasal dari Kota Solo.

Penyerahaan penghargaan Prasidatama digelar di Auditorium RRI Kota Semarang, Jateng, Selasa (28/11/2017). Ada 18 tokoh bahasa dan sastra yang sebelumnya diumumkan sebagai calon pemenang atau nomine.

Namun, dari 18 tokoh yang dinominasikan itu, hanya enam di antaranya yang berhak meraih penghargaan Prasidatama dalam enam kategori yang berbeda. Keenam kategori itu yakni, tokoh bahasa dan sastra Indonesia, tokoh bahasa dan sastra Jawa, tokoh penggiat bahasa dan sastra Indonesia, penggiat bahasa dan sastra jawa, tokoh pendidik peduli bahasa dan sastra, serta tokoh sastra panggung.

Pada kategori tokoh bahasa dan sastra Indonesia penghargaan diberikan oleh sastrawan asal Kota Solo, Sosiawan Leak, setelah mengungguli dua nomine lainnya Handry T.M., dan Mukti Sutarman Espe. Sementara pada kategori tokoh bahasa dan sastra Jawa, penghargaan diberikan kepada Triman Laksana, mengungguli dua nomine lainnya Hadi Utomo dan Sucipto Hadi Purnmo.

Pada kategori pengiat bahas dan sastra Indoensia, penghargaan Prasidatama 2017 jatuh pada Bandung Mawardi. Bandung lebih berhak mendapat Prasidatama dibanding dua tokoh lainnya, Adin Hysteria dan Anis Sholeh Ba’asyin.

Sementara, itu penghargaan dari Balai Besar Jateng untuk kategori pengiat bahasa dan sastra Jawa jatuh kepada almarhum Sayuti Anggoro, setelah dianggap lebih berhak dibanding dua nomine lainnya, Wanto Tirto, dan Sudjatman.

Sedangkan untuk dua kategori lainnya, tokoh pendidik peduli bahasa dan sastra serta tokoh sastra panggung, penghargaan diberikan kepada S. Prasetyo Utomo dan Gigox Anurogo.

Ketua Panitia Prasidatama 2017, Suryo Handono, menyebutkan Prasidatama diberikan kepada para tokoh di Jateng selama ini menunjukkan kepeduliannya terhadap bahasa dan sastra. Penilaian dilakukan dengan melibatkan beberapa sastrawan, lembaga, dan juga pewarta selama Maret-Oktober 2017.

“Semoga dengan penghargaan ini akan semakin menggiatkan masyarakat Jateng dalam berbahasa dan bersastra secara benar, karena adanya tokoh-tokoh yang dianugerahi Prasidatama ini tentu akan menjadi teladan bagi mereka,” ujar Suryo saat dijumpai Semarangpos.com di sela acara penganugerahan.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Berita Terkait

Berita Terkini

Sejarah Hari Ini : 1 Desember 1941, Jepang Putuskan Perang Lawan AS

Keputusan Jepang berperang melawan Amerika Serikat dalam Perang Dunia II menjadi salah satu peristiwa yang terangkum dalam Sejarah Hari Ini, 1 Desember.

Catat! Objek wisata Kawasan Gunung Rinjani Tutup Sampai Maret 2022

Objek wisata alam di kawasan Gunung Rinjani di Lombok, Nusa Tenggara Barat, ditutup dari 29 November 2021 sampai 31 Maret 2022.

Jambret Dibekuk Berkat Aksi Berani Pemotor Nabrak dari Belakang

Pengendara sepeda motor itu menabrak kendaraan kedua pelaku yang baru saja merampas handphone milik seorang pelajar yang berjalan ke sekolah.

Jalan di Jember yang Diblokade Cakades Kalah Dibongkar Polisi

Polisi akhirnya membongkar jalan yang diblokade oleh seorang calon kepala desa yang kalah dalam Pemilihan kepala desa di Jember.

Djaran Goyang-Magbul, Ini Merek Rokok Ilegal Dimusnahkan di Sukoharjo

Ribuan bungkus rokok ilegal hasil sitaan Kantor Bea dan Cukai Surakarta dalam ratusan kali operasi penegakan selama 2020-2021 dimusnahkan di Sukoharjo.

Tragedi Bekasi: Dendam lalu Memutilasi Teman Jadi 10 Bagian

Kepolisian mengungkapkan kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap seorang pria berinisial RS yang jasadnya dibuang di Kabupaten Bekasi, bermotif dendam.

Peredaran Sabu-Sabu 100 Kilogram Digagalkan Polda Aceh

Peredaran narkoba jenis sabu-sabu dengan berat mencapai 100 kilogram digagalkan Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh.

UMK Wonogiri Naik 0,07%, SPSI: Harusnya Lebih dari Inflasi 1%

UMK Wonogiri naik sekitar 0,07% disbanding tahun lalu.

Masalah Adminduk Persulit Advokasi Orang dengan HIV/AIDS di Wonogiri

Masalah administrasi kependudukan mempersulit Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Wonogiri untuk mengadvokasi orang dengan HIV/AIDS.

5 Tempat Ini Berjuluk Negeri Matahari Tengah Malam, Kok Bisa?

Tempat ini berjuluk negeri Matahari tengah malam, kok bisa?

Sukses di Bendosari, Bazar Tani Ditiru 11 Kecamatan Lain Se-Sukoharjo

Kecamatan Bendosari dianggap sukses menggelar bazar tani sehingga Distankan Sukoharjo meminta semua kecamatan mengadakan kegiatan serupa.

Naik Kelas Tipe C, RS Waras Wiris Andong Boyolali Berbenah

Saat ini, RS memiliki kapasitas 101 tempat tidur, fasilitas CT Scan 128 slide, rontgen panoramic hingga USG 4 Dimensi.

Ketahui Penyebab Masa Menstruasi Tiba-Tiba Lebih Singkat dari Biasanya

Lantas, bagaimana jika masa menstruasi yang biasa tiba-tiba menjadi lebih singkat dari bulan sebelumnya?

Jalan Setapak ke Situs Watu Genuk Kragilan Boyolali bakal Dicor

Hasil ekskavasi yang digelar Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah lalu membikin peluang pengembangan kawasan wisata di sana makin terbuka.

Begini Cara Menanam Monstera Marmorata Seperti Dibeli Warga Sragen

Salah satu jenis tanaman hias ini yang paling disukai adalah monstera marmorata lantaran memiliki corak unik pada daunnya.

Sopir Melawan Arus di Tol Alami Demensia, Ini Penjelasannya

Demensia disebabkan oleh rusaknya sel saraf dan hubungan antar saraf pada otak.