Balai Bahasa Jateng Beri Penghargaan Pengiat Sastra
Kepala Balai Bahasa Jawa Tengah (BBJT), Tirto Suwondo, memberikan Penghargaan Prasidatama kepada insan sastra di Hotel Pandanaran, Kota Semarang, Kamis (25/10/2018). (Semarangpos.com-Imam Yuda S.)

Semarangpos.com, SEMARANG — Balai Bahasa Jawa Tengah (BBJT) kembali menggelar acara penganugerahan Penghargaan Prasidatama. Penghargaan bagi instansi dan perorangan yang berkomitmen menerpakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar dalam karyanya itu, kali ini digelar di Hotel Pandanaran, Kota Semarang, Kamis (25/10/2018).

Kepala BBJT, Tirto Suwondo, mengatakan Penghargaan Prasidatama rutin diberikan setiap tahun. Kali ini, penghargaan terbagi dalam enam kategori, yakni Penggunaan Bahasa Indonesia di Lingkungan SMA, Penggunaan Bahasa Indonesia di Media Massa Elektronik Laman Pemerintah Kabupaten/Kota, Penggunaan Bahasa Indonesia di Media Massa Cetak, Antologi Puisi, Antologi Cerpen, dan Novel.

"Penghargaan ini diberikan sebagai pemacu semangat para  penulis maupun penerbit dalam memberikan bahan [karya] kepada masyarakat. Semoga dengan penghargaan ini, karya sastra dan bahasa bisa menjadi lebih penting dalam kehidupan bermasyarakat," ujar Tirto saat dijumpai Semarangpos.com di sela acara.

Selain pemberian Penghargaan Prasidatama, dalam acara itu juga digelar peluncuran empat buku terbitan BBJT. Keempat buku dengan genre berbeda itu merupakan kumpulan karya para penulis di Jateng.

Keempat buku itu yakni, Cari Cempurung ke Sunan Panggung yang bergenre novel; Surat Dari Samudra yang bergenre puisi anak, Cermin Cahaya bergenre cerita anak, dan Menepis Sunyi Menyibak Batas yang merupakan kumpulan karya sastrawan Jateng.   

Ada sekitar 49 penulis yang berkontribusi dalam buku terbitan BBJT bergenre puisi. Sedangkan, buku dengan genre novel hanya diisi 35 penulis.

"Target kami sebenarnya semua buku diisi 50 penulis. Tapi di buku yang novel hanya 35 penulis. Padahal dari data kami, di Jateng ada sekitar 200-300 penulis, tapi untuk mengumpulkan karya 50 penulis saja sulit," tutur Tirto.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom