Bakul Pakaian di Masaran Sragen Rugi 300 Juta karena Rumah Terbakar

Mubin Jamil, 30, warga Gronong RT 002, Sidodadi, Masaran, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, menderita kerugian sekitar Rp300 juta setelah rumahnya ludes terbakar, Kamis (8/8/2019) sore. Kebakaran di rumah milik bakul pakaian itu diduga akibat korsleting.

Bakul Pakaian di Masaran Sragen Rugi 300 Juta karena Rumah Terbakar

SOLOPOS.COM - Tim Pemadam Kebakaran Satpol PP Sragen dan BPBD Sragen memadamkan api yang membakar rumah Mubin Jamil di Dukuh Gronong RT 002, Desa Sidodadi, Masaran, Sragen, Kamis (8/8/2019). (Istimewa-BPBD Sragen)

Solopos.com, SRAGEN — Mubin Jamil, 30, warga Gronong RT 002, Sidodadi, Masaran, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, menderita kerugian sekitar Rp300 juta setelah rumahnya ludes terbakar, Kamis (8/8/2019) sore. Kebakaran di rumah milik bakul pakaian itu diduga akibat korsleting.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang menghanguskan rumah berpenghuni enam orang itu.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, Sugeng Priyono, kepada solopos.com, Kamis malam, mengungkapkan kebakaran berawal saat Tarni, 50, tetangga korban, mendengar suara letusan dari luar rumahnya.

Ketika keluar rumah, Tarni melihat api sudah membesar dan melalap rumah Mubin disertai dengan asap hitam mengepul ke udara. Tarni berteriak meminta tolong warga. Atas kejadian itu warga setempat langsung menghubungi tim pemadam kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sragen.

“Saat itu rumah korban kosong karena ditinggal ke masjid. Tim Pemadam dan BPBD langsung mendatangi lokasi dan memadamkan api. Mubin tinggal bersama istri, Titik Suwarti, 40, dan empat orang anaknya. Titik mengalami shock berat saat melihat kondisi rumahnya. Selain rumah, barang dagangan pakaian senilai Rp40 juta ikut hangus terbakar bersama surat-surat berharga,” ujarnya.

Sugeng menyampaikan kerugian material diperkirakan mencapai Rp300 juta. Akibat kejadian itu keluarga korban terpaksa mengungsi ke rumah orang tua di Dukuh Waru RT 044, Desa Pulosari, Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar.

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubbag Humas Polres Sragen, AKP Agus Jumadi, menyampaikan berdasarkan laporan warga tim Polsek Masaran dan tim identifikasi Polres Sragen mendatangi lokasi kejadian untuk olah kejadian perkara.

“Dari hasil olah TKP, kebakaran itu diduga disebabkan korsleting. Saat pemadaman, ada tiga unit mobil pemadam yang datang ke lokasi. Kerugian total memang Rp300 juta,” ujarnya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Testing dan Tracing Jateng Tak Penuhi Target PPKM

Jumlah testing Covid-19 di Jateng sudah cukup tinggi, 150.000 orang per pekan, namun belum memenuhi target yang ditetapkan Inmendagri.

Geger Foto Wali Kota Tanjungpinang Berdua dengan Cowok di Hotel

Foto Rahma tengah duduk berduaan dengan seorang pria di atas kasus kamar hotel belakangan heboh di jagat media sosial.

Seluruh Wilayah di Yogyakarta Masuk PPKM Level 4

Kegiatan nonesensial masih diwajibkan berlangsung secara virtual, aktivitas esensial diperbolehkan beroperasi sampai 50 persen.

Tekan Kematian Covid-19, Dinkes Jateng Sarankan Isolasi Terpusat

Dinkes Jateng meminta pasien Covid-19 untuk melakukan karantina di tempat-tempat isolasi terpusat yang sudah disediakan pemerintah.

Pasien Covid-19 Kini Lebih Cepat Meninggal, Ini Penyebabnya

Pasien sering terlambat dibawa ke rumah sakit hingga berujung meninggal dunia.

Serapan Anggaran Penanganan Covid-19 Plupuh dan Miri Sragen Rendah, Kenapa Ya?

Anggaran penanganan Covid-19 di dua kecamatan Sragen yakni Miri dan Plupuh, masih rendah, kurang dari 30 persen hingga awal Agustus ini.

Waduh, Tingkat Keterisian Bed RS Rujukan Covid-19 Klaten Masih Tinggi Lur!

Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) RS rujukan Covid-19 Kabupaten Klaten hingga awal pekan ini masih tinggi.

Kena Prank Keluarga Akidi Tio, Kapolda Sumsel Memilih Berpikir Positif

Ada atau tidaknya dana Rp2 triliun tidak menyurutkan ikhtiar Polda Sumsel menanggulangi Covid-19.

Pasien Positif Corona Tanpa Gejala Sukoharjo Didorong Isolasi di 2 Tempat Ini

Pasien positif terpapar virus corona tanpa gejala atau bergejala ringan di Kabupaten Sukoharjo didorong menjalani isolasi di tempat khusus.

Ahli IPB: Harimau Tak Bisa Tularkan Corona ke Manusia

Kejadian penyakit pada hewan di berbagai belahan dunia sangat identik, yakni hewan tersebut tertular dari pemiliknya.

Pelayanan Kantor Kecamatan Jebres Solo Buka Lagi setelah Tutup karena 10 Pegawai Positif Corona

Pelayanan kantor Kecamatan Jebres, Solo, sudah kembali dibuka setelah sempat tutup beberapa hari karena sejumah pegawai terpapar Covid-19.

Kasus Covid-19 Tambah 22.404, Jateng Penyumbang Terbanyak

Dari kasus Covid-19 di Indonesia sebanyak 22.404 hari ini, Jateng berkontribusi 3.218.