Bak Film Selamatkan Bumi, Pesawat NASA Tabrak Diri ke Asteroid

Layaknya film Armageddon, pesawat luar angkasa NASA menabrakkan diri ke asteroid raksasa untuk menyelamatkan Bumi.

 Asteroid Didymos (kiri bawah) dan bulannya, Dimorphos, sekitar 2,5 menit sebelum tumbukan pesawat ruang angkasa DART NASA. Gambar diambil oleh pencitra DRACO dari jarak 570 mil (920 kilometer). Gambar ini adalah yang terakhir berisi tampilan lengkap kedua asteroid. Didymos kira-kira berdiameter 2.500 kaki (780 meter); Dimorphos memiliki panjang sekitar 525 kaki (160 meter). Ekliptika utara menuju bagian bawah gambar. Gambar ini ditampilkan seperti yang muncul pada detektor DRACO dan cermin dibalik sumbu x dari kenyataan.

SOLOPOS.COM - Asteroid Didymos (kiri bawah) dan bulannya, Dimorphos, sekitar 2,5 menit sebelum tumbukan pesawat ruang angkasa DART NASA. Gambar diambil oleh pencitra DRACO dari jarak 570 mil (920 kilometer). Gambar ini adalah yang terakhir berisi tampilan lengkap kedua asteroid. Didymos kira-kira berdiameter 2.500 kaki (780 meter); Dimorphos memiliki panjang sekitar 525 kaki (160 meter). Ekliptika utara menuju bagian bawah gambar. Gambar ini ditampilkan seperti yang muncul pada detektor DRACO dan cermin dibalik sumbu x dari kenyataan.

Solopos.com, SOLO — Pesawat luar angkasa milik Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menabrakkan diri ke asteroid raksasa untuk menyelamatkan Bumi, Selasa (27/9/2022). Bak film Armageddon, misi berjuluk DART itu termasuk dalam uji pertahanan planet Bumi dari serangan asteroid atau komet.

Mereka telah mengamati kedatangan asteroid Dimorphos itu sejak sepuluh bulan lalu. Pesawat DART bertugas membelokkan jalur asteroid itu agar tak menabrak bumi. 

“Pada intinya, DART mewakili keberhasilan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk pertahanan planet, juga merupakan misi persatuan dengan manfaat nyata bagi seluruh umat manusia,” kata Administrator NASA Bill Nelson, mengutip laman resmi NASA.

Espos Plus

Tips Petani Muda Sukses: Niat Dahulu, Nekat Kemudian

+ PLUS Tips Petani Muda Sukses: Niat Dahulu, Nekat Kemudian

Petani muda dari kalangan milenial menggeliat di tengah isu krisis pangan dan membagikan tips sukses menjadi petani, salah satunya memulai dengan niat, baru kemudian nekat.

Espos Plus Lainnya

+ PLUS Pesona Girpasang Klaten, Destinasi Wisata Dataran Tinggi Terbaik Se-Indonesia

Destinasi wisata Girpasang di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang meraih Juara I pada kategori dataran tinggi Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2022.

+ PLUS 30 Menit Kaos di Balik Tarif Parkir Konser Karanganyar Ugal-Ugalan

Kondisi arus lalu lintas yang padat, ramai, macet, ditambah pengendara egois menyebabkan situasi perparkiran saat konser Denny Caknan di Alun-Alun Karanganyar kacau hingga mengakibatkan tarif naik.

+ PLUS Indonesia Tua di Situs Megalitikum Gunung Padang Digoyang Gempa Cianjur

Situs Gunung Padang yang dikenal sebagai Indonesia Tua tak mengalami kerusakan akibat Gempa Cianjur, beberapa waktu lalu.

+ PLUS Jirat dan Nisan pada Makam, Potret Warisan Budaya Seni Bangunan Islam

Jirat dan nisan pada makam merupakan salah satu warisan budaya seni bangunan Islam.

+ PLUS Kontroversi Kohabitasi, Fenomena Kumpul Kebo yang Bakal Diatur Negara

Hidup bersama bagai suami istri tanpa ikatan perkawinan (kohabitasi) atau yang populer disebut kumpul kebo masuk ke dalam RUU KUHP.

+ PLUS Peradaban Kuno di Lembah Sungai Bengawan Solo

Lembah sungai terpanjang di Pulau Jawa, Bengawan Solo rekaman jejak peradaban kuno di lembahnya.

+ PLUS Ketika Jenama Tak Bisa Sembarangan Sebut Piala Dunia FIFA 2022

Jenama atau brand/merek tak bisa sembarangan menggunakan, menyebut, atau menulis Piala Dunia FIFA 2022 atau FIFA World Cup 2022 dalam setiap promosinya untuk tujuan komersial.

+ PLUS Kawin Kontrak di Balik Bisnis Mebel Jepara

Praktik kawin kontrak terjadi di Jepara antara wanita pribumi dengan pengusaha asing demi melanggengkan bisnis mebel.

+ PLUS Soloraya Layak Jadi Provinsi Baru

Soloraya dinilai sudah layak berdiri menjadi provinsi baru yang terpisah dari wilayah Jawa Tengah.

+ PLUS Warteg, Kedai Kuliner Cepat Saji Kearifan Lokal Cita Rasa Melegenda

Warteg adalah kedai kuliner dengan kearifan lokal tak lekang oleh waktu yang memiliki banyak makna filosofis, termasuk kesetaraan.

+ PLUS Gerakan Anti-Swapraja Pupus Mimpi Soloraya: Daerah Istimewa Surakarta (DIS)

Gerakan anti-swapraja mengubur mimpi Soloraya menjadi Daerah Istimewa Surakarta pada 1946.

+ PLUS Kecelakaan Mematikan di Jalan Tol Mayoritas Disebabkan Kesalahan Pengemudi

Sejumlah kecelakaan lalu lintas mematikan yang terjadi di jalan tol mayoritas penyebabnya adalah kesalahan pengemudi.

+ PLUS Denny Caknan dari Tukang Sapu Jadi Penyanyi Dangdut Koplo Paling Magis

Perjalanan karier Denny Caknan hingga menjadi penyanyi dangdut koplo paling magis saat ini penuh liku-liku, karena sebelumnya pernah menjadi tukang penyapu jalan.

+ PLUS Hampir 100 Tahun, Mahathir Mohamad Politikus Tertua dengan Harta Menggurita

Mahathir Mohamad, berusia 97 tahun akhirnya pensiun dari dunia politik dan disebut sebagai salah satu (mantan) kepala pemerintahan terkaya di dunia, dengan harta menggurita.

+ PLUS Indonesia Negeri Seribu Bencana

Indonesia disebut sebagai Negeri Seribu Bencana karena letak geografisnya di jalur pertemuan tiga lempeng, dikelilingi gunung berapi, dan berada tepat di garis khatulistiwa.

+ PLUS Asa Soloraya Jadi Provinsi Baru dari Pemekaran Wilayah Jawa Tengah

Harapan Soloraya menjadi provinsi baru dari pemekaran wilayah Jawa Tengah terus mengemuka, mengingat kawasan ini sudah cukup maju dalam berbagai bidang.

+ PLUS Sering Dibutuhkan, Kualitas Toilet Umum Belum Diperhatikan

Bukan hanya pemerintah, Asosiasi Toilet Indonesia (ATI) juga memiliki standar kualitas yang harus dipenuhi oleh sebuah toilet umum.

+ PLUS Kisah Temuan Peripih Emas 18 Karat di Situs Ringinlarik Musuk Boyolali

Pekerja pembangunan proyek embung di Dukuh Kebon Luwak, Desa Ringinlarik, Kecamatan Musuk, Boyolali menemukan peripih emas 18 karat.

+ PLUS Rumah Tradisional Tahan Gempa Dirancang Nenek Moyang Sejak Dulu Kala

Sejak zaman dahulu, nenek moyang telah mewariskan teknologi bangunan tahan gempa melalui konstruksi rumah tradisional, salah satunya berbentuk Joglo.

+ PLUS Film Erotis Semi-Porno Pernah Warnai Indonesia di Era 1990-an

Pada dekade 1980-an hingga 1990-an, masyarakat Indonesia disuguhi deretan film erotis semi-porno yang memasukkan adegan seks dalam skenario ceritanya.