Bahas Video Marah-Marah, Yusuf Mansur: Saya Memang Ekspresif

Yusuf Mansur mengatakan dirinya memang tipikal orang yang ekspresif ketika menyampaikan sesuatu.

 Yusuf Mansur memosting video berisi permohonan maaf kepada warganet, 3 Mei 2022. (IG @yusufmansurnew)

SOLOPOS.COM - Yusuf Mansur memosting video berisi permohonan maaf kepada warganet, 3 Mei 2022. (IG @yusufmansurnew)

Solopos.com, TANGERANG — Ustaz Yusuf Mansur mengakui dirinya tipe orang yang ekspresif. Karenanya saat marah dirinya terlihat berapi-api.

Pengakuan itu terungkap dalam percakapan Yusuf Mansur dengan keluarga Ketua Bidang Preschool Daarul Qur’an, Yeni, yang diunggah di kanal Youtube Daqu Channel.

PromosiUMi Youthpreneur 2022 Bentuk Dukungan PIP Terhadap Wirausahawan Muda

Dalam video silaturahmi berdurasi 10 menit itu Yusuf Mansur berdialog dengan keluarga Yeni, termasuk soal cuplikan video dirinya marah-marah yang viral di media sosial, beberapa waktu lalu.

Yusuf Mansur mengatakan dirinya memang tipikal orang yang ekspresif ketika menyampaikan sesuatu.

Baca Juga: Pengacara: Korban Yusuf Mansur Silakan Hubungi Saya, Gratis!

“Saya memang begitu, kalau marah ekspresif. Itu aja sudah ditahan-tahan. Kalau tidak ditahan bisa lebih lagi itu,” ujar Yusuf Mansur mengomentari video marah-marahnya tersebut, seperti dikutip Solopos.com, Selasa (17/5/2022).

Setelah video itu viral, banyak koleganya yang menyatakan prihatin. Namun baginya viralnya video tersebut tidak membuatnya sedih.

“Bukan prihatin, seneng malah. Banyak yang empati, banyak yang ngedoain,” tutur dai yang tinggal di Ketapang, Tangerang, Banten itu.

Baca Juga: Eks TKW: Saya Investasi, Bukan Meminjami Uang Yusuf Mansur

Yusuf Mansur mengatakan dirinya selalu melihat apa yang terjadi pada dirinya dengan kaca mata positif.

Ia menolak sebutan bahwa berbagai masalah yang menimpanya merupakan badai kehidupan.

“Banyak yang ngedoain saya, ‘Ustaz, semoga badainya cepat berlalu diganti pelangi’. Saya bilang ‘enggak-enggak’. Bagi saya tidak ada badai, yang ada selalu pelangi,” katanya.

Sebagaimana diketahui, saat ini Yusuf Mansur diterpa banyak masalah. Berbagai investasi yang digalangnya menuai masalah dan digugat para investor.

Baca Juga: Yusuf Mansur: Orang Mesir Tahu Video Viral Rp1 Triliun

Beberapa gugatan itu antara lain sudah disidangkan di Pengadilan Negeri Tangerang (investasi nabung tanah) dan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (investasi batu bara).

Perusahaan milik Yusuf Mansur, PT Veritra Sentosa Internasional (VSI) yang berlokasi di Bandung juga digugat tripartit 14 karyawannya. Gugatan itu dilakukan 14 karyawan karena mereka tidak digaji sejak 20 bulan lalu.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Duh, 1,7 Juta Bayi di Indonesia Belum Peroleh Imunisasi Dasar

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu menjelaskan kondisi tersebut berdampak pada peningkatan jumlah kasus penyakit yang seharusnya bisa dicegah lewat imunisasi atau PD3I.

Butuh Kerja Sama Antarnegara Mencegah Krisis Pangan Global

Presiden Joko Widodo menyerukan negara G7 dan G20 bersama-sama mengatasi krisis pangan yang saat ini mengancam rakyat di negara-negara berkembang agar tidak jatuh ke jurang kelaparan dan kemiskinan ekstrem.

Sejarah Hari Ini: 29 Juni 1957, Menara Tokyo Mulai Dibangun

Berbagai peristiwa penting dan bersejarah terjadi di belahan dunia pada 29 Juni.

Ladang Ganja 10 Hektare Ditemukan di Cianjur, Lokasinya di Tengah Hutan

Polres Cianjur menemukan ladang ganja seluas 10 hektare di lereng Gunung Karuhan, Desa Cimenteng, Kecamatan Campaka.

Kedaulatan Pangan Benteng Menghadapi Ancaman Krisis Pangan Global

Presiden Joko Widodo pada pekan lalu meminta jajarannya fokus mewujudkan kedaulatan dan ketahanan pangan. Langkah ini sangat penting sebagai upaya menghadapi krisis pangan global yang mulai melanda berbagai negara di belahan dunia.

UIN Salatiga Serahkan 54 Kambing untuk Guru Ngaji di Temanggung

Bantuan kambing UIN Salatiga untuk guru ngaji di Temanggung itu diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan mereka.

Belajar dari Friendster yang Tumbang karena Kepopulerannya Sendiri

Pada 2004, Friendster menjadi jejaring sosial online terkemuka di dunia. Namun, sejumlah keputusan buruk yang diambil manajemen perusahaan justru perlahan menyuntik mati Friendster dari jagad maya.

BSI Pimpin Sindikasi Proyek Tol Semarang-Demak Rp1,34 Triliun

Investasi jalan tol Semarang-Demak mencapai Rp5,44 Triliun. Dalam kredit sindikasi ini, BSI berperan sebagai Joint Mandated Lead Arranger (JMLA) bersama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Sedang Berkonflik, Ini Pesan Nathalie Holscher untuk Putri Delina

Bukan hanya menyampaikan pesan untuk Putri Delina, Nathalie Holscher juga membeberkan alasannya meninggalkan rumah.

Tak Hanya di Jakarta, Holywings di Surabaya Juga Ditutup

Pemerintah Kota Surabaya menilai penutupan itu dilakukan karena Holywings telah melakukan penistaan agama melalui promosi minuman keras (miras) dengan nama Maria dan Muhammad.

Jokowi Naik KA Selama 12 Jam dari Polandia Menuju Ukraina

Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengatakan bahwa Kepala Negara akan berangkat menuju Ukraina melewati jalur udara yakni menuju Polandia dan dilanjutkan melalui jalur darat.

Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi, Ini Kata Wong Boyolali

Masyarakat dan pedagang di Boyolali untuk tidak khawatir dengan adanya aturan pembelian minyak goreng dari pemerintah tersebut.

Kongres Sampah II Berkomitmen Menyelesaikan Masalah Sampah di Desa

Kongres Sampah II Provinsi Jawa Tengah menghasilkan komitmen dan kesepakatan menangani sampah di tingkat desa/kelurahan dan keterlibatan akademikus menghilirkan hasil riset tentang sampah di desa/kelurahan.

Dari Kedai Nasi Goreng, Holywings Berkembang Jadi Kelab Malam Populer

Berawal dari bisnis kedai nasi goreng yang nyaris bangkrut, Ivan Tanjaya banting setir dengan mendirikan Holywings yang terinspirasi dari sebuah bar di Beijing, China.

Bendahara PBNU Mardani H. Maming Praperadilkan KPK, Begini Respons KPK

Gugatan praperadilan Mardani Maming diajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait perkara suap izin usaha pertambangan (IUP) di Kabupaten Tanah Bumbu.