Bagyo Wahyono Bakal Ajak Gibran ke Balai Kota Jika Menang Pilkada Solo 2020
Calon wali kota dan wakil wali kota Solo, Bagyo Wahyono dan FX Supardjo. (Solopos/dok)

Solopos. com, SOLO – Calon Wali Kota Solo jalur perseorangan, Bagyo Wahyono, bakal merangkul Gibran Rakabuming Raka jika dirinya menang Pilkada 2020. Hal itu disampaikan setelah Bagyo menggunakan hak pilihnya di TPS 8 Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan, Rabu (9/12/2020) pagi.

"Saya akan merangkul Mas Gibran. Kita duduk bersama di Balaikota dari partai manapun," kata Bagyo setelah mencoblos seperti dilansir Suara.com.

Dia tidak menjelaskan detail maksud dari merangkul Gibran. Dia hanya mengatakan akan berlaku adil dan mengakomodasi semua pihak.

"Saya yang harus mengayomi. Saya akan adil dan mengakomodasi semuanya," tutur dia.

Setelah mencoblos, Bagyo Wahyono kembali ke rumah untuk menunggu hasil quick count. Dia berharap siapapun pemenangnya bisa menjadi pemimpin yang lebih baik.

"Harapannya ke depan siapapun yang menang dalam kontestasi ini bisa menjadi pemimpin yang lebih baik. Masyarakat Solo butuh keadilan, siapapun yang menang entah saya atau Mas Gibran, masyarakat Solo yang menang," imbuhnya.

Sementara itu berdasarkan pantauan Solopos.com di lapangan, hasil quick count Bajo kalah telak dari Gibran-Teguh. Bahkan hasil penghitungan suara di TPS 8 Penumping menunjukkan Bajo kalah.

Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) 08 Penumping, Laweyan, Andre Musono, kepada wartawan merinci pasangan nomor urut 01 atau Gibran-Teguh mendapat 146 suara. Lalu, Pasangan Bajo memperoleh 58 suara.

Perolehan suara Bajo juga kalah dari Gibran-Teguh di TPS 18 Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres  tempat Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, mencoblos. Di sana, Bajo hanya mendapat 23 suara.

Sumber: Suara.com



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya









Kolom