Kamis, 22 September 2011 - 16:16 WIB

Badan Anggaran DPR dinilai arogan

Redaksi Solopos.com  /  Aksara Solopos  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Jakarta [SPFM], Badan Anggaran (Banggar) DPR menolak membahas RAPBN 2012. Sikap tersebut dipicu pemanggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pimpinan Banggar yang menanyakan mekanisme rapat. Karena sikap itu, Banggar dinilai arogan. Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Abdullah Dahlan menilai sikap Banggar adalah bentuk pengabaian tanggung jawab sebagai penyelenggara negara atas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang sedang dirumuskan.

Sikap ini juga dinilai akan menjadi preseden buruk bagi DPR dalam menjalankan fungsinya dan bisa dianggap melanggar sumpah jabatan. Sebelumnya, KPK memeriksa sejumlah pimpinan Banggar terkait kasus korupsi. Banggar pun mengirimkan surat kepada pimpinan DPR yang berisi permintaan untuk menjelaskan mekanisme kerja Banggar. Mereka juga menyampaikan ketakutan karena mulai disentuh KPK mengenai mekanisme penganggaran. [dtc/ria]

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Kata Kunci :
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif