Kategori: Leisure

Bacaan Doa Qunut Nazilah untuk Tangkal Musibah Corona


Solopos.com/Chelin Indra Sushmita

Solopos.com, SOLO – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyeru masyarakat membaca doa qunut untuk menangkal virus corona baru (Covid-19). MUI yakin mendekatkan diri kepada Allah mampu menangkal wabah virus corona yang mematikan.

MUI mengajak umat Islam membaca Qunut Nazilah atau doa yang dibaca untuk menangkal malapetaka. Doa itu sebaiknya dibaca saat salat fardu.

Cerita Pemilik Warung Mbok Yem 30 Tahun Hidup di Puncak Lawu, Turun Cuma Pas Lebaran

Dikutip dari Nu.or.id, Selasa (3/3/2020), dalam bahasa Arab qunut artinya tunduk atau merendahkan diri kepada Allah. Nabi Muhammad SAW membaca qunut nazilah saat salat lima waktu saat tertimpa musibah.

Imam Syafi’i mengatakan qunut nazilah sebaiknya dibaca setiap salat, setelah rukuk terakhir.

Berikut bacaan doa qunut nazilah dan artinya:

Bacaan doa qunut nazilah

“Allahumahdinii fii man hadait, wa'afinii fiiman 'aafait, watawallanii fiiman tawallait, wabaariklii fiima a'thait, waqinii syarramaa qadhait. Fainnaka taqdhii walaa yuqdhaa 'alaik. wainnahu laayadzilu man walait. Walaa ya'izzu man 'aadait. Tabaarakta rabbanaa wata'aalaiat. Falakalhamdu 'alaa maaqadhait. Astaghfiruka wa'atubu ilaik. Wasallallahu 'ala sayyidina muhammadin nabiyyil ummiyyi. Wa'alaa aalihi washahbihi wassalam.”

WNI Terinfeksi Corona, Ini Klarifikasi Klub di Kemang Jakarta Soal Dansa 14 Februari

Artinya:

Ya Allah tunjukkanlah akan daku sebagaiman mereka yang telah Engkau tunjukkan. Dan berilah kesehatan kepadaku sebagaimana mereka yang Engkau telah berikan kesehatan. Dan peliharalah daku sebagaimana orang yang telah Engkau peliharakan. Dan berilah keberkatan bagiku pada apa-apa yang telah Engkau kurniakan. Dan selamatkan aku dari bahaya kejahatan yang Engkau telah tentukan. Maka sesungguhnya Engkaulah yang menghukum dan bukan kena hukum. Maka sesungguhnya tidak hina orang yang Engkau pimpin. Dan tidak mulia orang yang Engkau memusuhinya. Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha Tinggi Engkau. Bagi Engkau segala pujian di atas yang Engkau hukumkan. Ku memohon ampun dari Engkau dan aku bertaubat kepada Engkau. (Dan semoga Allah) mencurahkan rahmat dan sejahtera ke atas junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga dan sahabatnya.”

Share
Dipublikasikan oleh
Chelin Indra Sushmita