Azis Syamsuddin Jadi Tersangka, MKD Percepat Rapat

Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) segera menyampaikan sikapnya atas penetapan tersangka Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin

 Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin berseragam tahanan KPK dijebloskan ke sel, Sabtu (25/9/2021) dini hari. (detik)

SOLOPOS.COM - Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin berseragam tahanan KPK dijebloskan ke sel, Sabtu (25/9/2021) dini hari. (detik)

Solopos.com, JAKARTA — Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) segera menggelar rapat dan segera menyampaikan sikapnya atas penetapan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin sebagai tersangka dugaan kasus suap terkait penanganan perkara di Kabupaten Lampung Tengah.

“Biasanya kaya gini 1×24 jam, kalau seandainya Pak Aziz jadi tersangka maka MKD akan rapat dan sampaikan sikapnya,” kata Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR, Trimedya saat dihubungi wartawan, Sabtu (25/9/2021) dini hari.

Baca Juga: Sesalkan Penahanan, Golkar Minta Azis Syamsuddin Mundur 

Trimedya mengatakan kalau pihaknya sudah mencermati kasus yang menyeret Azis sejak tiga bulan ke belakang.

MKD juga sudah menerima pengaduan masyarakat dan status pengaduannya telah selesai diverifikasi.

Sebenarnya MKD hanya tinggal menjadwalkan untuk melakukan panggilan terhadap Azis selaku teradu. Namun karena kondisinya Azis sudah ditetapkan sebagai tersangka, maka MKD harus mengikuti perkembangan kasus.

Hati-Hati

“Karena itu kami cukup hati-hati dalam kasus ini,” ujarnya.

Trimedya kaget ketika mendengar Azis sampai dijemput oleh pihak KPK, padahal yang bersangkutan mengaku tengah menjalani isolasi mandiri Covid-19.

Ia menyamakan kondisi Azis itu seperti saat terpidana kasus korupsi KTP elektronik, Setya Novanto yang juga dijemput oleh penyidik KPK kemudian mengaku sakit pada 2017 silam.

Di Luar Dugaan

“Iya di luar (dugaan) dong dan kita enggak tahu apakah dia pernah enggak kooperatif atau enggak, kan baru ini yang terbuka pemanggilan terhadap Azis.”

Tim KPK akhirnya menjemput paksa Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin, malam ini di kediamannya.

Berdasarkan pantauan Suara.com, Azis yang mengenakan batik warna cokelat tiba di KPK sekitar pukul 19.55 WIB. Tampak Azis dikawal ketat tim KPK saat digelandang ke gedung KPK. Tampak pula Azis mengenakan masker.

Baca Juga: Drama Tak Lama Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin 

Azis tiba tanpa mengeluarkan pernyataan apapun dan langsung menuju ke ruang pemeriksaan.

Sebelumnya, beredar informasi, Azis telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi di Lampung Tengah.

Beredarnya kabar itu, bersamaan dengan KPK yang sedang mengusut dugaan kasus korupsi di Kabupaten Lampung Tengah, yang saat ini perkaranya telah memasuki tahap penyidikan.

Apalagi, KPK sudah melakukan tahapan pemeriksaan sejumlah saksi di Jakarta, Bandung, Tangerang serta Lampung.

 


Berita Terkait

Berita Terkini

Erick Thohir Ajak Pemuda Bangkitkan Ekonomi Lewat Muslim Leaderpreneur

BUMN berkomitmen membangun para leaderpreneur yang mau meningkatkan usaha (scale-up) melalui berbagai program konkret,

Kasus Infeksi Covid-19 di Eropa Meningkat, Korsel Siap Hidup Normal

Eropa sebagai satu-satunya wilayah di dunia yang melaporkan peningkatan kasus Virus Corona Covid-19 dan kematian akibat infeksi virus tersebut dalam sepekan terakhir.

Mahasiswa ITNY Petakan Jaringan Wifi Desa Gendayakan, Wonogiri

Melalui pemberdayaan organisasi mahasiswa, Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY) mengangkat program membangun desa yang dikemas dalam KKN Tematik

Mundurnya Warisan 93 Tahun Sumpah Pemuda

“Apa yang menyebabkan pemburukan itu? Konteksnya adalah masyarakat yang makin terpolarisasi, tetapi tanggung jawab politik sejak 2014 ada pada Jokowi.”

Kasus TPPU Bupati Puput, KPK Geledah Lagi 3 Rumah di Probolinggo

Tim penyidik KPK kembali menggeledah 3 rumah di Kabupaten Probolinggo pada Rabu (27/10/2021) terkait kasus dugaan gratifikasi dan TPPU yang menjerat Bupati Probolinggo nonaktif, Puput Tantriana Sari.

ASEAN-Korea Harus Optimalkan Potensi Ekonomi Digital dan Ekonomi Hijau

ASEAN dan Republik Korea harus fokus pada dukungan pembuatan kebijakan yang kondusif bagi pengembangan ekonomi hijau dan ekonomi digital.

Pos Polisi Aceh Barat Diserbu OTK, Korban Jiwa Masih Simpang Siur

Pos Polisi Panton Reue di Gampong Manggi, Panton, Aceh Barat diberondong senjata api oleh OTK tetapi belum ada kepastian anggota kepolisian ada yang terluka atau tidak akibat insiden itu.

Satgas BLBI Ingatkan Tommy Soeharto dan Mbak Tutut Bayar Utang

Satgas BLBI akan menyarankan Tommy Soeharto dan Tutut Soeharto untuk kooperatif sebelum pemerintah mengambil tindakan lebih lanjut.

Dor! Polisi Tembak Polisi di Lombok Pakai Senapan dari Jarak Dekat

Kasus polisi tembak polisi di Lombok Timur, NTB, oleh Bripka MN yang menembak Briptu HT dari jarak dekat pada Senin (25/10/2021) menggunakan senapan serbu perorangan SS-V2 Sabhara.

Mahasiswa UNS Dorong Desa Purworejo Sragen Jadi Sentra Kambing Perah

Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan beternak kambing perah Sapera.

Diduga Curi Sayur, Maman Dihabisi 14 Orang dan Dikubur Hidup-hidup

Pria 50 tahun, Maman, dihabisi 14 orang dengan cara dikeroyok dan dikubur hidup-hidup di kaki Gunung Cikuray, Kecamatan Cigedung, Garut pada Selasa (21/10/2021) diduga karena mencuri sayur.

Kongres Pemuda I, Fondasi Persatuan yang Terabaikan

Sinisme terhadap bahasa Belanda, yang jadi bahasa pengantar Kongres Pemuda I, mungkin menjadikan kongres ini dianggap tidak penting dan jarang masuk ke dalam kesadaran publik bangsa ini.

10 Berita Terpopuler: Hiii... Ada Makam Misterius di Trotoal Solo Baru

Kabar tentang makam misterius di trotoar jalan utama Solo Baru menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Kamis (28/10/2021).

Wah, Pegawai Coca-Cola Dapat Hadiah Rp28 Juta Seusai Vaksin Covid

Perusahaan Coca-Cola mengumumkan akan memberikan bonus US$2.000 (Rp28 juta) jika mereka mau mendapat vaksin Covid-19.

Solopos Hari Ini: Menwa UNS di Titik Nadir

Pembubaran Menwa Universitas Sebelas Maret (UNS) dimungkinkan sebagaimana diatur dalam Peraturan Rektor No. 26/2020 tentang Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa).

Diduga Nyambi Jadi Pengedar Narkoba, Polisi Dibekuk

Oknum polisi berpangkat briptu tersebut diringkus bersama empat orang lainnya dari rumah terduga bandar narkoba di Desa Suka Kaya, Kecamatan Saling, Kabupaten Empat Lawang.