Azis Syamsuddin Ahli Hukum yang Terjerat Hukum, Akankah Kariernya Tamat?

Azis Syamsuddin adalah ahli hukum yang terjerat kasus hukum.

 Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin (detik.com)

SOLOPOS.COM - Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin (detik.com)

Solopos.com, JAKARTA — Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin menjadi contoh ironi hukum.

Azis Syamsuddin adalah ahli hukum yang terjerat kasus hukum.

Berdasarkan penelusuran Solopos.com, Jumat (24/9/2021), Azis Syamsuddin termasuk wakil rakyat yang gemar dengan pendidikan.

Ia kuliah di fakultas hukum dan fakultas ekonomi dalam waktu yang bersamaan.

Kuliah di Australia

Azis Syamsuddin tercatat sebagai sarjana Fakultas Hukum Universitas Tri Sakti (1993) dan Fakultas Ekonomi Universitas Krisnadwipayana Jakarta (1993).

Ia melanjutkan kuliah S2 di University of Western Sydney, Australia dan lulus tahun 1998. Pada tahun 2003 ia mendapat status magister hukum dari Universitas Padjajaran Bandung.

Alumnus SDN Jember, Jawa Timur pada 1983 itu lalu menempuh S3 Bidang Hukum Pidana Internasional di kampus yang sama dan lulus 2007.

Baca Juga: Resmi! Azis Syamsuddin Pimpinan DPR Ketiga Yang Terjerat Kasus Korupsi 

Sebelum terjun ke dunia politik bersama Partai Golkar, Azis Syamsuddin pernah bekerja sebagai konsultan di PT AIA Insurance pada 1993.

Ia lalu pindah ke Bank Panin sebagai Officer Development Program VII pada 1994-1995.

Jadi Pengacara

Setelah itu Azis bergelut di bidang hukum sebagai pengacara di Kantor Advokat dan Pengacara Gani Djemat dan Partner.

Ia juga yang mendirikan Syam dan Syam Law Office Jakarta.

Barulah pada 2004 ia terjun ke dunia politik dengan menjadi Ketua Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro, organisasi di bawah Partai Golkar.

Azis Syamsuddin lalu ditunjuk sebagai Ketua Bidang Hukum dan Advokasi Bappilu DPP Partai Golkar.

Baca Juga: Junior Setya Novanto, Berikut Profil Azis Syamsuddin yang Ditangkap KPK 

Pada 2009 ia terpilih sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Lampung II yang meliputi Kabupaten Lampung Utara, Lampung Tengah, Tulang Kanan, Way Kanan, dan Kota Metro.

Ia bergabung ke Komisi III DPR yang membidangi hukum dan kerap melakukan rapat bersama KPK.

Karier Menanjak

Pada Pemilu 2014 ia kembali terpilih sebagai wakil rakyat. Kariernya terus menanjak. Azis Syamsuddin ditunjuk sebagai Ketua Komisi III.

Pada Pemilu 2019 Azis Syamsuddin kembali terpilih sebagai anggota DPR. ia lantas terpilih sebagai Wakil Ketua DPR bidang Politik dan Keamanan.

Karier gemilangnya baik sebagai pengacara maupun sebagai anggota DPR bakal redup.

Mantan Bendahara Umum Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi dan Angkat Berat Seluruh Indonesia (PB PABBSI) itu dicokok KPK.

Diduga Azis terlibat dalam sedikitnya tiga kasus korupsi.

Komisi 8 Persen

Pertama adalah dugaan suap dana alokasi khusus (DAK) untuk Kabupaten Lampung Tengah, Lampung.

Dalam kasus ini, Azis disebut meminta komisi 8 persen untuk jasanya menaikkan DAK Kabupaten Lampung Tengah.

Kala itu Azis Syamsuddin menjabat Ketua Badan Anggaran DPR.

Mak Comblang

Kasus kedua adalah menjadi “mak comblang” untuk mantan Bupati Kartanegara Rita Widyasari.

Azis Syamsuddin diduga mengenalkan penyidik KPK, AKP Stepanus Robin Pattuju dengan mantan Bupati Kartanegara Rita Widyasari yang terjerat kasus korupsi.

Kasus ketiga yang menjerat Azis Syamsuddin adalah dugaan suap dari Wali Kota Tanjung Balai, Sumatra Utara.

KPK menyebut Azis ikut memfasilitasi pertemuan antara penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju dengan Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial yang tengah berurusan hukum.

Pertemuan itu terjadi di rumah dinas Azis di kawasan Jakarta Selatan pada Oktober 2020.


Berita Terkait

Berita Terkini

Kehebohan Beragama Belum Menjadi Jalan Kebudayaan

Kehebohan beragama belum menjadi jalan pembebasan menuju kerja bersama seluruh elemen bangsa mewujudkan peradaban dan kehidupan yang lebih baik di semua aspek kehidupan.

10 Berita Terpopuler : Kera Serbu Rumah - Resepsi Boleh Ada Penyanyi

Serangan kera liar di permukiman warga Kebakkramat hingga aturan resepsi pernikahan di Solo masuk daftar 10 berita terpopuler Solopos.com pagi ini.

Cakupan Vaksinasi Tinggi, Inggris Masih Diamuk Corona

Amukan corona di negara ini memicu kekhawatiran terlebih Inggris menjadi salah satu negara yang cakupan vaksinasinya sudah termasuk tinggi.

Solo Gencarkan Digitalisasi Sistem Pendidikan Menuju Era Industri 4.0

Bidang pendidikan dituntut mengembangkan sistem pendidikan dengan mengintegrasikan nilai-nilai budaya Jawa berbasis TI menuju smart education.

Al Firdaus, Sekolah International Baccalaureate Pertama di Jawa Tengah

Al Firdaus World Class Islamic School saat memutuskan bekerja sama dengan International Baccalaureate (IB), yayasan pendidikan internasional asal Jenewa, Swiss. Tahun ini Primary Years Programme (PYP) untuk usia 3-12 tahun serta Middle Years Programme (MYP) untuk usia 11-14 tahun di Al Firdaus resmi terotorisasi IB.

Sukmawati Soekarnoputri Pindah Agama Hindu, Akan Jalani Sudhi Wadani

Putri Presiden Pertama RI, Diah Mutiara Sukmawati Soekarnoputri, pindah ke agama Hindu dan akan menjalani proses Sudhi Wadani di Bali.

Lereng Gunung Batur Di Gianyar Bali Terbakar

Kebakaran hutan kembali terjadi di lereng Gunung Batur, Kintamani, kabupaten Gianyar, Bali, Jumat (21/10/2021) sore.

Siap-Siap, Gerbong Mutasi Lanjutan Pejabat Sukoharjo

Saat ini, jabatan strategis yang masih kosong yakni Asisten II Setda Sukoharjo, Asisten III Setda Sukoharjo dan staf ahli bupati.

Sejarah Hari Ini : 23 Oktober 2011, Simoncelli Kecelakaan di Sepang

Berbagai peristiwa terjadi di dunia pada 23 Oktober terangkum dalam Sejarah Hari Ini.

Miris! Operator Call Center Basarnas Tewas Dibegal

Seorang pegawai Basarnas menjadi korban begal di Kemayoran, Jakarta Pusat. Korban meninggal dunia akibat dibacok kawanan begal.

Viktor Laiskodat Lulus Doktor UKSW, Angkat Disertasi Wisata NTT

Viktor Laiskodat membuat disertasi berangkat dari dari sebuah permasalahan mengapa masyarakat NTT masih miskin padahal wilayah itu kaya sumber daya alam.

Stok Vaksin Covid-19, Indonesia Kembali Terima Pfizer dan AstraZeneca

Selain menjaga ketersediaan, tambahan vaksin Covid-19 ini juga untuk mengejar target kekebalan kelompok hingga akhir 2021.

Dituding Aktor Utama, Amien Rais Ungkap Detik-Detik Gus Dur Lengser

Amien Rais menolak disebut sebagai aktor utama namun mengakui sebagai bagian dari lengsernya Gus Dur.

Gubernur NTT Viktor Laiskodat Raih Gelar Doktor dari UKSW Salatiga

Viktor meraih gelar Doktor Program Studi Pembangunan dari UKSW dengan nilai IPK 3,92.

Mega Korupsi Jiwa Sraya, 1.200 Aset Belum Laku!

PT Jiwasraya bahkan tercatat memiliki aset gedung di pengujung utara Indonesia, yakni di Pulau Sangihe yang berbatasan dengan Filipina.

Hari Dharma Karyadhika, Kemenkumham Beri Bingkisan Pasien Wisma Atlet

Kementerian Hukum dan HAM atau Kemenkumham menggelar bakti sosial guna memperingati Hari Dharma Karyadhika.