Ayan Kambuh, Penambang Pasir Hilang di Serayu
Tim search and rescue (SAR/pencarian dan pertolongan) Basarnas Cilacap bersiap berangkat ke Sungai Serayu, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/1/2020). (Antara-KPP Cilacap)

Solopos.com, CILACAP — Seorang penambang pasir, Rabu (29/1/2020), dilaporkan hilang akibat tenggelam di Sungai Serayu, Desa Pesanggrahan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Penyakit ayannya kambuh sebelum ia terjatuh ke air dan hilang.

"Berdasarkan informasi dari seorang petugas Babinsa Bunton, Saudara Kuswanto, yang kami terima pada pukul 10.00 WIB, korban diketahui bernama Karsono, 45, warga Desa Pesanggrahan RT 004/RW 001, Kecamatan Kesugihan, Cilacap," kata Kepala Kantor Basarnas Cilacap I Nyoman Sidakarya, Rabu.

Peristiwa nahas itu terjadi saat korban sedang memuat pasir di Depo Pasir, Sungai Serayu, Desa Pesanggarahan, Rabu sekitar pukul 08.35 WIB. Di tengah pekerjaannya, mendadak penyakit ayan yang dideritanya kambuh sehingga ia jatuh ke Sungai Serayu dan tenggelam hingga akhirnya hilang.

Rekan-rekan korban, Nasam, 57, dan Piran, 45, keduanya warga Desa Pesanggrahan yang melihat kejadian tersebut segera melaporkannya ke petugas Babinsa yang diteruskan ke instansi terkait. Kantor Berita Antara, memaparkan tim search and rescue (SAR/pencarian dan pertolongan) Basarnas Cilacap segera diberangkatkan dengan heroik.

Pada kenyataannya, tim SAR penuh waktu itu hanya bergabung dengan potensi SAR lain yang telah menyisir Sungai Serayu sebelumnya. Betapa tidak, personel Koramil Kesugihan dan Polsek Kesugihan tentu saja sampai lebih dulu ke lokasi kejadian. Ada pula sukarelawan Cilacap Rescue, RAPI Cilacap, dan tentu saja warga sekitar yang tentu saja tak tinggal diam dan berada paling dekat dengan lokasi.

"Setelah menerima informasi tersebut, kami segera memberangkatkan satu Tim Rescue Basarnas dengan menggunakan rescue car menuju lokasi kejadian untuk bergabung bersama potensi SAR yang sudah di lokasi kejadian. Tim Rescue Basarnas membawa peralatan lengkap untuk operasi pencarian dan pertolongan (SAR) di air," papar Nyoman.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho