Anak-anak (kidspot)

Solopos.com, JAKARTA -- Kedisiplinan perlu dipupuk sejak dini sebagai salah satu hal mendasar dalam kehidupan. Namun menanamkan perilaku disiplin pada anak-anak penuh tantangan karena harus diikuti pula dengan keteladanan dari para orang tua.

Bagaimanapun sulitnya, sebaiknya Anda tetap teguh dan konsisten saat mendisiplinkan anak-anak Anda. Tidak diragukan lagi orang tua ingin anak-anak mereka mematuhi aturan yang mereka tetapkan tetapi sebagai orang tua Anda sendiri harus mematuhi aturan itu.

Boldsky baru-baru ini membagikan cara mendisiplinkan anak-anak Anda agar di kemudian hari mereka menjadi pengambil keputusan yang lebih baik:

1. Tetapkan Aturan yang Mudah Diikuti

Aturan dan disiplin berjalan seiring. Tanpa mematuhi aturan-aturan dasar tertentu, seseorang tidak bisa bersikap sopan dan disiplin. Anda dapat menetapkan beberapa aturan untuk diikuti anak-anak Anda, tapi Anda tidak perlu menjadi tentara untuk mendisiplinkan anak-anak Anda.

Oleh sebab itu, tetapkan beberapa aturan yang mudah diikuti. Seperti Anda dapat meminta mereka bangun pagi, menyirami tanaman, menyelesaikan pekerjaan rumah tepat waktu, mengatur rak buku, dan pulang tepat waktu.

2. Jelaskan Mengapa Disiplin Itu Penting

Ada kemungkinan gagasan untuk didisiplinkan mungkin tidak menarik bagi anak-anak Anda dan mereka mungkin menganggapnya sebagai hukuman.  Anda perlu membuat mereka mengerti bahwa mengapa mereka perlu mengikuti aturan. Sebelum melakukan upaya untuk mendisiplinkan anak-anak Anda, Anda perlu berbagi alasan mengapa itu perlu bagi mereka.

3. Berikan Keteladanan 

Jika Anda termasuk orang tua yang menganggap aturan hanya diperuntukkan bagi anak-anak dan merekalah yang perlu mengikutinya dengan cara apa pun, maka Anda mungkin salah. Karena itu, anak-anak belajar dari apa yang mereka lihat Anda lakukan. Jika Anda selalu sibuk di telepon atau sering berteriak, anak-anak Anda akan belajar hal yang sama. Jika Anda ingin anak-anak Anda berperilaku baik, maka latihlah diri Anda terlebih dahulu.

4. Cobalah Menjadi Sedikit Fleksibel

Ada saat-saat ketika anak-anak Anda mungkin tidak dapat mengikuti beberapa aturan yang Anda tetapkan. Jangan langsung marah, Anda bisa tetap sedikit fleksibel dan mengetahui secara utuh persoalannya.

Misalkan Anda telah menetapkan waktu ketika anak-anak Anda harus kembali ke rumah. Saat mereka pulang telat karena terjebak kemacetan atau karena ban sepeda kempis, Anda tidak perlu meneriaki mereka.

Tanyakan dulu alasan mereka terlambat. Itu dapat membantu membuat anak-anak Anda disiplin dengan waktu yang berlalu.

5. Tanggapi Kesalahan Anak-anak

Kadang-kadang orang tua cenderung mengabaikan kesalahan anak-anak mereka, berpikir mereka nantinya akan menyelidiki masalah ini. Tetapi Anda harus tahu bahwa ini dapat mendorong anak-anak Anda untuk melanggar peraturan dan melakukan kesalahan cukup sering.

Mereka mungkin merasa benar-benar oke untuk tidak disiplin dan melakukan apa pun yang tampaknya benar bagi mereka. Saat itu terjadi, hindari berbuat kekerasan yang bisa menyakiti anak.

Sebagai gantinya, Anda dapat meminta mereka untuk berhenti melakukan pekerjaan khusus itu dan menyuruh mereka berperilaku dengan cara yang lebih baik.

6. Hindari Menjadi Terlalu Keras

Seringkali orang tua berpikir bahwa berteriak pada anak-anak mereka akan membantu mereka mendisiplinkan anak-anak mereka. Namun, ini sepenuhnya hipotetis dan salah. Ada perbedaan antara bersikap keras dan tegas.

Berteriak atau menggunakan kekuatan fisik untuk mendisiplinkan anak-anak Anda tidak pernah merupakan hal yang baik untuk dilakukan. Ini dapat memiliki dampak buruk pada anak-anak Anda dan juga dapat membuat mereka bermusuhan setelah waktu tertentu.

7. Biarkan Ada Komunikasi

Saat melakukan semua hal untuk membuat anak-anak Anda sopan dan disiplin, jangan lupa untuk berkomunikasi dengan mereka secara teratur. Biarkan mereka tahu bahwa Anda ada untuk mereka dalam setiap keadaan.

Cinta dan kasih sayang sama pentingnya untuk membesarkan anak-anak yang disiplin. Jangan memanjakan anak, tapi hindari pula bersikap terlalu keras dan mendikte setiap hal kepada mereka.

Sumber: Bisnis.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten