Awas...Satgas Covid-19 Karanganyar Bakal Gelar Razia Tempat Wisata

Satgas Covid-19 Karanganyar bakal menggencarkan razia protokol kesehatan di sejumlah tempat wisata saat libur panjang.

SOLOPOS.COM - Kondisi lalu lintas menuju Tawangmangu, Karanganyar macet Minggu (5/7/2020). Kondisi tersebut dipicu mulai dibukanya seluruh destinasi wisata di Karanganyar. (Candra Mantovani/Solopos)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Karanganyar, Juliyatmono, menyampaikan operasi penertiban protokol kesehatan akan gencar dilaksanakan pada libur panjang pekan depan. Terutama di lokasi rawan kerumunan seperti fasilitas umum, terminal, objek wisata, dan lain-lain.

Diperkirakan pada cuti bersama 29-31 Oktober 2020 mendatang, sejumlah tempat wisata di Karanganyar bakal ramai dikunjungi wistawan. Jika dalam pada razia mereka kedapatan tak mengenakan masker, maka akan dikenai denda Rp20.000.

"Kami akan ketat [penerapan protokol kesehatan] di semua objek yang kemungkinan menjadi tempat berkerumun. Misalnya di terminal, fasilitas umum, objek wisata. Kami akan mengerahkan [petugas] maksimal. Operasi [penertiban protokol kesehatan] fokus di objek wisata. Fokus ke titik-titik tempat berkumpul massa," kata Juliyatmono saat berbincang dengan wartawan, Kamis (22/10/2020).

Serikat Buruh Karanganyar Minta UMK 2021 Naik 3%

Gandeng Satgas Kecamatan

Sementara itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) akan menggandeng satgas di tingkat kecamatan untuk membantu menegakkan disiplin penerapan protokol kesehatan. Kepala Satpol PP Kabupaten Karanganyar, Yopi Eko Jati Wibowo, menyarankan operasi penertiban protokol kesehatan dilaksanakan secara mobile.

"Di setiap kecamatan kan sudah ada satuan tugas. Mereka bergerak, menyisir objek wisata, tempat publik yang rawan menjadi tempat berkerumun. Kami membantu. Saran kami operasi penertiban itu mobile saja," tutur Yopi saat dihubungi Solopos.com, Kamis.

Pertimbangan Yopi operasi penertiban protokol kesehatan secara mobile selama libur panjang akhir Oktober adalah mengantisipasi kemacetan. Petugas akan menyisir lokasi yang menjadi tempat berkerumun masyarakat dan memberlakukan sanksi administratif atau denda Rp20.000.

Satpol PP Karanganyar Ciduk 6 Anak Jalanan

"Wong [kendaraan] tidak disetop saja sudah macet. Hari ini kami sosialisasi lewat media sosial. Warga yang akan berkunjung ke Karanganyar saat libur panjang harus patuh protokol kesehatan. Kalau melanggar [protokol kesehatan] kan denda Rp20.000 lalu diberi masker," ungkapnya.

Yopi juga mengharapkan dukungan pelaku wisata dan pelaku usaha di sekitar objek wisata. Pelaku wisata dan pelaku usaha diharapkan ikut menyosialisasikan protokol kesehatan kepada pengunjung.

"Libur panjang dan pengunjung ramai itu kan dinanti-nanti pelaku wisata. Makanya harus sinergi. Biar pelaku wisata dapat pemasukan dan ekonomi bergerak. Ya makanya bantu Pemkab agar pengunjung patuh protokol kesehatan. Kerja sama pelaku usaha, pelaku wisata dengan satgas." (Sri Sumi Handayani)

Berita Terbaru

Perpusda Sragen Batasi Pengunjung dan Kurangi Jam Buka di Masa Pandemi

Solopos.com, SRAGEN -- Setelah memarkir sepeda motornya, dua pengunjung bergegas menuju pintu masuk Perpustakaan Daerah atau Perpusda Sragen di...

Disdikbud Boyolali Terus Kaji Belajar Tatap Muka

Solopos.com, BOYOLALI — Mendikbud Nadiem Makarim memperbolehkan sekolah kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka pada Januari 2021. Disdikbud Boyolali masih...

Di Wisuda ITS PKU Muhammadiyah Solo Dibagikan Face Shield

Solopos.com, SOLO — Wisuda tatap muka Institut Teknologi Sains dan Kesehatan atau ITS PKU Muhammadiyah di Hotel Best Western...

Deteksi Dini Covid-19, Petugas KPPS se-Kecamatan Andong Boyolali Jalani Rapid Test

Solopos.com, BOYOLALI – Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali bergerak cepat menyikapi adanya klaster Covid-19 di Puskesmas Andong. Mereka melakukan tracing...

Terapkan Protokol Kesehatan, Siswa SD di Kawasan Rawan Bencana III Merapi Belajar Tatap Muka

Solopos.com, BOYOLALI – Sejumlah siswa SDN 2 Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, menggelar pembelajaran tatap muka. Sekolah yang masuk...

Desa Sumberejo Wonogiri Punya Empat Program Selama Pandemi Covid-19

Solopos.com, WONOGIRI -- Desa Sumberejo, Kecamatan Batuwarno, Wonogiri mempunyai empat program atau kegiatan guna menghadapi pandemi dan mengantisipasi persebaran...

Pemdes Nglinggi Klaten Gerakkan Lembaga Desa Lawan Covid-19

Solopos.com, KLATEN – Pemerintah Desa Nglinggi, Kecamatan Klaten Selatan, Klaten, menggerakkan seluruh lembaga yang ada di desa setempat melakukan...

Update Covid-19 Solo: Sebulan Tambah 1.000-an Kasus, Total Meninggal 100 Orang

Solopos.com, SOLO — Satuan Petugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Solo menyebut tambahan kasus hingga 1.000-an orang tercapai hanya dalam waktu kurang...

3T Terus Digiatkan di Boyolali, Dukungan Masyararakat Dibutuhkan

Solopos.com, BOYOLALI -- Penanganan Covid-19 di Boyolali terus dilakukan melalui program 3T, yakni testing, tracing dan treatment. Dinas Kesehatan...

Pemkab Karanganyar Hidupkan Lagi Asar dan Jumatan Keliling, Kali Ini Dengan Protokol Kesehatan

Solopos.com, KARANGANYAR -- Pemkab Karanganyar menghidupkan kembali program Karanganyar Bertakwa. Salah satunya kegiatannya adalah melakukan Salat Asar dan Jumatan...