Awas! Malware Joker Kembali, Cepat Hapus 15 Aplikasi Ini dari Android

Analis di perusahaan keamanan siber Kaspersky, Tatyana Shishkova menemukan setidaknya 15 aplikasi Android terinfeksi malware Joker.

 Android malware Joker. (Liputan6.com/Istimewa)

SOLOPOS.COM - Android malware Joker. (Liputan6.com/Istimewa)

Solopos.com, JAKARTA — Analis di perusahaan keamanan siber Kaspersky, Tatyana Shishkova, memperingatkan pengguna tablet dan HP Android atas kembalinya malware Joker di toko aplikasi Google Play Store.

Shishkova menemukan setidaknya 15 aplikasi Android terinfeksi malware Joker. Malware ini memang cukup menakutkan saat operasinya begitu masif tahun lalu. Karena menginfeksi sejumlah aplikasi Android dan pihak Google menghapusnya dari toko aplikasi.

Kini aplikasi yang disusupi malware Joker kembali lagi di toko aplikasi Google. Aplikasi-aplikasi ini telah dipasang lebih dari 50.000 kali.

Baca juga: Instagram Akan Hapus Data Pribadi yang Disebar di Add Yours

Menurut Liputan6.com yang mengutip News18, Kamis (25/11/2021), malware Joker kerap menginfeksi sejumlah aplikasi populer di Google Play Store. Perangkat pun akan terinfeksi ketika aplikasi yang disusupi Joker dipasang di smartphone.

Malware Joker dapat masuk ke Google Play Store melalui perubahan kecil pada kodenya. Aplikasi ini juga bisa melewati pemeriksaan keamanan Play Store.

Malware ini cukup keras kepala dan sering muncul kembali meskipun Google telah menghapus aplikasi-aplikasi yang disusupi Joker.

Sekadar informasi, malware Joker pertama kali ditemukan pada 2017. Sejak itu, Google berusaha keras untuk mengamankan pengguna dari malware ini selama bertahun-tahun.

Baca juga: Pesawat Luar Angkasa NASA Jadi Tameng Bumi dari Asteroid

Apa yang dilakukan malware Joker? Rupanya, malware ini diam-diam mencuri uang dari pengguna dengan berlangganan layanan online di background tanpa sepengetahuan pengguna.

Malware ini bisa mengklik iklan online secara otomatis, dapat mengakses kode OTP dari SMS untuk menyetujui pembayaran secara diam-diam.

Pengguna bahkan tidak akan mengetahui bahwa mereka telah berlangganan beberapa layanan online tanpa memeriksa laporan bank.

Berikut adalah ke-15 aplikasi Android yang disusupi malware Joker dan perlu dihapus jika ada di Android kamu:

Baca juga: Cara Dapat Set Top Box Gratis TV Digital dari Kominfo

Berikut ini 15 aplikasi yang disusupi malware Joker.

1. Easy PDF Scanner.

2. Now QRCode Scan.

3. Super Click VPN.

4. Volume Booster Louder Sound Equalizer.

5. Battery Charging Animation Bubble Effect.

6. Smart TV Remote.

7. Volume Boosting Hearing Aid.

8. Flashlight Flash Alert on Call.

9. Halloween Coloring.

10. Classic Emoji Keyboard.

11. Super Hero-Effect.

12. EmojiOne Keyboard.

13. Dazzling Keyboard.

14. Battery Charging Animation Wallpaper.

15. Blender Photo Editor-Easy Photo Background Editor.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Riset Independen, Samsung Kuasai Pasar Ponsel Entry Level Indonesia

Samsung mengeklaim telah jadi penguasa pasar ponsel entry level di Indonesia berdasarkan riset independen yang dilakukan vendor asal Korea Selatan ini.

Jam Pintar Olike Zeth W1 Meluncur di Indonesia, Ini Fiturnya

Olike resmi merilis jam pintar Olike Zeth W1 berdesain tipis untuk menemani aktivitas kesehatan penggunanya.

Dikeluhkan Pengguna, Apa Itu Pink Screen di iPhone 13

Sejumlah pengguna mengeluhkan masalah layar merah muda atau Pink Screen di iPhone 13, bagaimana penjelasan Apple?

Twitter Perkenalkan Fitur Baru, Bikin Pengguna Bisa Pamer NFT

Twitter memperkenalkan fitur terbaru NFT Profile Pictures yang memungkinkan penggunanya memamerkan non fungible token atau NFT.

Browser Khusus Kripto Buatan Opera, Apa Saja Fiturnya?

Fitur utama Web3 kripto browser ini adalah built-in non-custodial wallet yang akan mendukung blockchain termasuk Ethereum, Bitcoin, Celo, dan Nervos.

+ PLUS Rp8,1 Triliun per Bulan dari "Servis Telinga", Spotify Juaranya

Pendapatan bulanan Rp8,1 triliun bisa dicapai dari servis telinga alias penyedia layanan musik streaming.

Samsung Galaxy Tab A8 Meluncur di Indonesia, Cek Kemampuannya

Samsung baru saja meluncurkan Galaxy Tab A8 di Indonesia dengan kapasitas baterai 7.040 mAh dan memori internal hingga 128 GB.

Ini Tips Memilih STB Biar Bisa Nonton Siaran Digital

Belilah set top box (STB) yang memiliki tulisan DVB-T2 atau siap digital pada kemasannya, agar TV bisa menangkap siaran digital.

Data BI Bocor, Kemenkominfo Awasi Penyelenggara Sistem Elektronik

Menyikapi kasus peretasan Data Bank Indonesia (BI), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akan terus mengawasi penyelenggara sistem elektronik.

+ PLUS Torium Memenuhi Kebutuhan Energi 10 Miliar Orang Selama 20.000 Tahun

Torium bisa memenuhi kebutuhan energi 10 miliar orang untuk jangka waktu 10.000 tahun hingga 20.000 tahun.

Infinix INBOOK X2 Dengan Kamera Pencahayaan Ganda

Infinix INBOOK X2 hadir dengan versi yang lebih ringan dan tipis jika dibandingkan dengan versi sebelumnya

Vivo V23 5G Rilis Akhir Januari, Ini Bocoran Spesifikasinya

Vivo V23 segera hadir dengan desain elegan dan fast charging, untuk memenuhi kebutuhan kecepatan dan kecanggihan teknologi saat ini.

+ PLUS Drone Makin Dibutuhkan, Pengembangan Teknologi Pesat

Teknologi drone berkembang pesat. Kegunaan drone makin beragam di banyak sektor. Perusahaan-perusahaan drone mengembangkan pasar berbasis kebutuhan dan manfaat.

Kemenkominfo: Tingkat Keamanan Digital Indonesia Tidak Memuaskan

Kemenkominfo menyebut tingkat keamanan digital Indonesia paling rendah dibandingkan dengan pilar literasi digital lainnya.

Catat! Redmi Note 11 Diluncurkan 26 Januari

Seri Redmi Note 11 akan diluncurkan di pasar global pada 26 Januari mendatang. Demikian kabar dari Xiaomi melalui unggahan teaser di Twitter.

Find N Ponsel Lipat dari Oppo, Cek Spesifikasinya

Oppo memamerkan smartphone flagship atau ponsel lipat pertamanya Oppo Find N dalam ajang Inno Day yang digelar secara offline di Indonesia.