Tutup Iklan

Awas! Lingkungan Tak Bersih Bisa Sebabkan Jamur pada Paru-paru

Tak hanya dengan faktor kebersihan yang buruk, imunitas tubuh yang menurun juga bisa menyebabkan infeksi jamur pada paru-paru manusia.

 Ilustrasi paru-paru dengan penyakit. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi paru-paru dengan penyakit. (Freepik)

Solopos.com, SOLO — Tak hanya muncul pada kulit manusia, ternyata jamur juga bisa menyerang paru-paru. Kira-kira apa penyebabnya?

Penyakit yang dalam bahasa medis disebut mikosis paru ini penyebabnya ada beragam. Mulai dari lingkungan yang tidak bersih dan juga imunitas tubuh seseorang yang lagi menurun.

Baca Juga:  Daftar Harga Eceran Tertinggi 11 Obat untuk Covid, Termasuk Ivermectin

Oleh sebab itu, penderita HIV/AIDS, kanker, dan juga TBC mempunyai kerentanan yang tinggi terserang jamur pada organ paru. Seperti halnya diungkapkan dalam penelitian di RS Persahabatan Jakarta pada 2017 lalu.

Dalam penelitian itu disebutkan penderita HIV/AIDS, asma, dan TBC mempunyai tingkat keparahan yang tinggi ketika terkena jamur pada paru-parunya. Sehingga mereka harus dirawat intensif di ICU.

Baca Juga: SMA di Semarang Ini Diklaim Tertua dan Terluas di Indonesia

Selain itu, penderita Covid-19 juga mempunyai kerentanan yang tinggi terkena jamur pada organ paru. Hal ini dikarenakan imunitas penderita Covid-19 sedang menurun.

“Iya ini terjadi pada pasien yang memiliki daya tahan tubuh menurun. Pasien Covid-19 imunitasnya sedang menurun sehingga sangat mudah terkena jamur. Dan ini bisa membuat kondisi mereka semakin drop,” jelas dokter spesialis paru RSUD Dr Moewardi Solo, dr. Yusup Subagio Sutanto kepada Solopos.com beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Profil Rachmawati Soekarnoputri, Masa Kecilnya Diasuh Perempuan Solo

dr Yusup menambahkan berdasarkan data, 26 persen penderita Covid-19 di Jerman terpapar jamur pada paru-parunya. Sedangkan di Indonesia sendiri, hal ini belum terdeteksi karena penderita Covid-19 tidak dilakukan pengecekan dengan bronkoskopi.

“Kalau di Eropa pasti sudah ada. Tapi kalau di Indonesia belum dites. Soalnya kan pasien Covid-19 di negara kita jarang yang dibronkoskopi,” imbuh dia.

Baca Juga: Resep Tengkleng Kambing Enak Khas Solo, Cocok Buat Menu Iduladha

Kebersihan Kunci Terhindar dari Jamur Paru-paru

Faktor utama seseorang mudah terpapar jamur pada organ parunya adalah kebersihan lingkungannya. Salah satunya adalah menjamin sirkulasi udara di dalam ruangan mengalir dengan baik.

Ditakutkan di lingkungan yang tak bersih terdapat bakteri, kuman, dan lainnya yang bisa masuk ke tubuh manusia. “Bagaimana jamur bisa tumbuh di paru? Manusia menghirup spora dari udara secara tidak sengaja. Spora kemudian berubah menjadi ragi dan terjadi pembelahan sel dalam saluran napas,” kata dr Yusup.

Baca Juga: Cara Mengecek Akreditasi Kampus dan Prodi di BAN-PT, Untuk Pendaftaran CPNS 2021

Gejala yang kerap muncul jika paru-paru terserang jaur, adalah demam, batuk, sesak naps, nyeri dada hingga batuk darah. Gejala-gejala ini semakin berat jika menyerang pada orang yang memiliki imunitas rendah.

Beberapa orang yang memiliki imunitas renda dan rentan terpapar jamur pada parunya adalah, kanker darah, transplantasi sumsum tulang, HIV/AIDS, Diabetes melitus dan gagal ginjal. Kemudian, sirosis hati, lupus, TBC, asma, serta kanker paru.

Baca Juga: Benarkah Hubungan Suami Istri di Malam Jumat Adalah Sunah Rasul?

Untuk memeriksa paru-paru seseorang terkena jamur adalah dengan rontgen, CT scan dan juga bronkoskpi.

“Penegakkan diagnosis mikosis paru sulit hanya dengan pemeriksaan fisik. Sehingga harus dilakukan pemeriksaan penunjang, berupa radiologi rontgen dada atau CT scan dada, hasil laboratorium klinis tertentu, serta hasil pemeriksaan jamur sangat bermanfaat. Sampel jamur dapat diperoleh dari dahak yang
dibatukkan atau diambil dari bilasan tindakan teropong (bronkoskopi), darah jaringan hasil biopsi, cairan pleura atau cairan tubuh lainnya,” jelas dr Yusup.

Baca Juga:  Sebelum Meninggal, Mbak You Sempat Ramal Kapan Kematiannya

Pada kesempatan itu, dr Yusup mengatakan jika jamur pada paru-paru tak ditangani secepat mungkin bisa memperparah kondisi. “Dapat diobati, namun keterlambatan pengobatan akan menyebabkan kondisi serius,” tutup dia.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Duh! Pemotor Maling Celana Dalam Wanita, Netizen Malah Salahkan Pemilik

Si pelaku yang mengendarai motor jenis matic dan mengenakan helm menarik celana dalam wanita yang dijemur di depan rumah.

Berat Badan Tentukan Risiko Terkena Flu, Ini Penjelasannya

Sebenarnya, orang-orang dari semua kelompok umur sama-sama punya risiko terkena flu.

Profil Ika Masriana, Tiktoker yang Di-bully Gegara Tanda Lahir di Wajah

Berikut profil tiktoker Ika Masriana yang di-bully lantaran memiliki tanda lahir di wajahnya dan pernah disebut mirip monyet.

Salut! Demi ke Sekolah, Bocah Ini Lewati Laut dengan Styrofoam

Untuk menuju sekolah, seorang bocah diketahui memanfaatkan busa kotak putih atau styrofoam untuk menopang tubuhnya saat mengarungi laut.

Ngeden Ternyata Memicu Pendarahan Otak, Waspada!

Tips kesehatan kali ini membahas tentang efek mengejan yang bisa memicu pendarahan otak.

Cara Mudah Atasi Tabung Gas Mendesis atau Bocor

Tidak perlu panik bila menghadapi masalah tabung gas mendesis atau bocor. Berikut ini beberapa cara mengatasi masalah itu.

Ibu Positif Covid-19, Bolehkan Berikan ASI Eksklusif ke Buah Hati?

Diperlukan dukungan baik kepada ibu menyusui agar tetap memberikan ASI eksklusif kepada bayinya apa pun status kesehatan sang ibu.

Hari Paru Sedunia 2021, Momen Kampanye Kesehatan Paru

Kesehatan paru-paru dan saluran pernapasan masih menjadi perhatian dunia.

Setor Tunai Sampai Bikin 5 Teller Kerepotan, Jumlah Uangnya Bikin Warganet Halu

Alhasil sejumlah warganet pun mempertanyakan mengapa nasabah tersebut tak dilayani di loket khusus setoran tunai di atas Rp50 juta.

Dialami Tukul Arwana, Apakah Pendarahan Otak Bisa Sembuh?

Seperti dialami presenter Tukul Arwana, kira-kira apakah pendarahan otak bisa sembuh? Begini jawaban dari dokter.

Sering Minum Multivitamin Setiap Hari? Waspadai Efeknya

Tak sedikit orang berpikir bahwa minum multivitamin setiap hari bermanfaat untuk kesehatan tubuh mereka.

Viral! Formulir Pekerjaan Berisi Syarat Mesum, Disuruh Foto Tak Senonoh

Seorang pelamar kerja mendapatkan sesuatu yang tak wajar saat mengisi formulir, dia mendapati pertanyaan berbau pornografi.

Miris! Tiktoker Cantik ini Dibully Gegara Miliki Tanda Lahir di Wajah

Meski mempunyai wajah rupawan, Tiktoker Ika Masriana sering mendapatkan bully-an lantaran memilliki tanda lahir di mukanya.

Reaksi Wanita Ini Saat Dijodohkan dengan Tetangganya Viral di TikTok

Video wanita yang dijodohkan dengan tetangganya ini memperlihatkan momen pertama mereka bertemu.

5 Faktor Ini Tentukan Tingkat Keparahan Efek Traumatis Anak Korban Kekerasan Seksual

Namun efek traumatis yang dirasakan setiap anak korban seksual berbeda-beda, tergantung sejumlah faktor.