Awal 2018, Nilai Ekspor Jateng Capai Rp7,2 Triliun

Awal 2018, Nilai Ekspor Jateng Capai Rp7,2 Triliun

SOLOPOS.COM - Ilustrasi aktivitas ekspor melalui pelabuhan (JIBI/Bisnis Indonesia/Andi Rambe)

Nilai ekspor di Jawa Tengah (Jateng) mengalami peningkatan di awal 2018.

Solopos.com, SEMARANG – Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah (Jateng) mengalami prospek yang menjanjikan pada awal tahun 2018. Hal itu ditunjukkan dengan meningkatnya nilai ekspor di Jateng pada awal tahun ini dibanding tahun sebelumnya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng menyebutkan nilai ekspor Jateng pada Januari 2018 mencapai US$539,86 juta atau senilai Rp7,2 triliun. Jumlah itu lebih tinggi dibanding nilai ekspor Jateng pada bulan Desember 2017 yang berkisar di angka US$519,93 juta atau sekitar Rp7,02 triliun.

Besarnya nilai ekspor Jateng pada Januari 2018 itu juga lebih tinggi sekitar 13,26% dibanding bulan Januari tahun lalu, 2017, yang hanya mencapai US$64,70 juta atau sekitar Rp873,7 miliar.

Kepala Bidang Statistik Neraca Wilayah dan Analisis BPS Jateng, Samiran, mengatakan negara pangsa pasar utama ekspor Jateng selama bulan Januari 2018 adalah Amerika Serikat, Jepang dan Tiongkok.

Ekspor ke Amerika Serikat pada bulan Januari 2018 mencapai US$156,10 juta, sementara ke Jepang sekitar US$67,80 juta, dan ke Tiongkok mencapai US$38,74 juta. Peranan ketiga negara tersebut terhadap ekspor Jateng mencapai 48,66%.

"Jateng masih mengandalkan Amerika Serikat Jepang dan Tiongkok sebagai tujuan utama ekspor. Awal tahun nilai ekspor naik cukup banyak tentunya sangat menggembirakan. Jika ekspor meningkat, perekonomian pasti terdongkrak," ujar Samiran, Kamis (15/2/2018).

Sementara itu, ekspor Jateng ke negara-negara Asia Tenggara selama Januari 2018 mencapai US$47,09 juta atau berkontribusi sekitar 8,72%. Ekspor ke kawasan Uni Eropa mencapai US$65,35 juta atau berkontribusi sebesar 12,10%, sedangkan ekspor ke sembilan negara tujuan utama lain mencapai US$336,84 juta atau memberikan kontribusi sekitar 62,39%.

"Saat ini Jateng merupakan pasar potensial bagi investor untuk mengembangkan usahanya. Banyak juga pengusaha di Jawa Barat pindah ke Jateng sehingga ekspor meningkat,” imbuh Samiran.

Tekstil dan barang tekstil, kayu dan barang dari kayu serta bermacam barang hasil pabrik merupakan komoditas utama yang mempunyai nilai ekspor tertinggi selama periode Januari 2018.

Tekstil dan barang tekstil memberi andil sebesar 45,04%, kayu dan barang dari kayu menyumbangkan 15,63%, sedangkan barang hasil produksi pabrik atau industri memberi andil 12,05%. Nilai ekspor untuk ketiga kelompok komoditas ini pada bulan Januari 2018 masing-masing sebesar US$243,15 juta, US$84,38 juta, dan US$65,05 juta.

Berita Terkait

Berita Terkini

Kita Harus Menjadi Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu, 5 Mei 2021. Esai ini karya Ardian Nur Rizki, guru di Sekolah Indonesia Luar Negeri Johor Bahru, Malaysia.

BTS Jadi Bintang Tamu di "Friends: The Reunion," Begini Respons Penggemar

BTS jadi bintang tamu di Friends: The Reunion.

Mantap! TSTJ Solo Zoo Siapkan Wahana Makan Durian di Tepi Danau

Pengelola Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) atau Solo Zoo menyiapkan wahana baru makan durian di pinggir danau untuk menarik pengunjung pada Libur Lebaran 2021.

Korban Perahu Wisata Terbalik di Waduk Kedungombo Boyolali: 5 dari Juwangi, 4 Grobogan

Sebanyak sembilan orang menjadi korban kecelakaan perahu wisata terbalik di Waduk Kedungombo, Boyolali, Sabtu (15/5/2021).

H+2 Lebaran, 11.700 Kendaraan ke Jateng Dipaksa Putar Balik

Sebanyak 11.700 kendaraan dari wilayah Jawa Barat (Jabar) yang menuju Jawa Tengah (Jateng) harus putar balik  pada H+2 Lebaran, Sabtu (15/5/2021).

Patroli Objek Wisata Air Klaten, Polisi Tak Temukan Pelanggaran Protokol Kesehatan

Pengelola objek wisata air Klaten juga sudah menyiapkan alat pengeras suara untuk mengimbau ke seluruh pengunjung.

Arus Turun Wisatawan dari Tawangmangu dan Ngargoyoso Lancar

Arus turun kendaraan wisatawan dari Ngargoyoso dan Tawangmangu, Karanganyar terpantau lancar Sabtu (15/5/2021) sore.

Mas Abby Eks Napi Teroris Yang Kini Mahir Meracik Siomay, Jualan di Sukoharjo

Kristianto alias Mas Abby mantan anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Malang kini berjualan siomay di sekitar kediamannya di wilayah Sukoharjo.

Lalu Lintas Wonogiri Ramai, Mayoritas Keluar Kota

Lalu lintas di jalan raya Wonogiri pada H+2 Lebaran, Sabtu (15/5/2021) terpantau masih ramai, tetapi lancar. Kebanyakan kendaraan keluar dari Wonogiri.

649 Kendaraan Berpelat Nomor Luar Daerah Terpaksa Putar Balik di Prambanan

Sebanyak 649 kendaraan roda empat berpelat luar daerah harus putar balik selama berlangsung penyekatan pemudik arus balik di Prambanan, Klaten.

Wisatawan Luar Jateng yang Mencoba Masuk Lewat Karanganyar Terus Bertambah

Wisatawan dari luar Jawa Tengah yang mencoba masuk ke Karanganyar, Jateng semakin banyak pada H+2 Lebaran atau Sabtu (15/5/2021).

Overload! Perahu Wisata yang Terbalik di Waduk Kedungombo Boyolali Maksimal Angkut 12 Penumpang

Perahu wisata yang terbalik di Waduk Kedungombo, Boyolali, Sabtu (15/5/2021) kelebihan muatan karena maksimal mengangkut 12 penumpang.