Tutup Iklan
Avanza Nyemplung Sungai di Jumantono Karanganyar, Sopir Terluka
Warga menyaksikan mobil terperosok ke dalam sungai di Jembatan Jatisari, Sedayu, Jumantono, Karanganyar, Sabtu (7/1/20192). (Solopos-Candra Mantovani) 

Solopos.com, KARANGANYAR -- Mobil Toyota Avanza hitam yang dikendarai Maryono, warga Geneng, RT 001/RW 007, Kwangsan, Jumapolo, Karanganyar, terjun ke sungai sedalam tujuh meter di Jembatan Jatisari, Sedayu, Jumantono, Karanganyar, Sabtu (7/12/2019).

Pengemudi diduga tidak bisa mengendalikan kendaraannya saat perjalanan mengambil obat untuk anaknya.

Pantauan Solopos.com Sabtu pukul 10.30, mobil Avanza bernopol AD 8747 BF tersebut masih berada di sungai dan belum dapat dievakuasi. Mobil tersebut dalam kondisi rusak di atap, kaca, dan bumper depan.

Di lokasi tersebut juga dikerumuni oleh warga sekitar yang penasaran dengan kejadian tersebut.

Kakak ipar pengemudi, Widodo, 47, mengaku sebagai pemilik mobil yang dikemudikan oleh Maryono.

Widodo bercerita pada pagi hari Maryono bergegas pergi ke RSUD dr. Moewardi, Jebres, Solo, untuk menebus obat anaknya yang sedang sakit.

“Waktu kejadian saya di rumah. Itu mobil saya. Di dalam mobil itu cuma dia [Maryono] sendiri yang mau pergi ke rumah sakit mengambil obat. Tahu kalau dia kecelakaan dikabari tadi pagi pukul 09.00 WIB. Saya lalu langsung ke sini [lokasi],” ujar dia ketika dijumpai Solopos.com di lokasi kecelakaan.

Menurut Widodo, Maryono langsung dilarikan ke Klinik Pratama Kamila Husada di dekat lokasi kecelakaan. Maryono diketahui mengalami trauma fisik ringan dan sudah diperbolehkan pulang.

Dokter Klinik Kamila Husada yang menangani korban, Muhammad Irwanto, menjelaskan berdasarkan pemeriksaan, Maryono mengalami memar di dahi sebesar 3 milimeter dan luka di punggung bagian bawah.

“Tadi sudah diperiksa. Kalau dahi mungkin terbentur setir. Luka paling parah di punggung bagian bawah, kami khawatirnya tidak bisa jalan. Tapi setelah coba digerakan ternyata bisa. Berarti tidak parah. Kakinya baik-baik saja dan bisa digerakkan semua. Jadi hanya dikompres dan pereda rasa nyeri kemudian kami perbolehkan pulang,” ucapnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom

Pasang Baliho