Automasi dan Skill Shift Pekerja Masa Depan (Bagian 2)

Artikel ini ditulis Astrid Widayani, SS., SE., MBA, dosen Manajemen Stratejik Fakultas Ekonomi Universitas Surakarta, mahasiswa Doctoral Program Doctor of Business Administration, Business Transformation and Entrepreneurship-Business School Lausanne, Switzerland.

 Astrid Widayani (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Astrid Widayani (Istimewa)

Solopos.com, SOLO — The World Economic Forum telah merilis softskill yang dibutuhkan untuk angkatan kerja tahun 2025. Berikut lanjutan Top Skills yang harus dimiliki para pekerja masa depan dalam rangka menghadapi automasi dan skill shift saat ini:

3. Complex-Problem Solving

Problem atau permasalahan dapat diartikan sebagai gap antara keinginan dengan kenyataan. Di era serba cepat dan tidak pasti seperti saat ini, tentu banyak sekali hal-hal yang tidak terduga terjadi kepada kita yang akhirnya menyebabkan gap tersebut. Dari situlah maka muncul permasalahan yang harus kita cari solusinya. Permasalahan ini jauh lebih kompleks karena perubahan yang terjadi banyak yang terjadi di luar perkiraan kita.

PromosiMengenal S.G. Alan Thomas, Atlet Serba Bisa yang Prakarsai Piala Thomas

Maka, kita dituntut untuk bisa merespons segala permasalahan secara cepat dan tepat, serta mau tidak mau harus beradaptasi dan terus belajar menyelesaikan masalah kompleks. Keahlian ini biasa dikenal dengan istilah complex problem solving.

astrid widayani
Astrid Widayani. (Istimewa)

Complex Problem Solving adalah proses kompleks yang membutuhkan keterampilan kognitif dan intuitif yang digunakan untuk mengidentifikasi hingga menyelesaikan masalah. Lalu, apa saja tahapan untuk melatih keterampilan complex problem solving?

  • Identifikasi permasalahannya dengan mencari penyebabnya.
  • Pertimbangkan dampak/risiko yang diakibatkan dari permasalahan tersebut.
  • Brainstorm solutions, atau mencari alternatif solusi yang bisa dilakukan dengan teamwork, creativity, dan critical thinking serta mempertimbangkan dampak dari solusi tersebut.
  • Setelah memilih solusi yang paling efektif, implementasikan perencanaan yang telah dilakukan dan persiapkan diri akan perubahan dengan menyiapkan solusi alternatif.

Kemampuan complex problem solving akan membantu kita dalam menyelesaikan berbagai masalah di pekerjaan, bisnis, akademik dan kehidupan sehari-sehari. Keterampilan ini sangat diperlukan khususnya bagi orang-orang yang bekerja dalam industri kreatif dan pemberdayaan manusia. Complex problem solving akan menjadi skill penting dalam menghadapi segala perubahan di masa depan.

4. Creativity, Originality, Initiative

Creative thinking atau berpikir kreatif adalah kemampuan berpikir yang dimiliki individu dan dapat mengarahkan individu pada pemikiran atau ide baru. Dengan berpikir kreatif, setiap individu maupun semua anggota dalam organisasi dapat mencari cara untuk mengatasi masalah serta mencegah tidak mengulangi kesalahan yang sama terulang kembali di kemudian hari.

Setiap manusia memiliki cara mereka masing-masing untuk menyelesaikan masalah, mengemas ide bahkan menciptakan inovasi. Tetapi hal yang berbeda akan terjadi pada orang-orang yang memiliki kemampuan kreativitas yang tinggi, mereka akan menemukan cara-cara yang tidak biasa atau out of the box.

Jadi bisa dikatakan kreativitas merupakan kemampuan seseorang untuk menyelesaikan atau merealisasikan ide dengan menggunakan sudut pandang yang berbeda dari orang lain atau cara sebelumnya.

Cara baru atau karya baru inilah yang disebut dengan inisiatif yang bersifat original. Sebuah karya atau ide yang original mampu menciptakan added value yang dikenal dengan nilai lebih. Maka pada akhirnya kreativitas, originalitas, dan iniasiatif menjadi perpaduan softskill yang tidak terpisahkan satu sama lain. Apapun ide atau karya baru yang ingin kita buat, mulailah berani inisiatif untuk menciptakannya dengan mengembangkan keterampilan berpikir kreatif.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

5 Abad Perjalanan Panjang Inggris Legalkan LGBT Melalui Reformasi Hukum

+ PLUS 5 Abad Perjalanan Panjang Inggris Legalkan LGBT Melalui Reformasi Hukum

UU Buggery yang disahkan parlemen Inggris pada masa pemerintahan Henry III pada 1533 menyatakan homoseksual merupakan perbuatan ilegal. Lima abad kemudian, tepat pada 17 Juli 2013, Inggris melegalkan pernikahan sesama jenis melalui reformasi undang-undang.

Berita Terkini

Apem, Kolak, dan Ketan

Pura Mangkunegaran bikin gebrakan kecil. Beberapa paket wisata disajikan untuk masyarakat umum. Antara lain paket kuliner khas Pura berupa apem, kolak pisang dan ketan.

Kue Ekonomi Lebaran

Lebaran tahun ini menjadi evidence alias bukti yang nyata. Mudik bukan sekadar perjalanan spiritual menengok kampung leluhur atau sungkem kepada orang tua, melainkan juga menjadi manifestasi geliat ekonomi wisata yang nyata.

Adil dalam Pikiran dan Perbuatan

Sekarang ini, orang cenderung menyukai informasi atau pendapat yang memperkuat keyakinan atau nilai-nilai mereka sebelumnya. Mereka mengabaikan bukti-bukti baru yang berbeda dengan keyakinannya.

Saling Menguatkan, Saling Memulihkan

Lebaran tahun ini, ada kebahagiaan membuncah. Kerinduan panjang tak bersua bakal terobati.

Mudik, Rohali, dan Rojali

Bayangkan perputaran uang yang tercipta dari sekitar 85 juta orang itu. Tentu tidak sedikit. Apalagi, dua tahun sudah agenda mudik ini tidak dilakukan. maria.benyamin@bisnis.com 

Hukum Cagar Budaya dan Agraria

Bagimana untuk mencegah terjadinya perusakan bangunan, struktur, situs cagar budaya terkait keberadaan masyarakat yang menempatinya? Tentu saja harmonisasi hukum antara UU Cagar Budaya dan UU Agraria perlu dijalankan.          

Surga Kuliner

Keunggulan kuliner Solo bukan muncul tiba-tiba, melainkan berakar dan bertumbuh seiring perkembangan kota.

Menjadi Ekalaya

Pandemi telah berlangsung lebih dari dua tahun. Learning loss pun sudah tampak.

Moderasi dalam Keluarga Beda Agama

Untuk mengakhiri perdebatan dan sengkarut pernikahan beda agama ini, seluruh elemen bangsa membangun sinergi, bergandengan tangan, bahu-membahu untuk menegakkan hak dan prinsip kebebasan beragama.

Vandalisme Keraton Kartasura

Selama ini, saya rasa terdapat pemahaman keliru dalam memaknai “ibu kandung” Keraton Kasunanan Surakarta, Keraton Kasultanan Yogyakarta, Pura Mangkunegaran, dan Pura Paku Alaman tersebut.

Digital Entrepreneurship: Kewirausahaan di Era Digital

Dari semua aktivitas digitalisasi dalam prinsip digital entrepreneurship perlu dipahami bahwa implementasinya tidak bergantung sepenuhnya pada hal yang berkaitan dengan teknologi atau digital.

Amerika Polah, Ekonomi Dunia Kepradah

Mungkin hari ini dalam konteks geopolitik dan geoekonomi global, analogi itu bisa dipakai. Amerika polah, ekonomi dunia kepradah.

Perangnya Amerika Serikat, Krisis Ganda bagi Dunia

Yang bikin pusing Indonesia, Amerika juga mengancam "boikot" KTT G-20 akhir tahun ini, bila mengundang Presiden Rusia Vladimir Putin. Begitu kira-kira.

Saling Menguatkan, Saling Memulihkan

Momentum mudik Lebaran 2022 menjadi momentum untuk saling menguatkan saling memulihkan. Tulisan opini ini juga dimuat di rubrik Selasar Koran Solopos

Hilang Tanpa Coretan

Apakah kematian bisa diartikan sebagai ketidakadaan? Bisakah ada dan tidak ada hadir dalam satu waktu?

KK untuk Pasangan Nikah Siri

Mengulas kartu keluarga untuk pasangan yang melakukan nikah siri, Muh. Nursalim dalam artikel opini Koran Solopos edisi 18 Oktober 2021 menawarkan karya tulis berjudul KK untuk Pasangan Nikah Siri. Nursalim adalah ketua Bidang Kajian Hukum Islam Asosiasi Penghulu Republik Indonesia Jateng dan ketua Komisi Kajian MUI Kabupaten Sragen.