Aturan Liga Italia Saat Covid-19, Protes Pemain ke Wasit Harus Jarak Jauh
Pertandingan pekan ketujuh Liga Serie A Italia musim 2019-2020 antara Inter Milan dan Juventus di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Italia, Senin (7/10/2019) dini hari WIB. (Reuters-Daniele Mascolo)

Solopos.co, TURIN — Otoritas Liga Italia menyiapkan banyak protokol kesehatan dan keselamatan untuk kembali menjalani kompetisi musim ini di tengah pandemi Covid-19. Salah satu hal yang diatur lebih ketat yakni cara pemain protes pada wasit.

Para penggawa tim diperintahkan tidak memprotes sang pengadil lapangan dari jarak dekat. Kalaupun harus melancarkan protes, pemain harus melakukannya dengan jarak 1,5 meter dari perangkat pertandingan.

Waduh 1.964 Keluarga di Karanganyar Batal Terima BLT Dana Desa, Kenapa?

Sejumlah aturan terkait “new normal” di Liga Italia kini tengah difinalisasi jelang pertandingan di tengah pandemi Covid-19. Seri-A berencana menggelar kembali kompetisi pada 13 atau 20 Juni 2020 mendatang.

Dilansir Football Italia, Jumat (22/5/2020), Seri-A memiliki draft protokol setebal 36 halaman untuk digodok. Sejumlah poin yang akan dibahas mulai soal katering, media, penempatan pemain pengganti di tribune, pertukaran maskot, pelarangan jabat tangan, sesi foto tim, sampai larangan protes pada wasit.

Aturan soal protes pada wasit menjadi poin yang paling menarik perhatian. Kini para pemain hanya boleh melakukan protes minimal dalam jarak 1,5 meter dari posisi wasit. Adapun ritual foto tim sebelum pertandingan juga diusulkan dihilangkan.

Kabar Gembira! Dinyatakan Sembuh, 7 Pasien Covid-19 di Sragen Bisa Lebaran di Rumah

Sedangkan katering pemain hanya boleh disediakan juru masak masing-masing klub. Awak media pun bakal terkena dampak aturan “new normal”. Mereka harus melakukan serangkaian tes sebelum bisa masuk stadion.

Lampu Hijau dari Pemerintah

Seri-A sendiri menjadi salah satu liga elite Eropa yang belum memiliki kejelasan soal berlanjutnya kompetisi. Pemerintah Italia kabarnya bakal ketok palu pekan depan mengenai jadwal kick off di masa pandemi. Pekan ini para pemain mulai dibolehkan berlatih secara normal di ruang terbuka.

Klub-klub sebelumnya sudah sepakat melanjutkan 12 pekan tersisa menyusul penangguhan kompetisi sejak 12 Maret 2020. Menteri Olahraga Italia, Vincenzo Spadafora, berencana membicarakan kelanjutan musim pada 28 Mei 2020.

Terupdate! Kasus Covid-19 di Sukoharjo Tambah 1 dari Sidorejo Bendosari

“Saya rasa kami punya semua data yang kami butuhkan, untuk memutuskan apakah liga akan diteruskan dan kapan waktunya,” ujarnya. Saat Seri-A dihentikan, Juventus memimpin klasemen dengan 63 poin dari 26 laga, unggul satu poin atas Lazio.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho