Aturan Baru Diterapkan di Disneyland Jepang Setelah Dibuka, Pengunjung Dilarang Berteriak!
Disneyland (Istimewa/Bisnis.com)

Solopos.com, JAKARTA -- Pengelola Disneyland Jepang membuat aturan baru yang diterapkan begitu taman hiburan itu dibuka. Aturan baru itu adalah larangan berteriak.

Asosiasi taman hiburan besar, yang mewakili operator Tokyo Disneyland dan Universal Studios Jepang, meluncurkan “pedoman” baru bagi para pencari sensasi. Aturan baru tersebut seperti pemeriksaan suhu di pintu masuk, masker wajah yang diperlukan dan peningkatan langkah-langkah sanitasi.

Tetapi beberapa aturan mungkin tidak cocok untuk tempat semacam Disneyland. Dilansir Bisnis.com dari New York Post, Jumat (29/5/2020), pedoman itu salah satunya meminta pengunjung agar menahan diri dari berteriak atau menjerit. Sulit membayangkan tidak ada teriakan kala asyik menjajal wahana seru nan menegangkan di taman bermain itu.

SBBI Di Mata Pemegang Merek: Tolok Ukur Produk Diterima Konsumen Soloraya

"Di roller coaster dan atraksi gaya angkut lainnya ... Mintalah tamu mengenakan topeng, dan mendesak mereka untuk menahan diri dari berteriak atau menjerit," demikian pedoman yang dirilis oleh Asosiasi Taman Bertema Jepang dan Jepang Barat.

Asosiasi itu terdiri atas lebih dari 30 operator taman hiburan di seluruh negeri. Aturan lain mengharuskan pengunjung tidak menyentuh atau memeluk selama di taman hiburan. Selain itu, mereka meminta staf untuk membuat percakapan singkat dengan pengunjung.

Komunikasi dengan Isyarat Mata dan Gerakan

"Sebagai gaya baru layanan pelanggan, bahkan ketika Anda mengenakan topeng, Anda dapat menggunakan kombinasi mata tersenyum, gerakan tangan, dll. untuk berkomunikasi dengan pengunjung," dikutip dari salah satu aturan.

Susi Pudjiastuti Jualan Kaus, Malah Dihujat karena Kemahalan

Taman hiburan utama di Jepang telah ditutup sejak Februari 2020 untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19. Untuk bersiap membuka kembali, asosiasi merilis "Pedoman untuk Mencegah Penyebaran Infeksi Novel Coronavirus" pada akhir Mei 2020.

Sementara itu, taman hiburan Shanghai Disneyland dibuka kembali awal Mei 2020 dengan beberapa perubahan aturan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Waduh, Pembeli Berdesak-desakan Demi Belanja Emas di Sukoharjo

Pengunjung sekarang diharuskan memakai penutup wajah dan pemeriksaan suhu yang dilakukan di pintu masuk taman. Tak hanya itu, operator membatasi jumlah tamu yang diizinkan masuk hanya 30 persen dari kapasitas normalnya.

Aturan lain di taman hiburan itu adalah para pengunjung juga diberikan waktu masuk untuk meminimalkan jumlah orang yang menunggu masuk.

Sementara itu, aturan taman hiburan juga mengatur jaga jarak. Untuk mengatur jarak tikar warna-warni telah ditempatkan di tanah. Tikar tersebut guna menunjukkan di mana para tamu harus berdiri sambil menunggu dalam antrian pertunjukan.

Sumber: Bisnis.com


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho