Aturan Bantuan Rp2,4 Juta untuk 12 Juta UMKM Dirilis Pekan Depan, Ini Bocorannya
Ilustrasi bantuan UMKM (Reuters)

Solopos.com, JAKARTA -- Ketua Pelaksana KPCPEN Erick Thohir mengatakan aturan mengenai bantuan Rp2,4 juta kepada 12 juta pelaku UMKM akan dirilis 1-2 pekan ke depan.

Bantuan bagi UMKM ini diharapkan membantu mereka kembali bangkit setelah terkena dampak pandemi Covid-19. Program bantuan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) produktif itu adalah bagian program pemulihan ekonomi nasional.

Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) tersebut menjelaskan ada tiga program yang dijalankan pemerintah untuk mengatasi kemerosotan ekonomi.

Buku Mencurigakan Berisi Rakitan Elektronik Ditemukan Pemulung di Wonogiri, Bom?

Dua di antaranya adalah Indonesia Bekerja dan Indonesia Tumbuh. Lewat dua program itu, bersama penanganan kesehatan melalui Indonesia Sehat, dia ingin ekonomi lekas bangkit.

Erick saat berdiskusi di kantor Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Jakarta, Senin (10/8/2020), mengatakan program Indonesia Bekerja meliputi bantuan UMKM produktif.

"Dalam Indonesia Bekerja, ada bantuan UMKM produktif mudah-mudahan satu-dua minggu ini diumumkan 12 juta untuk mikro retail akan dibantu Rp2,4 juta, kurang lebih Rp 28,8 triliun," kata Erick sesuai rilis yang diterima Solopos.com, Selasa (11/8/2020).

Tegas! Bakar Hutan di Sukoharjo Terancam Dipidana

Diarahkan ke Padat Karya

Selain bantuan untuk UMKM, ada Bantuan Kredit dan Subsidi Bunga UMKM, subsidi gaji melalui BPJSTK, penyaluran bantuan untuk Prakerja, dan Bantuan Sosial Tambahan. Ada lagi subsidi listrik untuk kelompok berpenghasilan rendah dan relaksasi abodemen listrik serta penyaluran kredit untuk usaha informal.

Program lainnya adalah padat karya pangan oleh Kementan, Perikanan, PUPR dan Program padat karya Pedesaan dalam rangka peningkatan produktivitas pangan. Kemudian, program irigasi, embung, jalan, pertanian, pembangunan desa, dan yang terakhir program percepatan penyerapan tenaga kerja.

Jokowi: Vaksin Anti Virus Corona Januari 2021 Siap

Presiden Joko Widodo (Jokowi), kata Erick, juga mendorong peningkatan program padat karya, selain bantuan UMKM. Jokowi memutuskan beberapa program strategi nasional di sejumlah kementerian menjadi padat karya.

Pemerintah juga memiliki sejumlah strategi dalam mendorong pertumbuhan dengan meningkatkan perdagangan dari sektor maritim. Strategi itu di antaranya dilakukan dengan melebarkan sasaran ekspor.

"Ada dua negara yang pertumbuhan ekonomi dan kelas menengahnya terus naik yaitu Kuwait dan India. Itu kita suplai apa yang jadi kebutuhan, jangan ke Eropa terus," urai dia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom