Tutup Iklan

Atlet Petanque UTP Solo Bawa Jateng Raih Emas di Kejurnas

Atlet Petanque UTP Solo Bawa Jateng Raih Emas di Kejurnas

SOLOPOS.COM - Martono (paling kiri) dan Fitri Devi (paling kanan), dua mahasiswa Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Solo menunjukkan medali yang diraih pada ajang Kejurnas Petanque di Debes, Tabanan, Bali, Sabtu (30/9/2017). (Istimewa)

Kontingen Jawa Tengah meraih dua medali emas di ajang Kejurnas Pentaque.

Solopos.com, BALI — Jawa Tengah (Jateng) memborong dua emas dan satu perak di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Petanque di Debes Tabanan, Bali, Sabtu (30/9/2017).

Dua emas yang dibawa pulang tim Petanque Jateng itu diraih dari nomor ganda putri dan beregu putra. Sementara satu perak diraih dari nomor ganda campuran. Nomor ganda putri bermaterikan pemain dari Universitas Negeri Semarang (Unnes). Sedangkan nomor beregu putra dan ganda campuran merupakan kolaborasi dari Unnes dan Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Solo.

“Di nomor beregu putra ada mahasiswa kami bernama Martono. Di nomor ganda campuran ada mahasiswa kami bernama Fitri Devi,” jelas tim pelatih Petanque UTP, Imron, kepada Solopos.com, Minggu (1/10/2017).

Fitri Devi sebelumnya pernah mewakili Jateng di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016. Namun, kala itu cabang olahraga (cabor) petanque baru diujicobakan sehingga perolehan medali tidak masuk perhitungan dalam penentuan juara umum. Imron berharap Martono bermain konsisten sehingga dia bisa menjadi pilihan utama di tim petanque Jateng dalam mengikuti setiap kejuaraan.

Tim Petanque UTP bakal berangkat ke Makasar untuk mengikuti Pekan Olahrahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) 2017 pada 14 Oktober 2017 mendatang. Terdapat tiga atlet dari UTP yang bakal mengikuti kejuaraan ini. Cabor petanque siap dimainkan pada ajang Pra Porprov Jateng pada 30 Oktober-2 November mendatang di Solo.

Hasil di kejuaraan ini akan jadi tolok ukur keberhasilan tim petanque Solo di ajang Porprov Jateng pada 2018 mendatang. Cabor petanque akan dipertandingkan untuk kali pertama di Porprov Jateng 2018. Bila pada PON 2016, cabor petanque baru diujicobakan, pada PON 2020 di Papua, cabor petanque siap dipertandingkan.

Berita Terkait

Berita Terkini

Kronologi Munculnya Klaster Takziah Covid-19 di Kabupaten Pasuruan

Satgas Covid-19 Kabupaten Pasuruan menemukan klaster takziah di Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen. Ada 21 orang positif terpapar Covid-19.

Begini Perketatan Aktivitas Masyarakat Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali melakukan perketatan aktivitas masyarakat selama masa PPKM Skala Mikro.

Sinyal Ferdinand Sinaga Merapat ke Persis Solo

Seorang sumber Solopos.com menyebut peluang Ferdinand merapat ke Persis mencapai 90%.

3 Zodiak Ini Konon Insan Paling Kreatif

Dalam urusan kreativitas, ada beberapa orang yang bingung dengan idenya, namun ada yang mudah mewujudkan layaknya zodiak insan kreatif.

Persika Karanganyar 0-1 Persis Solo: Assanur Rijal Akhirnya Pecah Telur

Setelah nihil gol di empat laga uji coba awal klub, Rijal Torres akhirnya pecah telur saat Persis beruji coba melawan Persika Karanganyar

Ngeri! Tabrak Pikap Pengendara Motor Tewas Terlindas Tronton

Kecelakaan itu terjadi antara pengendara sepeda motor Honda Vario dengan mobil Grand Max pikap dan truk tronton

Waduh! Stok Oksigen Menipis, RSUD Sragen Ketir-Ketir

RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen dibuat ketir-ketir dengan kondisi stok oksigen untuk pasien Covid-19 yang menipis.

8 Vaksin & Obat Covid-19 Ini Paling Laris

Bagi kaum skeptis, datangnya pandemi virus corona berati kesempatan bagi para penyedia obat-obatan dan vaksin pencegah Covid-19.

Target Vaksinasi Covid-19 di Jepang Terlampaui, Ini Kiatnya…

Jepang menuntaskan target vaksinasi Covid-19 melalui kerja keras memenuhi target, yakni mewujudkan sampai satu juta dosis vaksin setiap hari. 

Parah! Mau Diberi Masker, Pria Kulonprogo Malah Memukul Polisi

WW, 46 tahun warga Kulonprogo ditangkap setelah memukul Kanit Binmas Polsek Pandak, Ipda Tetepana yang hendak memberinya masker.

Tuan Rumah Liga 2: Sriwijaya FC Berencana Mundur, Persis di Atas Angin

Jika Sriwijaya FC benar-benar mundur, tinggal enam klub yang mengajukan markasnya sebagai tuan rumah babak awal Liga 2.

Tikus Duduki Australia, Napi Diungsikan

Populasi tikus di Australia tidak terkendali dan menduduki benua hingga mendesak manusia sehingga narapidana diungsikan.