Atlet difabel asal Jateng, Karisma Evi Tiarani (kedua dari kanan), bersama dua rekannya berfoto bersama Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, di Kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang, Senin (18/11/2019). (Semarangpos.com-Humas Pemprov Jateng)

Solopos.com, SEMARANG — Kisah inspiratif kali ini datang dari seorang penyandang difabel asal Jawa Tengah (Jateng), Karisma Evi Tiarani. Meski memiliki kekurangan pada fisiknya, Karisma mampu mengukir prestasi dengan meraih medali emas sekaligus memecahkan rekor pada ajang Kejuaraan Dunia Para-Atletik di Dubai, Uni Emirate Arab (UEA), 7-15 November 2019.

Prestasi Karisma ini pun menyita perhatian Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. Orang nomor satu di jajaran Pemprov Jateng itu bahkan meluangkan waktu guna menemui Karisma di ruang kerjanya, Senin (18/11/2019).

Tidak sendiri, Karisma didampingi dua atlet difabel lainnya, Sapto Yugo, peraih medali perunggu di ajang yang sama dan Tara, peraih medali emas dalam ajang Pekan lainnya, yakni Sapto Yugo, peraih medali Perunggu dalam ajang yang sama dan Tara, peraih emas dalam Pekan Parlympic Pelajar Nasional (Pepapernas) 2019, menemui Ganjar.

"Oh ini to yang kemarin viral. Selamat ya. Kamu hebat. Ada videonya tidak, sini saya lihat," kata Ganjar kepada Karisma.

Karisma pun langsung mengeluarkan handphone untuk menunjukkan video detik-detik dirinya menjuarai ajang lomba lari 100 meter di Kejuaraan Dunia Para-Atletik 2019. Sambil manggut-manggut, Ganjar terpukau dengan aksi Karisma.

"Kamu pakai dukun nggak ini, kok larinya cepat sekali," candanya.

Suasana akrab dan penuh bahagia terjadi dalam pertemuan itu. Tak puas-puas, Ganjar mengucapkan selamat kepada atlet-atlet asal Jateng itu yang berhasil membawa nama harum Indonesia di kancah dunia.

"Mereka luar biasa, bisa menjuarai event kelas dunia. Tentu akan kami dorong terus untuk meraih prestasi hebat selanjutnya. Akan kita siapkan di event terdekat, yakni Asean Paragames di Filipina dan Olympiade Paralympik di Tokyo tahun depan. Mudah-mudahan mereka bisa berprestasi,” ujar Ganjar.

Ganjar menambahkan, pencapaian ketiga atlet difabel itu tak hanya membanggakan Jateng dan Indonesia. Tapi juga memberikan inspirasi bagi anak-anak penyandang disabilitas lain.

Sementara itu, Karisma mengatakan sangat bangga dapat meraih prestasi hebat itu. Dirinya tidak menyangka, berhasil meraih medali emas dan memecahkan rekor dunia sebelumnya.

"Tidak menyangka, karena lawannya lebih senior dan sudah berpengalaman mengikuti ajang ini. Saya baru pertama kali," kata Karisma yang mengaku menekuni dunia atletik sejak 2014 itu.

Penyandang tunadaksa itu optimistis bisa meraih prestasi hebat lain dalam ajang selanjutnya. Saat ini, Karisma tengah bersiap menghadapi Asean Paragames dan Olympiade Paralympik.

"Tahun depan bersiap mengikuti ajang itu. Mudah-mudahan bisa meraih prestasi terbaik," imbuh putri kedua pasangan Riyanto dan Istikomah ini.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten