Atasi Kecanduan, PUBG Tambah Fitur Batasan Durasi Bermain

Pengembang gim ponsel Player Unkonwn Battlegrounds atau lebih sering dikenal PUBG mulai mengembangkan beberapa fitur baru.

Atasi Kecanduan, PUBG Tambah Fitur Batasan Durasi Bermain

SOLOPOS.COM - Peserta bermain game online PUBG pada acara Spirit of Millennials Games Day 2018 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, Kamis (13/12/2018)./JIBI-Nurul Hidayat

Solopos.com, JAKARTA – Pengembang gim ponsel Player Unkonwn Battlegrounds atau lebih sering dikenal PUBG mulai mengembangkan beberapa fitur baru sebagai upaya mengatasi masalah yang beberapa waktu belakangan ini mendera perusahaan.

Pada pekan lalu, sebagaimana diberikan oleh Reuters, 10 siswa di India ditangkap karena bermain PUBG yang telah dilarang di negara tersebut.

Pihak otoritas setempat menyebut, larangan bermain PUBG didasari oleh dampak yang dihasilkan dari gim kepada penggunanya cenderung negatif, seperti penyebaran sifat kekerasan kepada orang lain.

Untuk mengatasi hal tersebut, seperti dilansir dari Android Authority, Minggu (24/3/2019) PUBG mulai mengembangkan fitur batasan harian untuk bermain PUBG di India, yakni maksimal selama 6 jam. Setelah itu, PUBG mobile akan keluar secara otomatis.

Jika pemain berupaya untuk kembali masuk ke dalam aplikasi, akan muncul sebuah peringatan yang memberitahu pemain untuk kembali login pada pukul 05:30 waktu setempat.

Selain itu, upaya lain yang dilakukan adalah meminta verifikasi usia dengan pemain yang diperbolehkan bermain PUBG mobile yaitu 18 tahun.

Namun demikian, fitur-fitur tersebut masih dalam tahap uji coba. Tencent, selaku distributor gim PUBG belum membuat pengumuman resmi mengenai pembatasan bermain selama 6 jam ataupun tentang verifikasi usia.

Apabila aturan ini diterapkan, banyak pihak menilai akan membuat kesal para pemain. Meski begitu, kebijakan tersebut juga dinilai lebih baik dibandingkan larangan secara langsung yang menyebabkan gim PUBG tidak boleh dimainkan sama sekali.

Sementara, gim bergenre battle royale sejenis lainnya seperti Fortnite buatan besutan Epic Games dan Apex Legends besutan Electrnics Arts tidak mendapat larangan di India. Hal ini ditengarai karena dua gim tersebut belum banyak dimainkan di negara Bolywood tersebut.

Berita Terkait

Berita Terkini

Ulama Golkar: Saatnya Pak Airlangga Jadi Presiden

Sebagai Ketua Umum Partai Golkar yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, kemampuan Airlangga untuk memimpin Indonesia tidak perlu diragukan lagi.

Perawat RSUD Bung Karno Solo Tengah Hamil 7 Bulan Meninggal Positif Covid-19, Begini Kronologinya

Perawat RSUD Bung Karno Solo meninggal dunia dalam kondisi hamil tujuh bulan dan terkonfirmasi positif virus coron, Minggu (1/8/2021).

Pemindahan Pasien Covid-19 Klaten ke Donohudan

47 Warga Klaten Sembuh Setelah Menjalani Isolasi di Donohudan Warga terkonfirmasi positif Covid-19 diantar menjalani isolasi di tempat isolasi terpusat Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Minggu (1/8/2021).

Spesifikasi Realme GT Master Explorer, Ponsel Mewah yang Terinspirasi dari Koper

Realme GT Master Explorer hadir dengan spesifikasi gahar dan desain menarik yang terinspirasi dari bentuk koper.

Kepatuhan Lapor SPT Pajak di Kanwil DJP Jateng Capai 77,58%

Tingkat kepatuhan penyampaian surat pemberitahuan (SPT) tahunan tahun pajak 2020 di lingkup Kantor Kanwil DJP Jawa Tengah II mencapai 77,58%.

Pedagang Berjualan di Ruang Isolasi Covid-19, Rumah Sakit Mengaku Kecolongan

Saat pedagang masuk petugas rumah sakit RSU Manado Medical Center disibukkan dengan peningkatan pasien Covid-19.

Mantap Lur! Ada 20.000 Dosis untuk Vaksinasi Suporter Persis Solo

Sebanyak 20.000 dosis vaksin Covid-19 bakal didistribusikan dalam program vaksinasi suporter Persis Solo di Stadion Manahan, Solo, 14 Agustus 2021.

Innalillahi, Perawat RSUD Bung Karno Solo Yang Tengah Hamil Meninggal Positif Corona

Seorang perawat RSUD Bung Karno Solo yang tengah hamil meninggal setelah terkonfirmasi positif virus corona.

Bikin Miris, Varian Delta Telah Menyebar ke Hampir Seluruh Pelosok Indonesia

Laporan tersebut patut menjadi perhatian bersama mengingat potensi penularan varian baru corona di Indonesia masih sangat tinggi.

Duh, Minta Sertifikat Vaksinasi, Mahasiswa Malah Kena Bogem Satpam GBK

korban sempat diintimidasi untuk tidak melaporkan kasus ini ke aparat kepolisian. 

Sopir Truk Bermuatan Susu Meninggal Mendadak di Jalan Tol Sragen

Sopir truk bermuatan susu Sukamto, 42, warga Salatiga, meninggal mendadak dalam perjalan di jalan tol, tepatnya di km 544 B, Sambungmacan, Sragen.

50 Persen Pedagang Pasar Ir Soekarno Sukoharjo Pilih Tak Jualan, Ini Alasannya

Separuh atau 50% pedagang Pasar Ir Soekarno Sukoharjo memilih tak berjualan selama PPKM darurat hingga PPKM Level 4.