Pengemudi becak melintas di kawasan Kota Lama Semarang, Jateng, Senin (29/1/2018). (JIBI/Solopos/Antara/R. Rekotomo)

Solopos.com, SEMARANG — Kawasan Kota Lama Semarang saat ini telah menjelma sebagai salah satu destinasi wisata di Jawa Tengah (Jateng). Hal itu tak terlepas dari proses revitalisasi yang digalakkan pemerintah di Kota Lama Semarang.

Kendati demikian, proses revitalisasi di Kota Lama Semarang rupanya belum sepenuhnya tuntas. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, menyebut proses revitalisasi di Kota Lama Semarang masih akan dilanjutkan.

Proses revitalisasi tahap dua yang menguras Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sekitar Rp60 miliar itu akan difokuskan untuk membangun sistem drainase di Kota Lama seperti polder dan pompa untuk mengantisipasi terjadinya banjir maupun rob.

“Untuk revitalisasi tahap kedua saat ini sudah jalan. Anggarannya Rp60 miliar. Kalau yang tahap satu kemarin Rp170 miliar, jadi totalnya Rp230 miliar,” ujar Basuki saat mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke Kota Lama, Semarang, Senin (30/12/2019).

Basuki berharap pengerjaan revitalisasi tahap kedua bisa segera diselesaikan pada tahun 2020. Hal itu supaya Kota Lama bisa segera dinikmati secara maksimal dalam kondisi apa pun, baik musim penghujan maupun musim kemarau.

Sementara itu, disinggung kondisi Kota Lama Semarang saat ini, Basuki mengaku sudah cukup baik. Hanya saja, menurutnya masih ada beberapa catatan yang perlu dibenahi agar kawasan cagar budaya itu terlihat lebih cantik.

“Sudah relatif baik, cuma tadi saran dari Pak Wishnutama [Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif] agar mengganti lampu jalan dengan warna kuning. Kami akan coba pikirkan,” ujar Basuki.

Pernyataan senada juga disampaikan Wishunatama yang menilai pembangunan di Kota Lama Semarang berjalan cukup baik. Meski demikian, Wishnutama menilai perlu dilakukan langkah inovasi dari pihak pengelola agar Kota Lama lebih banyak menarik wisatawan.

“Sudah baik, mungkin yang perlu ditambah diperbanyak event dan dihidupkan resto-restonya. Selebihnya sudah bagus,” ujar Wishnutama.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten