Atap tiga ruang kelas di MTs Muhammadiyah 7 Klego ambruk karena terkena angin beberapa hari lalu, Jumat (6/12/2019). (Solopos/ Tamara Geraldine)

Solopos.com, BOYOLALI - Atap ruang kelas MTs Muhammadiyah 7 Klego di dukuh Wates Barat, Desa Bade, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali, ambruk pada Selasa (2/12/2019). Ambruknya atap ruang kelas tersebut disebabkan angin kencang beberapa hari lalu.

Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MTs Muhammadiyah 7 Klego, Ihsan Setyadin, mengatakan masyarakat desa, donatur, serta pihak sekolah akan bekerja sama memperbaiki atap bangunan yang rusak. Bantuan tersebut akan dibelanjakan untuk material bangunan.

“Kerangka bangunan ada yang ringsek ke bawah dan menghancurkan beberapa inventaris kelas. Sebelum terkena angin bangunan MTs Muhammadiyah 7 Klego memang sudah lapuk dimakan usia. Beruntung ambruknya ruang kelas itu terjadi setelah pembelajaran sekolah sehingga tidak menelan korban jiwa,” kata Ihsan saat ditemui Solopos.com, Jumat (6/12/2019).

Kondisi ini sangat mengganggu proses belajar mengajar. Ihsan menyebut siswa dari tiga kelas harus melakukan pergantian ruangan. "Karena kekurangan ruang kelas, siswa terpaksa harus bergantian masuk sekolah. Selain itu saat ini siswa sedang melaksankan ujian semester, untuk jam pertama mulai dari pukul 07.00 WIB – 09.00 WIB setelah itu dimulai lagi pukul 09.00 WIB hingga 11.00 WIB,” jelasnya.

Dia berharap Pemkab Boyolali melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali bisa memberikan bantuan untuk merenovasi bangunan Mts Muhammadiyah 7 Klego. “Saya kasihan dengan anak-anak ketika harus terus berjubel ketika belajar. Para murid juga harus bergantian saat mengerjakan ujian,” kata dia.

Seorang wali murid, Fitriyana, mengaku kasian melihat siswa harus menunggu ruang kelas saat ingin mengerjakan ujian. "Semoga saja segera diperbaiki dan anak-anak pun akhirnya bisa segera konsentrasi belajar lagi,” tutur dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten