Atap SDN 03 Bolon Colomadu Karanganyar Nyaris Ambrol, Siswa Diungsikan

Atap ruang kelas SDN 03 Bolon, Colomadu, Karanganyar, nyaris ambrol.

 Kepala Sekolah SDN 03, Bolon, Colomadu, Rustini, menunjukkan ruangan kelas III yang atapnya ambrol, Kamis (7/11/2019). (Solopos/Candra Mantovani)

SOLOPOS.COM - Kepala Sekolah SDN 03, Bolon, Colomadu, Rustini, menunjukkan ruangan kelas III yang atapnya ambrol, Kamis (7/11/2019). (Solopos/Candra Mantovani)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Dari luar, SDN 03 Bolon, Colomadu, Karanganyar, tampak seperti sekolahan lainnya. Bangunannya terlihat kokoh dan layak pakai.

PromosiSiaran Digital April 2022, Pemerintah Jamin Ketersediaan Set Top Box

Namun, pemandangan tersebut berubah ketika masuk ke bagian dalam dan memeriksa seluruh ruangan terutama bagian atapnya. Salah satu ruangan kelas tersebut bahkan sudah tidak dipakai lagi untuk kegiatan belajar mengajar karena plafon atapnya rawan ambrol dan membahayakan siswa serta guru.

Kondisi itu sempat membuat Rustini, Kepala SDN 03 Bolon yang belum lama dilantik kaget. “Saya sebenarnya kan baru dilantik, makanya saya kaget ketika ditempatkan di sini kok atapnya rusak semua. Kalau ditanya rusaknya di sektor mana saja, ya saya bisa bilang kalau rusaknya di seluruh atap," jelas dia ketika ditemui Solopos.com di sekolah tersebut, pekan lalu.

Toko Modern Sragen Terancam Kukut Jika Tak Lakukan Ini

Informasi yang diperoleh Rustini, kondisi tersebut sudah terjadi sejak 2017 silam. Meskipun sebelumnya, sudah ada renovasi pada 2010, bangunan sekolah baru tidak berumur panjang dan mulai lapuk sekitar tujuh tahun berikutnya.

Saat ini, kondisi sekolahan tersebut mengalami kerusakan di seluruh atap dalam kategori sedang hingga parah. Kerusakan paling parah yakni di Kelas III yang berisi 30 siswa.

Sekolah kemudian bertindak tegas dengan memindahkan kegiatan belajar kelas III ke ruang kelas II. Siswa kelas II yang jumlah lebih sedikit dipindahkan ke ruang perpustakaan yang kecil.

Tak hanya bagian dalam ruangan yang rusak, atap bagian luar belakang kelas juga rusak dan terpaksa disangga menggunakan bambu agar tidak ambrol dan membahayakan siswa yang bermain di bawahnya.

Kethur Kendi, Ritual Unik Jelang Pernikahan di Gemolong Sragen

"Memang sekilas tidak terlihat kalau dari luar. Tapi kalau diperhatikan semua sudah keropos dimakan rayap,” terang Rustini sembari berkeliling menunjukan bagian-bagian sekolah itu.

Berbagai macam upaya sudah dilakukan Surtini agar Pemkab Karanganyar memperhatikan kondisi tersebut. Dia meminta pejabat terkait di Pemkab langsung mengecek kondisi sekolah agar pengajuannya anggaran perbaikannya bisa disetujui.

"Saya tidak ingin gedung sekolah ini ambruk atapnya ketika anak-anak di kelas. Makanya, ini saya getol sekali meminta untuk segera ada perbaikan,” beber dia.

Hujan Angin Di Sragen Rusak 25 Rumah, 1 Orang Patah Tulang

Harapan Surtini direspons oleh Pemkab Karanganyar. SDN 03 Bolon masuk dua sekolah yang akan mendapatkan bantuan untuk renovasi bangunan menggunakan dana alokasi khusus (DAK) pendidikan 2020 nanti.

Kepala Seksi Sarana Prasarana Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karanganyar, Hari Purnomo, menyampaikan kerusakan di dua sekolah yang mendapat bantuan itu ada pada satu kelas.

Namun, ruang kelas yang rusak semuanya sudah tidak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar (KBM). “Di SDN 03 Bolon itu kuda-kuda atap ambles dimakan rayap. Sudah usul ke APBN dan mendapat DAK pada 2020 nanti untuk memperbaiki kerusakan bangunan,” jelas dia beberapa waktu lalu.

 

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Pencanangan 2022 Sebagai Tahun Toleransi Belum Dipahami Publik

+ PLUS Pencanangan 2022 Sebagai Tahun Toleransi Belum Dipahami Publik

Pencanangan 2022 sebagai tahun toleransi menemukan momentum tepat. Segregasi sosial dan pertentangan luas di masyarakat akibat politik identitas pada 2017 dan 2019 tidak boleh terulang pada 2024.

Berita Terkini

Pemdes Diminta Kembangkan Embung Guworejo Sragen Jadi Objek Wisata

Embung Guworejo di Desa Guwurejo, Karangmalang, Sragen dinilai memiliki potensi untuk jadi objek wisata.

Tepergok Curi Kotak Amal di Sukoharjo, Pria Matesih Diamankan Polisi

Setelah diinterogasi oleh saksi, pelaku kemudian mengakui telah nekat mencuri kotak amal masjid.

Gibran Ingin Sentra IKM Pasar Mebel Gilingan Solo Dibikin Seperti IKEA

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka ingin agar sentra IKM di lahan Pasar Mebel Gilingan, Banjarsari, bisa dibangun menjadi seperti IKEA.

Desa Wisata di Klaten Harus Bersinergi, Jangan Saling Bunuh

Setiap desa yang memperoleh SK Bupati Klaten dapat menjadi pelopor pengembangan wisata di desa dan di sekitar desa.

Giliran Partai Gerindra Sragen Laporan Edy Mulyadi ke Polisi

Anggota DPRD dan pengurus DPC Partai Gerindra Sragen melaporkan Edy Mulyadi ke Polres Sragen dengan tuduhan menghinda dan mencemarkan nama baik Prabowo Subianto.

Tenaga Honorer akan Dihapus, Jekek: Wonogiri Sebenarnya Masih Butuh

Bupati Joko Sutopo mengatakan peran tenaga honorer sangat membantu organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menyelesaikan berbagai tugas.

Roadshow dan Podcast, Upaya Bawaslu Boyolali Ajak Warga Awasi Pemilu

Selain menyosialiasikan lewat media sosial yang dimiliki Bawaslu Boyolali, ada program lain bagi pemilih pemula seperti Bawaslu Goes to School atau roadshow ke sekolah-sekolah.

Ini Detik-Detik 2 Pemotor Terperosok Jembatan Ambrol di Kedawung Sragen

Seorang pedagang sayur dan pengguna jalan terjungkal di Jembatan Dungluwak yang ambrol pada Jumat (28/1/2022) dini hari WIB.

2 Perempuan Diduga PSK Online Ditangkap di Solo, Salah Satunya ABG

Dua perempuan diduga pekerja seks komersial atau PSK online tertangkap bersama teman kencan mereka di salah satu rumah indekos kawasan Serengan, Solo.

Ini Aturan yang Bikin Tenaga Honorer Ketir-Ketir akan Nasib Mereka

Pemerintah mengeluarkan PP No 49/2018 tentang Manajemen PPPK yang mengatur penghapusan tenaga honorer.

Perusahaan Listrik Pertama Indonesia Ada di Solo?

Perusahaan listrik swasta yang didirikan pihak Kadipaten Mangkunegaran yang berbasis di Kota Solo, Jawa Tengah, menjadi salah satu yang tertua di Indonesia.

Ambyar... Pagar Tembok SMAN 1 Kemusu Boyolali Jebol Diterjang Banjir

Hujan deras berlangsung lebih dari dua jam, air yang awalnya tertahan akhirnya mampu menjebol pagar SMAN 1 Kemusu yang terbuat dari tembok.

Pemkab Sragen Tanggung Biaya Pengobatan Korban Jembatan Ambrol

Dua orang jadi korban Jembatan Dluwek di Kedawung, Sragen, yang ambrol. Pemkab Sragen akan menanggung biaya pengobatan kedua korban.

Asal Usul Sejarah Palur, Bermula dari Gazebo di Pertigaan Jalan

Berikut ini cerita asal usul dan sejarah dari Desa Palur yang ternyata ada kaitannya dengan gazebo di pertigaan jalan dan Mbah Mbenggol.

Kisah Kiai Konang, Senopati Majapahit Jadi Asal Usul Bekonang

Sosok Kiai Konang, senopati Kerajaan Majapahit, konon berkaitan dengan sejarah asal-usul Desa Bekonang di Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.