Tutup Iklan
Sukarelawan dari LPB Muhammadiyah Prambanan, kokam, warga, serta pengelola sekolah membersihkan puing-puing atap TK ABA Kebondalem Kidul, Prambanan, yang ambrol, Minggu (12/5/2019) dini hari. (Istimewa/LPB Muhammadiyah Prambanan)

Solopos.com, KLATEN -- Atap TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) Kebondalem Kidul, Kecamatan Prambanan, https://soloraya.solopos.com/read/20190509/493/990771/mau-ikut-tarling-bareng-pemkab-klaten-catat-jadwal-dan-lokasinya" title="Mau Ikut Tarling Bareng Pemkab Klaten, Catat Jadwal dan Lokasinya">Klaten, ambrol pada Minggu (12/5/2019) pukul 02.30 WIB. Seluruh bagian atap yang ambrol menaungi bangunan lantai II berukuran 203 meter persegi.

Penyebab atap itu ambrol diduga karena konstruksi bangunan yang sudah tua dan lapuk. Kerugian akibat ambrolnya atap sekolah tersebut ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kepala TK ABA Kebondalem Kidul, Arsidah, mengatakan tak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut lantaran kondisi sekolah kosong. “Perkiraan kerugian ada ratusan juta rupiah. Sementara korban jiwa tidak ada karena peristiwa terjadi pada dini hari,” kata Arsidah saat ditemui wartawan di TK, Minggu.

Arsidah menjelaskan atap yang ambrol dibangun pada 2013 oleh komite sekolah. Ambrolnya atap https://soloraya.solopos.com/read/20190509/493/990427/ini-aturan-ppdb-2019-dan-zonasi-sman-di-klaten" title="ni Aturan PPDB 2019 dan Zonasi SMAN di Klaten">sekolah diperkirakan lantaran kondisi salah satu kayu bangunan lapuk.

“Kayu belandar sudah rapuh karena terkena rembesan air hujan. Kami pernah mengusulkan perbaikan namun belum lolos,” urai dia.

Ruangan lantai II TK ABA Kebondalem Kidul selama ini digunakan untuk kegiatan ekstra seperti pengajian atau kegiatan mewarnai siswa. Sementara aktivitas kegiatan belajar mengajar berada di ruangan lantai I. Jumlah total siswa di TK itu sebanyak 68 anak.

Lantaran atap lantai II ambrol, kegiatan ekstra untuk sementara dialihkan ke lokasi lain yakni serambi masjid yang bersebelahan dengan sekolah tersebut. “Kami berharap ada bantuan untuk membangun atap yang baru agar aktivitas anak-anak bisa berjalan normal kembali,” katanya.

Sementara itu, proses pembersihan atap puing atap bangunan ambrol dilakukan personel Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) Muhammadiyah cabang Prambanan, Kokam, pengelola https://soloraya.solopos.com/read/20190508/493/990490/menara-masjid-al-aqsha-klaten-tutup-hingga-lebaran-ini-penyebabnya" title="Menara Masjid Al Aqsha Klaten Tutup Hingga Lebaran, Ini Penyebabnya">sekolah, dan warga pada Minggu pagi.

“Atap bangunan roboh total. Proses pembersihan puing-puing atap kami lanjutkan pada Minggu malam setelah Tarawih agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan normal,” kata Ketua LPB Muhammadiyah Prambanan, Agus Sutiyono.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten