Juventus (JIBI/REUTERS/Alberto Lingria)

Solopos.com, BERGAMO — Maurizio Sarri dikabarkan masih ngambek dengan performa Juventus. Meski belum terkalahkan hingga pekan ke-12 dan memuncaki klasemen sementara, anak asuhnya belum terlalu impresif dari segi penyerangan.

Hingga kini Bianconeri baru mencetak 20 gol di Serie-A, terendah di antara tim di lima besar. Jumlah gol Juventus bahkan lebih rendah dari Sassuolo yang menghuni peringkat 13 (21 gol). Fakta ini tentu anomali jika melihat amunisi lini depan Juve. Mereka punya striker sekelas Cristiano Ronaldo, Gonzalo Higuain, Paulo Dybala hingga Federico Bernardeschi.

Namun kombinasi striker tersebut baru mampu menyumbang 10 gol dari 20 gol yang dilesakkan Nyonya Tua. Padahal dalam rentang waktu yang sama, Chelsea mampu mencetak 27 gol di Liga Inggris saat dibesut Sarri musim lalu. Sewaktu Sarri melatih Napoli musim 2017/2018, Lorenzo Insigne dkk. bahkan mampu mencetak 32 gol dari 12 pertandingan.

Di tengah kinerja lini depan yang belum terlalu bagus, Juve harus melawat ke markas tim kuda hitam Atalanta di Stadion Gerwiss, Sabtu (23/11/2019) malam WIB. Cobaan makin berat karena kondisi top scorer Juve, Cristiano Ronaldo, masih diragukan untuk tampil di laga itu. Setelah membela Timnas Portugal di Kualifikasi Piala Eropa 2020, Ronaldo disebut kurang fit dan harus berlatih terpisah bersama Adrien Rabiot.

Kehadiran Ronaldo sebenarnya sangat dibutuhkan meski performanya belakangan tak begitu bagus. Hadirnya CR7 di starting line up akan memperbesar peluang untuk memetik tiga poin dari Atalanta, hal yang tak bisa dilakukan Juve di tiga pertemuan terakhir. Musim lalu mereka dua kali bermain imbang 2-2 dan 1-1 di Serie-A. Adapun satu laga di perempat final Coppa Italia dimenangi Atalanta dengan skor 3-0.

“Atalanta adalah lawan yang sangat menantang. Mereka punya kekuatan dan mentalitas. Juventus harus hati-hati,” ujar eks Pelatih Timnas Italia, Cesare Prandelli, dilansir Football Italia, Jumat (22/11/2019).

Beruntung tuan rumah tengah oleng setelah hanya memenangi satu laga dalam lima laga terakhir di Serie-A. Di dua laga terakhir Hans Hateboer dkk. bahkan hanya memetik satu poin dan gagal mencetak gol. Kinerja lini depan La Dea, julukan Atalanta, makin diragukan karena Josip Ilicic harus absen karena skorsing.

Padahal Ilicic sukses mencetak tiga gol di tiga laga terakhir La Dea. Kondisi kian rumit setelah top scorer Luis Muriel belum terlalu bugar untuk laga akhir pekan ini. Duvan Zapata yang musim lalu tiga kali menjebol gawang Juve juga dipastikan absen karena cedera.

Dengan kondisi ini, klub yang bisa memaksimalkan sekecil apapun peluang diprediksi bakal menjadi pemenang. Lini kedua juga bisa menjadi pembeda duel yang bakal berlangsung ketat tersebut.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten