Asyiknya Keliling Desa Pasung, dari Naik Jip hingga Petik Buah Sendiri

Pengunjung di Desa Agrowisata Pasung, Wedi, Klaten, bisa menumpang jip offroad, menikmati kesejukan dan keindalan alam, hingga memetik buah sendiri.

 Mobil jip offroad 4 x 4 yang disiapkan di desa agrowisata di Pasung, Kecamatan Wedi, Klaten, Selasa (25/1/2022). Pengunjung di Pasung bisa menumpang mobil tersebut dengan tarif long trip senilai Rp250.000. (Solopos.com/Ponco Suseno)

SOLOPOS.COM - Mobil jip offroad 4 x 4 yang disiapkan di desa agrowisata di Pasung, Kecamatan Wedi, Klaten, Selasa (25/1/2022). Pengunjung di Pasung bisa menumpang mobil tersebut dengan tarif long trip senilai Rp250.000. (Solopos.com/Ponco Suseno)

Solopos.com, KLATEN—Manajemen Pemancingan dan Rumah Makan Tirto Mili Desa Pasung, Kecamatan Wedi, Klaten, mulai menyediakan fasilitas baru berkeliling menumpang mobil jip offroad 4 X 4 sejak. Berbagai keuntungan yang diperoleh pengunjung dengan menumpang jip offroad, yakni mulai dari menguji adrenalin, menikmati kesejukan dan keindalan alam, hingga memetik buah sendiri di Desa Agrowisata Pasung, Kecamatan Wedi.

Kepala Dusun (Kadus) II Desa Pasung, Kecamatan Wedi, Sentot Widiyanto, mengatakan kondisi di desanya sudah jauh berubah dibandingkan 3-4 tahun silam. Pemerintah Desa (Pemdes) Pasung di bawah kepemimpinan Sumarsono selaku kepala desa (kades) telah menata ulang kondisi jalan di desa setempat.

PromosiJatuh Bangun Samsung, Dari Toko Mi Berubah Jadi Raksasa Elektronik

Jalan utama desa di sepanjang kurang lebih 3,4 kilometer telah disulap menjadi bagian pendukung desa agrowisata dengan ditanami lebih dari 1.000 tanaman buah, seperti buah nangka, kelengkeng, dan lainnya. Kondisi jalan di Desa Pasung sekitar empat tahun lalu dinilai tak tertata karena ditumbuhi tanaman krangkungan, alang-alang, dan tanaman liar lainnya.

Baca Juga: Dapat SK Desa Wisata, 2 Desa Miskin di Klaten Ini Siap Naik Kelas

“Pengunjung yang datang ke sini bisa naik jip offroad 4 X 4. Bisa berkeliling di desa agrowisata. Bisa petik buah juga. Wahana jip offroad itu mulai awal Januari 2022,” kata Sentot Widiyanto, kepada Solopos.com, Rabu (26/1/2022).

Sentot Widiyanto mengatakan wisata jip di desa agrowisata termasuk wahana teranyar di Pemancingan dan Rumah Makan Tirto Mili Desa Pasung, Kecamatan Wedi. Rute wisata jip yang diperuntukkan bagi para wisatawan bisa berlalu short trip dan long trip.

Rute long trip terdiri dari Tirto Mili-Agro Wisata Desa Pasung-Gentan-Gunung Cilik-Luweng Sampang Gedangsari Gunungkidul. Tarif long trip senilai Rp250.000 dengan 3-4 penumpang.

Baca Juga: Agrowisata Desa Pasung Klaten Punya Koleksi 1.000 Lebih Tanaman Buah

“Jumlah jip yang kami siapkan sesuai fengan reservasi. Diharapkan reservasi H-1 perjalanan. Kalau rute pendek itu bisa hingga Melikan [Wedi]. Kalau rute panjang bisa juga melalui jalur ekstrem hingga ke Gunungkidul. Durasi tempuh rute panjang sekitar 1,5 jam-2 jam. Di tengah perjalanan bisa spot selfie di agrowisata. Setelah perjalanan, bisa kembali ke Tirto Mili untuk makan ikan,” katanya.

Disinggung tentang antusiasme pengunjung yang menggunakan fasilitas jip offroad, Sentot Widiyanto, mengatakan para pengunjung sudah banyak yang tertarik berkeliling di desa agrowisata Pasung dengan menumpang jip offroad. Biasanya, pengunjung yang tertarik menumpang jip offroad di akhir pekan.

“Saat hari Minggu itu biasanya ada tiga mobil jip. Jip yang digunakan di sini jip offroad. Bukan jip klasik. Jumlah jip yang akan disiapkan disesuaikan dengan reservasi yang ada,” katanya.

Baca Juga: Taman Jlengut Jadi Objek Wisata Anyar di Desa Karangduren Klaten, Tiket Masuk Cuma Rp5.000

 

Desa Wisata

Kades Pasung, Kecamatan Wedi, Sumarsono, mengatakan konsep desa agrowisata di desanya akan di-launching pada 2022. Sejauh ini, Desa Pasung sudah memiliki surat keputusan (SK) dari bupati Klaten sebagai desa wisata.

Diharapkan keberadaan desa agrowisata di Pasung dapat semakin menyemarakkan pariwisata di Kabupaten Bersinar. “Koleksi buah yang ada di Pasung mencapai lebih dari 1.000 tanaman buah. Sebelum di-launching, pengunjung masih bisa memetik buah secara gratis,” katanya.

Salah seorang owner jip offroad, Jonatan, mengatakan jip yang disiapkan di Desa Pasung, Kecamatan Wedi disesuaikan dengan reservasi pengunjung. Saat menumpang jip, para penumpang tetap diminta menjaga keselamatan diri, seperti mengenakan helm dan lainnya.

Baca Juga: Inilah Puncak Arjuna, Daya Tarik Wisata Baru di Desa Gununggajah Klaten

“Jip yang ada di sini paling tua keluaran sekitar tahun 1990,” kata Jonatan asal Bayat tersebut.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Pentagon Buka Suara Soal UFO, Bukan Fiksi dan Jadi Ancaman Serius

+ PLUS Pentagon Buka Suara Soal UFO, Bukan Fiksi dan Jadi Ancaman Serius

Setelah puluhan tahun Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) bungkam mengenai fenomena UFO (Unidentified Flying Object) atau benda terbang tak dikenal, akhirnya mereka buka suara pada audiensi publik pertama, Selasa (17/5/2022), yang dapat ditarik kesimpulan bahwa fenomena tersebut bukan fiksi dan dianggap sebagai ancaman serius.

Berita Terkini

Insiden Mobil Nyasar ke Alas Grojogan Sewu, Warga: Bisa Karena Faktor X

Warga sekitar Grojogan Sewu, Tawangmangu, Karanganyar ada yang mengaitkan insiden mobil nyasar korban google map dengan kejadian mistis.

Solo Hari Ini: 19 Mei 2015, Isu Babi Ngepet Hantui Warga Jagalan

Tujuh tahun lalu, tepatnya 19 Mei 2015, Solopos.com menurunkan berita tentang isu babi ngepet di Kota Solo, Jawa Tengah.

GPH Paundra Mendadak Kritik Pedas PMI Solo Lewat IG Story, Ada Apa Ya?

Pangeran Sepuh Mangkunegaran Solo, GPH Paundrakarna mengunggah story di Instagram yang isinya kritik terhadap kinerja PMI Solo.

Korban Google Maps, Mobil Ini Nyasar di Tengah Alas Dekat Grojogan Sewu

Mobil Toyota Avanza berpelat luar kota ditemukan warga di jalan setapak di tengah alas dekat Grojogan Sewu, Karanganyar, tanpa pengemudi. Pengemudi nyasar karena mengikuti google map.

Alhamdulillah, 1.977 Guru PPPK di Klaten Akhirnya Terima SK

Sebanyak 1.977 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) guru akhirnya menerima surat keputusan (SK) pengangkatan dan penandatanganan perjanjian kerja.

Picu Macet, Kecelakaan di Penggung Boyolali Libatkan Truk, Mobil, Motor

Kecelakaan melibatkan sebuah truk Hino bernomor polisi AD 1770 OC, mobil berpelat nomor DK 1446 HL serta sebuah sepeda motor yang terparkir di depan warung makan kaki lima.

3 Atlet Asli Klaten Unjuk Gigi di SEA Games Vietnam, Begini Kata Bupati

Setidaknya ada tiga atlet asal Klaten yang masuk kontingen Indonesia pada SEA Games 2021 di Vietnam.

Ini Kisah Lengkap KKN Rumah Kosong Klaten, Serem Lur!

Inilah kisah lengkap penuh misteri dari pengalaman KKN di Rumah Kosong Klaten.

Tragedi Tabung Gas Bocor di Mojosongo Solo, 2 Nyawa Melayang

Dua orang meninggal dunia akibat luka bakar tersambar api dari gas bocor di lokasi industri tahu dan tempe Mojosongo, Jebres, Solo.

Ini Politikus PDIP yang Berpotensi Gantikan Sukamto di DPRD Sragen

Naniek Budhi Darmawati berpotensi jadi anggota DPRD Sragen menggantikan Sukamto yang meninggal dunia pada Rabu (18/5/2022).

BPS Wonogiri Adakan Sensus Penduduk Lanjutan, untuk Apa?

Badan Pusat Statistik (BPS) Wonogiri mengadakan sensus penduduk lanjutan pada Mei-Juni 2022. Sensus tersebut merupakan tahapan kedua sensus penduduk 2020.

Sumeni, Mata-Mata Sragen Legendaris Penakluk Tentara Belanda

Indonesia memiliki salah satu mata-mata legendaris semasa perjuangan mempertahankan kemerdekaan RI. Sumeni salah satunya. Ia dikenal dengan kehebatannya "menaklukkan" tentara Belanda di Sragen.

1 Jam, Bupati Jekek Bicara Rentenir hingga Kemiskinan di Wonogiri

Selama lebih kurang satu jam, Bupati Wonogiri, Joko Sutopo atau akrab disapa Jekek berbicara banyak soal upaya pengentasan rentenir, kaum boro, hingga pengentasan kemiskinan.

Breaking News! Jalan Solo-Semarang di Boyolali Macet, Ada Kecelakaan

Akibat kecelakaan tersebut arus lalu lintas di jalur Solo-Semarang maupun sebaliknya tersendat.

2 Jembatan di Weru Sukoharjo Diresmikan, Warga Gak Perlu Lagi Memutar

Kedua jembatan tersebut merupakan akses penghubung antarpedukuhan di Desa Krajan, Kecamatan Weru.

Terbanyak di Jawa Tengah, Segini Jumlah Masjid di Klaten

Kabupaten Klaten tercatat memiliki jumlah masjid paling banyak di Jawa Tengah, berapa sih?