Asyik, Salat Id di Gumuk Pasir Parangtritis akan Digelar Lagi Tahun Ini

Salat Idulfitri di kawasan Gumuk Pasir, Parangtritis, Bantul, digelar lagi pada tahun ini.

 Jamaah salat Idul Adha meninggalkan area Gumuk Pasir, Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Bantul, usai melaksanakan salat Idul Adha, Senin (12/9/2016). (Irwan A. Syambudi/JIBI/Harian Jogja)

SOLOPOS.COM - Jamaah salat Idul Adha meninggalkan area Gumuk Pasir, Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Bantul, usai melaksanakan salat Idul Adha, Senin (12/9/2016). (Irwan A. Syambudi/JIBI/Harian Jogja)

Solopos.com, BANTUL — Dua tahun terakhir salat Id atau Idulfitri tidak digelar di kawasan Gumuk Pasir, Parangtritis, Bantul, karena ada pandemi Covid-19. Namun, tahun ini dimungkinkan salat Id di Gumuk Pasir bakal digelar lagi.

Panewu Kretek, Cahya Widada, mengatakan dalam aturan penyelenggaraan ibadah selama Ramadan dan Idulftri, salat Id diperbolehkan digelar. Dengan catatan, protokol kesehatan dan pembatasan masyarakat diberlakukan.

PromosiUMi Youthpreneur 2022 Bentuk Dukungan PIP Terhadap Wirausahawan Muda

“Jadi tidak ada pelarangan,” kata dia, Sabtu (23/4/2022) petang.

Merujuk aturan tersebut, Cahya memandang nantinya pasti akan dilaksanakan Salat Id di masjid atau pun di lapangan.

Baca Juga: Dibekuk Polisi, Pelajar Bantul Akui Bisa Merakit Petasan dari YouTube

Mengenai salat Id di Gumuk Pasir, kata Cahya, dipastikan akan digelar. Namun, sampai saat ini pengajuan permohonan izin dari penyelenggaran kepada pemerintah belum diterima.

“Sampai saat ini, izin pengajuan permohonan izin dari penyelenggara kepada kami belum kami terima,” kata dia.

Panitia penyelenggara Salat Id harus memperhatikan dua hal terkait dengan pencegahan Covid-19.  Hal pertama yang harus diperhatikan yakni adanya pembatasan kegiatan masyarakat, jadi kegiatan salat Id di antaranya tidak boleh bersalaman hinga jaga jarak di dalam safnya.

Baca Juga: Gerebek Rumah Perakitan Petasan, 8 Pelajar Bantul Digelandang Polisi

“Terus protokol kesehatan itu harus dilaksanakan. Di antaranya memakai masker, terus di situ ada hand sanitizer, jadi prokes sama pembatasan kegiatan masyarakat itu harus dilaksanakan pada saat penyelenggaraan ibadah Salat id dimana pun, di lapangan atau masjid,” ucap dia.

Sehingga, seandainya ada warga yang mengajukan ke Satgas Covid-19 tingkat Kapanewon, rekomendasi yang akan dikeluarkan Cahya juga akan mengacu pada Instruksi Bupati tentang dua hal tersebut.

“Jadi pembatasan kegiatannya dalam satu tempat itu maksimal 50 persen dari kapasitas,” jelasnya.

Baca Juga: Pengumuman! Harga Daging Sapi di Bantul Naik Rp130.000/Kg Mulai Jumat

Beberapa waktu lalu, Cahya mengakui ada salah satu organisasi Islam beraudiensi dengan pihaknya. Dalam audiensi itu, ada dua hal yang dibahas, yakni penyelenggaran takbir keliling dan pelaksanaan Salat Id.

“Baru audiensi, untuk takbir keliling karena kita mengacu pada instruksi tidak diperbolehkan kami menjawab tidak boleh. Tapi mereka juga akan nengadakan kegiatan Salat Id di gumuk pasir di antaranya. Silahkan, mengacu pada dua hal, prokes dan pembatasan kegiatan masyarakat,” terangnya.

Cahya berharap panitia penyelenggara segera mengajukan rekomendasi kepada pihak Kapanewon selaku Satgas Covid-19 di tingkat Kapanewon.

“Biar nantinya semuanya aman. Tetapi sampai saat ini kita belum memerima surat resminya tapi audiensinya sudah. Mungkin pekan depan masuk permohonan izin dari penyelenggara,” tandasnya.

Berita ini telah tayang di Harianjogja.com dengan judul Siap-Siap, Salat Id di Gumuk Pasir Bakal Direstui Pemerintah Tahun Ini

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Menunggu Alien Tampil di Kota Solo

+ PLUS Menunggu Alien Tampil di Kota Solo

Band progresif metal asal Amerika Serikat, Dream Theater, dipastikan akan tampil pada konser di Kota Solo, Jawa Tengah. Ini adalah bagian tur di Asia yang hanya berlokasi di Indonesia dan Jepang.

Berita Terkini

Cocok Buat Jalan-Jalan! Prakiraan Cuaca Jogja Kamis: Cerah Berawan

Berikut ini prakiraan cuaca dari BMKG untuk Kota Jogja pada Kamis (30/6/2022).

Beli Pertalite & Solar Pakai MyPertamina, SPBU Jogja: Siap, Tapi Repot

Kota Jogja menjadi salah satu daerah yang akan menerapkan pembelian pertalite dan solar menggunakan aplikasi MyPertamina mulai 1 Juli 2022.

Titik Rawan Kecelakaan di Kulonprogo Bertambah, Ini Lokasinya

Titik rawan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Kulonprogo ditambah setelah terjadi insiden kecelakaan berkali-kali.

Bikin Gaduh! Holywings Jogja Ditutup

Pemkab Sleman menutup outlet Holywings yang ada di wilayahnya.

Dua Penyelundup BBM Bersubsidi Dibekuk Polda DIY, Begini Kronologinya

Polda DIY membekuk pelaku penyelendupan BBM bersubsidi di wilayah Sleman.

Tersangka Korupsi RSUD Wonosari Ajukan Penangguhan Penahanan

Tersangka kasus korupsi di RSUD Wonosari, Isti Indiyani, melalui kuasa hukumnya mengajukan penangguhan penahanan.

Prakiraan Cuaca Jogja Rabu: Panas dari Pagi Sampai Sore

Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Jogja, Rabu (29/6/2022).

Jadi Tersangka Korupsi, Mantan Direktur RSUD Wonosari Ditahan 20 Hari

Mantan Direktur RSUD Wonosari, Isti Indiyani, kini ditahan di Lapas Perempuan selama 20 hari.

Korupsi Uang Kas, Mantan Direktur RSUD Wonosari Ditetapkan Tersangka

Mantan Direktur RSUD Wonosari, Gunungkidul, Isti Indiyanti, ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi yang rugikan keuangan negara mencapai ratusan juta rupiah.

Simak! Per 1 Juli Beli Pertalite & Solar di DIY Tidak Pakai MyPertamina

Pertamina memastikan membeli Pertalite dan Solar dengan aplikasi MyPertamina belum diterapkan per 1 Juli 2022, termasuk di DIY.

Belasan Tenda PKL di Kulonprogo Dibongkar, Ganggu Keindahan Kota!

Belasan tenda milik PKL yang terpasang di Alun-alun Wates, Kulonprogo, dibongkar petugas Satpol PP.

Cocok Buat Jalan-Jalan Lur! Prakiraan Cuaca Jogja Selasa: Cerah

prakiraan cuaca di Kota Jogja pada Selasa (28/6/2022) menurut BMKG.

SMPN 2 Turi Wajibkan Siswi Muslim Berjilbab, Disdik Sleman: Revisi!

Kepala SMPN 2 Turi, Kabupaten Sleman, mengeluarkan aturan wajib jilbab bagi siswi yang beragama Islam.

Gali Model Baru Bisnis Media Digital, AMSI Gelar Diskusi di 2 Kota

AMSI melakukan rangkaian kegiatan yang panjang selama 1,5 tahun terakhir dimulai dari assesment anggota AMSI.

Kecamatan Terpadat di Kota Jogja, Luasnya Kurang dari 1 KM Persegi

Berikut ini kecamatan terpadat dan tersepi di Kota Jogja menurut data BPS.

Susah Sinyal,Warga Gunungkidul Harus Berjalan 5 KM untuk Akses Internet

Warga desa di Kabupaten Gunungkidul terpaksa harus berjalan hingga 5 km untuk mendapatkan akses internat.