Asyik! Kota Madiun Punya Objek Wisata 5 Ikon Negara di Dunia

Ada lima ikon negara di dunia yang bakal dibangun di Kota Madiun dan saat ini yang sudah berdiri adalah patung Merlion dan Kakbah.

 Wali Kota Madiun, Maidi, berbicara dalam Talkshow Virtual yang diselenggarakan Solopos Media Group, Rabu (19/1/2022) malam. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Wali Kota Madiun, Maidi, berbicara dalam Talkshow Virtual yang diselenggarakan Solopos Media Group, Rabu (19/1/2022) malam. (Istimewa)

Solopos.com, MADIUN — Wali Kota Madiun, Maidi, sadar terhadap keterbatasan lahan di wilayahnya sehingga pihaknya mengembangkan berbagai inovasi untuk menggenjot di sektor jasa dan pariwisata buatan.

Salah satu yang menarik perhatian dari pembangunan Pemkot Madiun adalah menghadirkan miniatur lima ikon negara di dunia untuk jadi destinasi wisata menarik di Kota Pendekar ini. Miniatur ikon negara yang kini ramai dikunjungi warga yakni tiruan patung Merlion Singapura yang dibangun di kawasan Taman Sumbir Wangi, Jl. Pahlawan, Madiun.

PromosiAksi Gladiator Rampokan Macan, Satu Penyebab Punahnya Harimau Jawa

Maidi menyampaikan ada lima ikon negara di dunia yang bakal dibangun di Kota Madiun. Saat ini yang sudah berdiri adalah patung Merlion dan Kakbah. Selain itu, nantinya juga bakal dibangun menara Eiffel dari Perancis, menara jam Big Ben dari Inggris, dan kincir angin dari Belanda.

Baca juga: Karakter Ekonomi Madiun Raya Lebih Tangguh Lawan Pandemi Covid-19

“Saat ini saya ngebut pembangunan tempat wisata keajaiban dunia. Dengan didukung infrastruktur yang bagus tentu akan menarik minat masyarakat untuk datang ke Madiun,” jelas dia dalam acara Talkshow Virtual bertema Jagongan Madiun Raya: Sinergi Pembangunan Daerah Menuju sukses 2022 yang diselenggarakan Solopos Media Group, Rabu (19/1/2022) malam.

Kota Madiun, kata Maidi, menjadi kota satu-satunya di wilayah Jatimur bagian barat dengan didukung lima kabupaten di sekitarnya. Karena lahan di wilayah kota tidak terlalu luas seperti daerah tetangga, pemerintah kota harus benar-benar melakukan inovasi untuk menciptakan iklim ekonomi yang mendukung pembangunan.

Wali kota menegaskan sektor jasa ini harus diperkuat dengan beragam pembangunan. Bukan hanya memperkuat di sektor wisata buatan, pemkot juga terus mengembangkan pusat-pusat kuliner di 27 kelurahan. “Pada tahun 2022 ini, kami siapkan sentral ekonomi. Kita juga bangun tempat-tempat unik, seperti area parkir seperti di Makkah Madinah,” jelas dia.

Baca juga: Begini Kesibukan Klenteng Hwie Ing Kiong Madiun Menyambut Imlek 2573

Maidi menyampaikan saat ini juga telah menyiapkan jalur wisata sepeda. Ada tiga jalur wisata sepeda, yaitu jalur 10 kilometer, 15 kilometer, dan 25 kilometer. Jalur sepeda ini dikoneksikan dengan lapak-lapak UMKM yang menyediakan kuliner khas Madiun.

PAD Melebihi Target

Pada tahun 2021, Maidi juga menyampaikan pendapatan asli daerah di Kota Madiun melebihi target. Dia mengaku tidak menduga capaian PAD bisa tembus melebihi target. “Ini tentu tidak lepas dari kabupaten sekitar. Kami ingin menjadi daya tarik bagi kabupaten lain,” jelas dia.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kediri, Sofwan Kurnia, mengatakan pariwisata memiliki potensi yang besar dengan multiplier effect-nya bagi sektor lainnya. Selain itu, pariwisata juga relatif tidak memerlukan modal yang besar seperti industri, dengan secara kreatif memanfaatkan potensi alam dan budaya yang telah dimiliki.

Baca juga: Pemkot Madiun Gelontorkan Rp4,7 Miliar untuk Lapak UMKM, Banyak Banget?

“Kontribusi sektor penyediaan akomodasi dan makan minum, yakni hotel, restoran, dan pariwisata memang masih 3,09% terhadap total ekonomi Madiun Raya dan terkontraksi sebesar -8,88% pada tahun 2020. Namun, kami perkirakan dapat diandalkan untuk tumbuh positif pascapandemi, merujuk pada potensi wisata yang luar biasa di wilayah Madiun Raya,” jelas dia.

 

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Belum Ada Bintang Terang, Aja Kesusu…

+ PLUS Belum Ada Bintang Terang, Aja Kesusu…

Frasa ”aja kesusu” atau jangan terburu-buru yang dikemukakan Presiden Joko Widodo dalam acara Rapat Kerja Nasional Pro Jokowi (Projo) di Magelang, Jawa Tengah, pada Sabtu (21/5/2022), adalah pesan yang berlaku umum, namun juga bisa ditafsirkan lebih sempit sesuai konteks dan ruangnya.

Berita Terkini

Kulit Satwa Dilindungi Dibuat Kerajinan, Pria Jember Ditangkap Polisi

Polisi menangkap seorang perajin asal Jember, Jawa Timur (Jatim), yang menggunakan kulit dan kepala satwa dilindungi sebagai bahan pembuatan kerajinan.

Universitas Brawijaya Telusuri Jejak Mahasiswa Ditangkap Densus 88

Seorang mahasiswa Universitas Brawijaya di Kota Malang, Jawa Timur (Jatim), diamankan Densus 88 Antiteror Polri karena diduga terafiliasi jaringan ISIS.

Diduga Ikut ISIS, Mahasiswa Universitas Brawijaya Ditangkap Densus 88

Seorang mahasiswa Universitas Brawijaya Malang ditangkap Densus 88 Anti-teror Polri karena diduga terafiliasi jaringan ISIS.

Kereta Cepat Bakal Dibangun di Surabaya, Wagub Jatim: Jangan Ditunda

Pemerintah Provinsi Jawa Timur berencana membangun jaringan kereta cepat di wilayah Kota Surabaya.

Mengenal Getuk Golan, Kudapan Khas Ponorogo yang Wajib Dicoba

Mengenal getuk Golan yang merupakan kudapan khas Ponorogo yang telah ada sejak puluhan tahun silam.

Tantu Panggelaran, Asal Muasal Pulau Jawa dan Paku Gunung Semeru 

Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur menjadi tempat yang sakral bagi umat Hindu karena sebagai tempat bersemayamnya dewa-dewa, sesuai Kitab Tantu Panggelaran yang menganggapnya sebagai paku saat penciptaan Pulau Jawa.

Mahasiswa Unjuk Rasa di Depan DPRD Ponorogo, Apa Saja Tuntutannya?

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Front Renaissance menggelar unjuk rasa di depan kantor DPRD Ponorogo dengan sederet tuntutan.

Tanah Longsor di Ponorogo, 2 Rumah Jebol

Bencana tanah longsor terjadi di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, akibat curah hujan tinggi.

Oalah, Kotak Amal Musala di Madiun Ternyata Sudah 4 Kali Dibobol Maling

Kejadian kotak amal di musala As-Shabirin di Jalan Sidomukti, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, yang dibobol maling ternyata sudah empat kali terjadi.

Sopir Ngantuk, Truk Tabrak Truk di Tol Madiun, 1 Orang Meninggal Dunia

Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua truk terjadi di KM 620B Jalan Tol Madiun-Surabaya, Desa Bongsopotro, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Senin (23/5/2022) petang.

Tingkatkan Mutu Pendidikan, Pustakawan Sekolah di Madiun Ikuti Bimtek

Sebanyak 120 pustakawan sekolah jenjang SD dan SMP di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, mengikuti bimbingan teknis pustakawan.

Berpura-Pura Hendak Salat, Pria Bobol Kotak Amal Musala di Madiun

Kotak amal musala di Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, dibobol maling saat siang hari.

Harimau Jawa Terakhir Terdeteksi di Taman Nasional Meru Betiri Jatim

Kawasan Taman Nasional Meru Betiri di Jawa Timur disebut-sebut menjadi salah satu habitat harimau Jawa.

Bermodus Jual Migor Murah, Emak-Emak di Ponorogo Tipu Ratusan Orang

Seorang perempuan di Ponorogo ditangkap polisi karena menipu ratusan orang dengan modus penjualan minyak goreng murah.

Nahas, Petani Madiun Meninggal Tersengat Listrik Jebakan Tikus di Sawah

Seorang petani di Kabupaten Madiun meninggal dunia karena tersengat listrik jebakan tikus yang dipasang di sawahnya.