Ular kobra yang ditemukan di Royal Citayam Residence, Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jabar, Minggu (8/12/2019). (Detik.com)

Solopos.com, DEPOK -- Pedagang pasar Kemiri Muka, Beji, Depok, Jawa Barat (Jabar), bernama Wagiman harus dilarikan ke rumah sakit terdekat karena dipatuk ular kobra di bagian kaki kanannya saat sedang membereskan dagangan.

"Pak Wagiman sedang beres-beres dagangannya. Terus tahu-tahu digigit ular. Enggak pingsan, saya suruh pulang saja. Tadinya enggak mau pulang tapi akhirnya dibawa sama para pedagang dan tukang becak," beber salah satu pedagang Pasar Kemiri Muka, Sri yang dikutip Solopos.com dari Suara.com, Jumat (13/12/2019).

Ular yang menggigit Wagiman itu tidak besar, tetapi jenisnya adalah ular kobra. Sayangnya, ular tersebut kabur setelah mematuk Wagiman.

Heboh Nama PT Garuda Tauberes Indonesia, Netizen: Untung Bukan Taubulet!

"Ular yang gigit jenis kobra, enggak besar sih. Ularnya enggak ketangkep langsung kabur ke kolong," tambahnya.

Menurut Sri, saat ini Wagiman tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok.

Wantimpres Jokowi: dari Tokoh Agama, Pengusaha, Hingga Politikus

Di area Pasar Kemiri Muka terdapat lahan kosong yang berada di jalur perlintasan rel. Lahan itu tampak tidak terawat dan dipenuhi sampah. Berdasar pantauan Detik.com, warung Wagiman terletak 50 meter dari lahan tersebut.

Kunjungi Kota Solo, Ini yang Dilakukan Susi Pudjiastuti dan Cucu-Cucunya

Penjaga rel di area tersebut, Ariyanto, mengakui banyak terdapat ular berjenis kobra di lahan kosong itu sejak 2013. Ular-ular itu bahkan sering muncul pada siang hari. Sebelum Wagiman digigit ular, beberapa warga lainnya juga pernah menemukan anak ular di lahan kosong itu.

"Nemu tiga, itu pas yang di depan itu sebelum digigit sudah ketangkap sama saya tiga. Kalau ini hari saya baru nangkap satu ular saja Bang, ungkap Ariyanto.

Sesuai Wasiat, Ibu di Wonogiri yang Ajak Anaknya Bunuh Diri Dikubur 1 Lubang

Sementara itu, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DKPP) Depok Merdy Setiawan mengimbau warga jika menemukan ular untuk tidak gegabah. Yang harus dilakukan adalah menandai lokasi ditemukan ular dan menjauh dari ular tersebut.

"Jangan bertindak, bahaya soalnya. Kalau ular berbisa seperti kobra kan walaupun baru menetas dia venom, atau racunnya sama-sama mematikan. Sebaiknya segera menghubungi kami di nomor 021-77827280 atau bisa juga di 112," jelas Merdy.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten