Artis Astrie Feizaty Ivo menjadi pembicara dalam Talk Show Keluarga untuk peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1441 H dengan tema "Sehari Bersama Keluarga Rasulullah SAW" di Hotel Griptha Kudus, Sabtu (9/11/2019). (Antara-Akhmad Nazaruddin Lathif)

Solopos.com, KUDUS — Artis Astrie Feizaty Ivo, Sabtu (9/11/2019), tampil sebagai pembicara Talk Show Keluarga di Hotel Griptha Kudus, Jawa Tengah. Astrie Ivo yang kini rajin berdakwah itu mengajak kaum muslim meneladani sikap Nabi Muhammad Saw dalam membangun keluarga sakinah.

Sikap Nabi Muhammad itu dinilainya tetap tepat diterapkan di era milenial seperti sekarang. “Meskipun tempat kediaman Rasulullah cukup kecil, namun mampu melapangkan hati anggota keluarganya sehingga rumah menjadi sekeping surga," ujarnya dalam Talk Show Keluarga  bertema “Sehari Bersama Keluarga Rasulullah SAW" itu.

Astrie Ivo tampil untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw Tahun 1441 H. Dalam kesenpatan itu ia mengingatkan kaum muslim bahwa Rasulullah juga bersikap lembut terhadap istrinya karena hubungan suami istri merupakan ibadah yang berpahala.

Menurut dia, meneladani sikap Rasulullah bukan hanya menggelar ritual peringatan Maulid Nabi dan membaca selawat panjang, melainkan memahami keluhuran dan budi pekerti yang diajarkannya. "Manusia senangnya membaca dan mengharapkan pahala, tetapi tidak bisa memahami dan menadaburi sehingga keteladanannya sulit," ujarnya.

Saat ini, kata Astrie, merupakan momentum terbaik untuk mengevaluasi diri dan memperbarui kemampuan orang tua dalam membina keluarga yang sakinah seperti yang dicontohkan Rasulullah. Di era milenial yang ditandai kemajuan teknologi informasi, tidak ada yang bisa menghindarinya sehingga orang tua harus mampu mengamalkan ajaran Rasulullah sebagai contoh bagi keluarganya, kemudian mengenalkan anak-anaknya terhadap bagaimana hebatnya keluarga nabi serta para sahabat-sahabatnya.

"Hal terpenting saat ini, setiap muslim harus memiliki imunisasi jiwa dengan teknologi sebuah nikmat yang harus dinikmati di jalan ketaatan. Bukan menjadi buih di lautan tetapi menjadi gelombang peradaban," ujarnya.

Sebagai orang tua, kata Astrie yang merupakan artis era 1980-an itu, tidak cukup hanya mendidik anaknya hingga wisuda, melainkan harus mendidik mereka hingga menginjakkan kakinya di surga. "Jaga dirimu, anak cucumu bukan dari tidak punya harta dan tahta, melainkan bisa menghindarkan dari panas api neraka," ujarnya.

Perbanyak beribadah dan membaca Alquran menurutnya perlu karena saat di akhirat kelak akan menjadi penolong di akhirat kelak. Ia juga mengingatkan kaum istri agar mendoakan suaminya yang bekerja untuk menjemput rezeki sebanyak-banyaknya dan bawalah pulang rezeki yang halal saja.

"Sebagai istri harus berani mengatakan sanggup menahan lapar, tetapi tidak sanggup menahan panasnya api neraka," ujarnya.

Ketua Panitia Talk Show Keluarga Solehah Baadillah menambahkan kegiatan ini diselenggarakan oleh keluarga Yayasan Al Fath yang menaungi TPA, KBIT, TKIT, dan SDIT Umar Bin Khathab Kudus untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Pesertanya, kata dia, merupakan murid dan wali murid dari TPA, KB Islam Terpadu, TK Islam Terpadu dan SD Islam Terpadu Umar Bin Khathab yang berjumlah sekitar 800-an peserta.

Kehadiran Astrie Ivo, kata dia, bukan sekadar sebagai artis era 1980-an, melainkan juga sebagai pendakwah dan penulis buku. "Harapannya bisa menambah keimanan para peserta dan memotivasi mereka untuk lebih meneladani kehidupan Rasulullah," ujarnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Antara


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten