Asteroid Raksasa Bergerak Melewati Bumi 14 September

Asteroid 2000 QW7 dikabarkan akan melewati Bumi dengan kecepatan 14.361 mph (23.100 km/jam). Lebih lanjut, CNEOS juga mengungkapkan jika meskipun melewati Bumi, objek tersebut masih sangat jauh.

Asteroid Raksasa Bergerak Melewati Bumi 14 September

SOLOPOS.COM - Ilustrasi meteor mendekat bumi. (Istimewa/Okezone)

Solopos.com, CALIFORNIA – Asteroid 2000 QW7 yang memiliki ukuran besar dikabarkan akan melewati Bumi sekitar 14 September 2019. Asteroid ini terakhir kali mendekati Bumi pada 1 September 2000 atau 19 tahun lalu.

Asteroid tersebut memiliki ukuran antara 290 hingga 650 meter. Ukurannya hampir mirip dengan gedung tertinggi di dunia Burj Khalifa, Dubai yang memiliki tinggi 828 meter.

Dilansir Live Science, Jumat (23/8/2019) hal tersebut diungkapkan langsung oleh Pusat Studi Objek Dekat Bumi (CNEOS), bagian dari Jet Propulsion Laboratory di Pasadena, California, Amerika Serikat.

Asteroid 2000 QW7 dikabarkan akan melewati Bumi dengan kecepatan 14.361 mph (23.100 km/jam). Lebih lanjut, CNEOS juga mengungkapkan jika meskipun melewati Bumi, objek tersebut masih sangat jauh.

Asteroid dan benda luar angkasa lain dianggap dekat dengan Bumi ketika melewati 1,3 unit astronomi planet. Adapun unit astronomi merupakan jarak dari Bumi ke Matahari atau 92,9 jutam mil (149,6 juta kilometer).

Untuk diketahui CNEOS mengatakan jika, 2000 QW7 akan melewati 0,03564 unit astronomi Bumi, yang setara dengan sekitar 3,3 juta mil (5,3 juta km). Dengan kata lain, itu 13,87 kali jarak antara Bumi dan bulan.

Sama seperti Bumi, asteroid 2000 QW7 mengorbit matahari. Namun, itu hanya secara sporadis melintasi jalur dengan Bumi. Setelah 14 September, waktu berikutnya yang diperkirakan akan dilewati adalah 19 Oktober 2038, menurut Jet Propulsion Laboratory .

Berita Terkait

Berita Terkini

Ulama Golkar: Saatnya Pak Airlangga Jadi Presiden

Sebagai Ketua Umum Partai Golkar yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, kemampuan Airlangga untuk memimpin Indonesia tidak perlu diragukan lagi.

Perawat RSUD Bung Karno Solo Tengah Hamil 7 Bulan Meninggal Positif Covid-19, Begini Kronologinya

Perawat RSUD Bung Karno Solo meninggal dunia dalam kondisi hamil tujuh bulan dan terkonfirmasi positif virus coron, Minggu (1/8/2021).

Pemindahan Pasien Covid-19 Klaten ke Donohudan

47 Warga Klaten Sembuh Setelah Menjalani Isolasi di Donohudan Warga terkonfirmasi positif Covid-19 diantar menjalani isolasi di tempat isolasi terpusat Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Minggu (1/8/2021).

Spesifikasi Realme GT Master Explorer, Ponsel Mewah yang Terinspirasi dari Koper

Realme GT Master Explorer hadir dengan spesifikasi gahar dan desain menarik yang terinspirasi dari bentuk koper.

Kepatuhan Lapor SPT Pajak di Kanwil DJP Jateng Capai 77,58%

Tingkat kepatuhan penyampaian surat pemberitahuan (SPT) tahunan tahun pajak 2020 di lingkup Kantor Kanwil DJP Jawa Tengah II mencapai 77,58%.

Pedagang Berjualan di Ruang Isolasi Covid-19, Rumah Sakit Mengaku Kecolongan

Saat pedagang masuk petugas rumah sakit RSU Manado Medical Center disibukkan dengan peningkatan pasien Covid-19.

Mantap Lur! Ada 20.000 Dosis untuk Vaksinasi Suporter Persis Solo

Sebanyak 20.000 dosis vaksin Covid-19 bakal didistribusikan dalam program vaksinasi suporter Persis Solo di Stadion Manahan, Solo, 14 Agustus 2021.

Innalillahi, Perawat RSUD Bung Karno Solo Yang Tengah Hamil Meninggal Positif Corona

Seorang perawat RSUD Bung Karno Solo yang tengah hamil meninggal setelah terkonfirmasi positif virus corona.

Bikin Miris, Varian Delta Telah Menyebar ke Hampir Seluruh Pelosok Indonesia

Laporan tersebut patut menjadi perhatian bersama mengingat potensi penularan varian baru corona di Indonesia masih sangat tinggi.

Duh, Minta Sertifikat Vaksinasi, Mahasiswa Malah Kena Bogem Satpam GBK

korban sempat diintimidasi untuk tidak melaporkan kasus ini ke aparat kepolisian. 

Sopir Truk Bermuatan Susu Meninggal Mendadak di Jalan Tol Sragen

Sopir truk bermuatan susu Sukamto, 42, warga Salatiga, meninggal mendadak dalam perjalan di jalan tol, tepatnya di km 544 B, Sambungmacan, Sragen.

50 Persen Pedagang Pasar Ir Soekarno Sukoharjo Pilih Tak Jualan, Ini Alasannya

Separuh atau 50% pedagang Pasar Ir Soekarno Sukoharjo memilih tak berjualan selama PPKM darurat hingga PPKM Level 4.