Astaga! Hakim Banding PT DKI Obral Hukuman Kasus PT Asabri

Majelis hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengobral diskon putusan kepada empat terpidana kasus korupsi dana investasi PT Asabri.

 Terdakwa kasus korupsi Asabri Sonny Widjaja memakai rompi tahanan saat mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (29/11/2021). Sidang tersebut beragenda mendengarkan keterangan saksi ahli. ANTARA FOTO - Rivan Awal Lingga

SOLOPOS.COM - Terdakwa kasus korupsi Asabri Sonny Widjaja memakai rompi tahanan saat mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (29/11/2021). Sidang tersebut beragenda mendengarkan keterangan saksi ahli. ANTARA FOTO - Rivan Awal Lingga

Solopos.com, JAKARTA – Majelis hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengobral diskon putusan kepada empat terpidana kasus korupsi dana investasi dan pengelolaan keuangan PT Asabri.

Keempat terpidana yang memperoleh keringanan hukuman di tingkat banding itu adalah Adam Rachmat Damiri, Sonny Widjaja, Lukman Purnomosidi, Hari Setianto, dan Bachtiar Effendi.

PromosiHari Keluarga Nasional: Kudu Tepat, Ortu Jangan Pelit Gadget ke Anak!

Adam dan Sonny adalah mantan Direktur Utama PT Asabri. Keduanya telah divonis bersalah dan sebelumnya dihukum 20 tahun bui.

Namun di tingkat banding, hukuman kedua mantan jenderal TNI yang terjerat korupsi tersebut dipangkas masing-masing menjadi 18 tahun untuk Sonny Widjaja dan Adam Damiri 15 tahun penjara.

Baca Juga: Bukan Mati, Ini Vonis Hakim untuk Terdakwa Kasus Asabri Heru Hidayat

“Menyatakan terdakwa Sonny Widjaja (termasuk Adam Damiri) terbukti secara sah dan menyakinkan bersalahan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama,” demikian dikutip dari laman resmi Mahkamah Agung.

Selain hukuman kurungan, majelis hakim tinggi juga menghukum kedua bekas Dirut Asabri tersebut untuk membayar uang pengganti senilai masing-masing Rp64,5 miliar dan Rp17,9 miliar.

Sementara itu, untuk terpidana Hari Setianto, majelis tinggi DKI Jakarta menghukum Hari selama 12 tahun dan denda Rp750 juta atau lebih ringan 3 tahun dari putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

Baca Juga: Hakim Perintahkan Rampas Harta Heru Hidayat Terkait Asabri, Ini Datanya

Hakim juga memerintahkan Hari untuk membayar uang pengganti korupsi senilai Rp378,8 juta dengan memperhitungkan barang bukti berupa 1 bidang tanah dan/atau bangunan sesuai Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 05267 seluas 105 m2 yang terletak di Kelurahan Limo, Kecamatan Limo, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat yang ditetapkan dirampas untuk negara.

Sedangkan diskon putusan yang terakhir diberikan kepada Bachtiar Effendy. Hukuman eks pejabat Asabri itu dipangkas dari 15 tahun penjara menjadi 12 tahun kurungan.

Baca Juga: Vonis Terdakwa Kasus Asabri Heru Hidayat, Akan Lebih Ringan atau Mati

Sementara itu, nasib berbeda dialami Lukman Purnomosidi. Sebab, pada saat terpidana lain memperoleh diskon putusan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta justru memperberat hukuman kasus korupsi Asabri, Lukman dari 10 tahun menjadi 13 penjara.

Sebelum menjadi terpidana, Lukman menjabat sebagai Direktur Utama PT Eureka Prima Jakarta Tbk (LCGP).
Lukman telah dinyatakan bersalah di pengadilan tingkat pertama dan dihukum 10 tahun penjara.

“Menerima permintaan banding dari penuntut umum dan terdakwa. Menjatuhkan pidana oleh karena itu dengan pidana penjara selama 13 tahun dan denda sebesar Rp750 juta,” demikian bunyi putusan PT DKI Jakarta dikutip, Selasa (24/5/2022).

Baca Juga: Dituntut Mati Terkait Kasus Asabri, Nasib Heru Hidayat Ditentukan Besok

Selain pidana kurungan, majelis tinggi juga menjatuhkan pidana tambahan terhadap terdakwa untuk membayar uang pengganti kepada negara sebesar Rp715 miliar dengan memperhitungkan barang bukti huruf yang disita dari Deny Parlindungan dan Prawesti Proboningrum (PT Bank Mega, Tbk).

“Barang bukti terlampir, seluruhnya dipergunakan dalam perkara atas nama terdakwa Jimmy Sutopo,” jelasnya.

Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul “Pengadilan Tinggi DKI Obral Diskon Putusan Terdakwa Korupsi Asabri

Sumber: Bisnis.com

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Pembatasan Lalu Lintas dan Cap and Tax Jadi Andalan Turunkan Emisi GRK

+ PLUS Pembatasan Lalu Lintas dan Cap and Tax Jadi Andalan Turunkan Emisi GRK

Sebanyak 47% emisi gas rumah kaca (GRK) di DKI Jakarta berasal dari sektor transportasi. Hal itu melatarbelakangi perlunya pembatasan lalu lintas kendaraan di Ibu Kota.

Berita Terkini

Pembatasan Lalu Lintas dan Cap and Tax Jadi Andalan Turunkan Emisi GRK

Sebanyak 47% emisi gas rumah kaca (GRK) di DKI Jakarta berasal dari sektor transportasi. Hal itu melatarbelakangi perlunya pembatasan lalu lintas kendaraan di Ibu Kota.

Pengelola Mal Keluhkan Jastip, Begini Alasannya

pembatasan barang impor dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan kelangkaan persediaan barang di banyak toko di pusat perbelanjaan (mal).

Bareskrim Sebut Petinggi ACT Pernah Dilaporkan Terkait Penipuan

Presiden ACT, Ibnu Khajar, dan eks petinggi ACT, Ahyudin, pernah dilaporkan ke Bareskrim dengan dugaan penipuan.

Kementerian Sosial Cabut Izin ACT, Ini Alasannya

Kementerian Sosial mencabut izin penyelenggaraan pengumpulan uang dan barang (PUB) yayasan filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT) tahun 2022.

Australia Tawarkan Kerja Sama Pembangunan IKN Ramah Lingkungan di Sini

Pemerintah Australia menawarkan kerja sama dalam proses pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Sepaku, Kalimantan Timur.

Presiden Jokowi Berkunjung ke Nias Hari Ini, Cek Agendanya

Presiden Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Pulau Nias hari ini, Rabu (6/7/2022).

10 Berita Terpopuler: Indonesia vs Thailand Hari Ini & Kabar Soloraya

Ulasan laga timnas Indonesia akan berhadapan dengan Thailand pada Rabu (6/7/2022) pukul 20.00 WIB di ajang Piala AFF U-19 & kabar Soloraya menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Rabu (6/7/2022).

Sejarah Hari Ini: 6 Juli 1957 John Lennon Bertemu Paul MC Cartney

Beragam peristiwa penting dan bersejarah terjadi di berbagai belahan dunia dari tahun ke tahun pada 6 Juli.

Prasangka dan Sentimen Pendorong Kerusuhan Massal di Kawasan Multietnis

Tawuran di Kawasan Babarsari, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (4/7/2022), tak lepas dari situasi sosial masyarakat wilayah itu yang multietnis atau heterogen.

Agustus 2022, Raja-Raja Sedunia Bakal Bertemu di Bali

Diperkirakan, pertemuan itu bakal diikuti raja-raja dari 206 kerajaan di seluruh Indonesia dan 30 kerajaan dunia.

Ingatkan Kader, Puan: Jangan Berantem, Menangkan PDIP!

Peringatan agar kader memenangkan PDIP itu disampaikan Puan Maharani saat berada di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Tanpa Pendamping, Jemaah Haji Tua Batam Meninggal di Mekkah

Nursiah Darwis Cimpin meninggal dunia pada pukul 09.45 waktu Arab Saudi karena diabetes melitus dan jantung.

Dua Bocah Tenggelam saat Bermain di Sungai Cimanis

Pencarian yang dilakukan Tim SAR terhadap korban tenggelam dihentikan karena hari telah larut malam.

Dua Jemaah Haji Batam Meninggal Dunia di Tanah Suci

Dua jemaah haji itu telah dikebumikan di Tanah Suci tak lama setelah meninggal dunia.

Forum Zakat: ACT Bukan Organisasi Pengelola Zakat

Forum Zakat menyatakan ACT bukan bagian dari organisasi pengelola zakat.

Suka Bentrok, Sultan Pernah Nasihati Warga Pendatang di Babarsari

Beberapa tahun lalu Sultan Jogja sudah mendatangi dan menasihati warga pendatang tersebut karena kasus yang sama.