Asita Soloraya Ganti Pimpinan, Daryono Jadi Ketua
Logo Asita (Dok. Solopos.com)

Solopos.com, SOLO Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) Soloraya, Kamis (31/10/2013), menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Asita di Kusuma Sahid Prince Hotel (KSPH). Dalam kesempatan itu, Asita Soloraya memilih Direktur Sinergi Managemen Daryono sebagai ketua periode 2013-2017.

Sebagai ketua terpilih, Daryono mengatakan Asita ke depan akan tetap menjalankan fungsinya sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART). Menurut Daryono, ke depan pihaknya juga ingin menjadikan Asita sebagai pusat informasi dan data tentang kepariwisataan yang ada di Soloraya.

“Dengan adanya informasi tersebut diharapkan dapat mendukung program pengembangan wisata dan investasi di Soloraya. Di mana fungsi data tersebut tidak hanya untuk Asita tapi juga untuk pihak luar, seperti investor,” ujarnya.

Oleh karena itu, dia mengatakan langkah awal, pihaknya ingin menyelesaikan pemetaan potensi wisata yang ada di Solo terkait objek wisata yang potensial beserta kelemahan dan kekuatannya. Berdasarkan potensi wisata tersebut kemudian bisa dipetakan paket wisata mana yang bisa dikembangkan dan dijual ke wisatawan domestik dan mancanegara.

Selain itu, dia menuturkan ingin bekerja sama dengan berbagai macam pihak baik pemerintah maupun swasta untuk mendata kunjungan wisatawan di Solo. Data tersebut diharapkan bisa menjadi salah satu bahan evaluasi untuk menjadikan pariwisata Solo menjadi lebih baik.

Sementara itu, ketua sebelumnya, Suharto mengatakan ada beberapa hal yang harus terus dilakukan kepengurusan Asita selanjutnya, yakni terkait keanggotaan dan upaya peningkatan pariwisata. Suharto menilai keanggotaan sifatnya sukarela sehingga tidak bisa dipaksakan. Oleh karena itu, harus ada pendekatan karena organisasi tersebut memang berusaha memajukan anggotanya.

Dia juga mengatakan Solo memiliki citra yang baik sehingga berbagai macam investasi khususnya pendukung pariwisata terus tumbuh, seperti hotel, restoran, dan pusat perbelanjaan. “Oleh karena itu, Asita diharapkan mampu mendorong travel agent yang ada di Solo untuk bisa menghadirkan paket wisata,” ungkap Suharto saat ditemui wartawan di sela-sela Muscab Asita itu.

Untuk mewujudkan paket wisata tersebut, Suharto mengatakan harus ada kerja sama dari semua pihak. Hal ini karena Asita hanya membantu menjual objek wisata tersebut.

 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom