ASIAN GAMES 2015 : Bridge Targetkan Lima Medali Emas
Bridge menjadi salah satu cabor di Asian Games 2018 (Antarafoto)

Asian Games 2015 akan digelar di Indonesia. Tuan rumah Indonesia menargetkan lima medali emas.

Solopos.com, JAKARTA —Asian Games 2018 memang akan digelar tiga tahun lagi, namun tim bridge Indonesia sudah membidik lima medali emas dari 11 nomor yang akan dipertandingkan. Apalagi ini adalah kali pertama bridge dipertandingkan di pesta olahraga terbesar di Asia tersebut.

Dikutip dari Detik, Kamis (25/6/2015), menurut Ketua Umum PB Gabsi, Ekawahyu Kasih, bridge pernah dimainkan saat SEA Games 2011 dan Indonesia menjadi juara umum. Di Asian Games 2018, Indonesia akan berjuang maksimal untuk mendapatkan lima medali emas.

"Bridge di Asian Games 2018 memang baru kali pertama dimainkan. Tapi di SEA Games, bridge sudah pernah dipertandingkan pada tahun 2011. Saat itu kami menjadi juara umum," kata Ekawahyu Kasih.

Demi memenuhi target lima medali emas Asian Games 2018, di nomor Open Team, Open Pair, Mixed Team, Mixed Pair, dan Butler/Individual, pelatnas akan segera digelar meskipun pada kenyataannya bridge belum dimasukkan dalam SK pelatnas Prima.

"Ya saya kira harus ada pelatnas dari sekarang, tidak hanya tim senior tapi untuk semua kategori. Kami sendiri berharap bisa ada banyak pelapis. Minimal satu tim yang terdiri dari enam orang sementara kami harus menyiapkan dua sampai tiga tim sehingga ada regenerasi yang baik," papar Michael Bambang Hatono, kapten tim bridge senior Indonesia.

Sementara itu Ketua KONI Pusat, Tono Suratman, yang juga hadir dalam acara pemberian bonus kepada para atlet senior bridge, menyambut positif atas pencapaian bridge yang akhirnya bisa terpilih menjadi salah satu cabang yang dipertandingkan di Asian Games 2018.

"Bridge itu sudah diperjuangkan sampai masuk level elite dunia dan kami bangga karena bridge bisa dipertandingkan di Asian Games 2018. Ini artinya bisa menambah harapan medali emas untuk perbaikan peringkat seperti yang diinginkan pemerintah, yaitu peringkat sepuluh besar" ucapnya.

Dilansir Liputan6.com, Kamis, tim bridge Indonesia yang beranggotakan Michael Bambang Hartono, Munawar Sawiruddin, Hengky Lasut, Eddy Manopo, Denny Sacul, dan Bert Toar Polii baru saja merebut medali emas di ajang APBF 2015 di Bangkok. Saat ini, meski mereka belum tentu tampil di ajang Asian Games 2018, mereka tetap berlatih demi menjaga performa.

"Kami akan mempersiapkan diri dulu untuk kejuaraan dunia di Chennai pada September 2015 nanti, setelahnya kami akan melanjutkan pelatnas untuk jangka tiga tahun sampai Asian Games 2018," ujar  Ekawahyu Kasih.

Michael Bambang Hartono berharap disediakan dua tim untuk ajang-ajang internasional. "Harus ada pelatihan, tidak hanya untuk tim senior, tapi juga wanita, pasangan, campuran, dan lainnya. Harus ada dua tim yang turun, jadi apabila ada halangan bisa ada kombinasi pemain. Di ajang Asian Games 2018, yang berat adalah Tiongkok," pungkas Michael.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya








Kolom