Asale Tugu Ngipik Karanganyar, Monumen Peringatan Ultah Mangkunegara VII
Tugu Ngipik yang ada di perbatasan antara Kecamatan Karanganyar dan Karangpandan (Candra Mantovani)

Solopos.com, KARANGANYAR--Warga Karanganyar mungkin banyak yang tidak menyangka jika tugu yang ada di perbatasan antara Kecamatan Karanganyar dan Karangpandan tersebut memiliki arti sejarah dibaliknya. Kebanyakan hanya melihat tugu tersebut sebagai penanda wilayah yang berada di tepi jalan.

Namun, nyatanya tugu yang kerap disebut Ngipik atau Gayamdompo tersebut menyimpan nilai sejarah di  balik keberadaannya. Ornamen yang ada di tugu tersebut dari bawah, badan, hingga pilarnya menyimpan berbagai filosofi. Namun, secara keseluruhan, keberadaan Tugu Ngipik merupakan wujud peringatan ulang tahun ke-56 Mangkunegara VII.

Fakta-Fakta Kasus Pembunuhan Yulia Yang Ditemukan Terbakar Dalam Mobil Di Sukoharjo

Kabid Kebudayaan Disdikbud Karanganyar, Sawaldi, menjelaskan berdasarkan pencarian fakta sejarah saat penelitian objek Tugu Ngipik terdapat ornamen bangunan yang memiliki arti. Mulai dari bagian kaki tugu terdapat lengkung-lengkung berjumlah 56 buah. Sedangkan, bagian atas tugu juga terdapat lengkung berjumlah delapan dan cekungan di bagian pilar sebanyak tujuh buah. Angka tersebut menunjukan usia ulang tahun Mangkunegara VII saat itu.

“Di pilar itu ada tulisan aksara jawa yang menunjukan tahun 1815-1871, ada tahun masehi juga dengan angka latin 1885-1940. Di sisi sebaliknya terdapat tulisan Sapta Windoe, yang merupakan sengkalan yang berarti 56,” jelas Sawaldi kepada Solopos.com, Sabtu (24/10/2020).

Covid-19 Solo: Transmisi Lokal Terus Merebak, Kasus Konfirmasi Positif Tambah 20 Orang

Ornamen

Jika diartikan dan dihitung jumlahnya pada setiap makna ornamen, menurut Sawaldi, secara sejarah tugu tersebut merupakan tugu pangetan dalem atau tugu peringatan ulang tahun ke-56 Mangkunegara VII. Ornamen lengkung 8 buah dan cekung tujuh buah apabila dikalikan akan menunjukan angka 56 dan angka 56 pada dasar tugu yang menunjukan usia Mangkunegara VII saat kelahirannya diperingati.

“Jadi keberadaan tugu tersebut memang sejarahnya jelas saat ini. Itu untuk peringatan ulang tahun Mangkunegara VII yang memang dibangun atas perintahnya. Tugu tersebut dulunya diletakan di wilayah perkebunan kekuasaan Mangkunegara VII yang saat ini sudah berubah wilayahnya,” jelas dia.

Saat ini Tugu Ngipik tengah dalam proses oleh Disdikbud Karanganyar untuk diselamatkan sebagai Benda Cagar Budaya (BCB) tingkat kabupaten yang sudah direkomendasikan pada 2019 lalu.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom