Asa Siswa Berprestasi Masuk SMA Favorit di Semarang

Rema Andika Mahesa Jenar tampak memegang gitar di depan salah satu ruang kelas SMAN 1 Semarang, Selasa (25/6/2019). Mengenakan seragam putih biru, remaja berbadan tambun itu dengan sabar menanti namanya dipanggil untuk menjalani uji kompetensi saat proses verifikasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA negeri Jateng.

Asa Siswa Berprestasi Masuk SMA Favorit di Semarang

SOLOPOS.COM - Salah seorang siswa mengikuti proses verifikasi berkas dalam PPDB di SMAN 1 Semarang, Selasa (25/6/2019). (Semarangpos.com-Imam Yuda S.)

Solopos.com, SEMARANG —Rema Andika Mahesa Jenar tampak memegang gitar di depan salah satu ruang kelas SMAN 1 Semarang, Selasa (25/6/2019). Mengenakan seragam putih biru, remaja berbadan tambun itu dengan sabar menanti namanya dipanggil untuk menjalani uji kompetensi saat proses verifikasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA negeri Jateng.

Rema merupakan satu dari sekian banyak pelajar yang ingin mengikuti proses PPDB di SMAN 1 Semarang. Ia mendaftar melalui jalur prestasi.

“Saya kan punya prestasi di musik. Sering menang lomba juga di Semarang. 30 Juni nanti juga ikut lomba di Udinus. Nah, semoga dengan prestasi yang saya raih selama ini bisa lolos seleksi SMAN 1 Semarang dari jalur prestasi,” ujar Rema saat berbincang dengan wartawan di SMAN 1 Semarang, Selasa.

Rema mengaku optimistis bisa diterima di SMAN 1 Semarang. Meski pun tahun ini, dengan sistem zonasi yang diterapkan pada PPDB SMA berdasar revisi Permendikbud No.51/2019, kuota untuk siswa berprestasi hanya dibatasi sekitar 15% atau sekitar 65 orang dari total daya tampung SMAN 1 Semarang, yakni 432 siswa.

Keyakinan itu tak terlepas dari berbagai prestasi yang diraihnya. Ia mengaku bersama grup musiknya, G-Victory, pernah menyabet juara dalam beberapa lomba tingkat regional hingga provinsi.

“Saya dapat juara tiga kalau yang lomba tingkat provinsi. Makanya itu saya pede pokoknya bisa lolos seleksi di SMA Negeri 1. Biar bakat musik saya semakin terasah dan prestasi akademik ikut terangkat naik,” tutur alumus SMPN 13 Sampangan itu.

Senada diungkapkan Nining Kusumaningsih. Ia mengaku anaknya, Mutiara Sabila, juga memiliki segudang prestasi di bidang tarik suara, seperti Festival Soegijapranata Choir 2018. Apalagi, anaknya sejak dulu ingin bersekolah di SMAN 1 yang dikenal sebagai sekolah favorit.

“Karena kebetulan di SMA 1 kan ada kesempatan untuk lolos bagi siswa dengan jalur prestasi paduan suara, Makanya, saya daftarkan ke sini. Soalnya ini yang diidam-idamkan sama anak saya,” ujar Nining.

SMAN 1 Semarang selama ini memang dikenal sebagai sekolah favorit. Selain memiliki sederet fasilitas pendidikan yang unggul, sekolah yang terletak di Jl. Menteri Supeno itu juga banyak menelurkan lulusan yang sukses di bidangnya, salah satunya Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.

Oleh karenanya, tak heran jika sekolah yang didirikan pada 1936 itu selalu diburu peserta didik saat tahun ajaran baru, seperti saat ini.

Ketua Panitia PPDB SMAN 1 Semarang, menyebutkan total saat ini sudah ada sekitar 525 calon peserta didik baru yang melakukan verifikasi berkas dan mengambil token untuk mendaftar di sekolahnya.

Jumlah ini pun bakal bertambah menyusul batas waktu verifikasi berkas dan pengambilan token yang dibuka hingga Jumat (28/6/2019) atau masih tiga hari lagi.

“Total yang sudah mendaftar itu 525 anak. 470 anak mendaftar dengan jalur zonasi, 34 orang jalur prestasi, dan 11 orang dari luar zona [pindah domisili mengikuti orang tua],” ujar Budiono.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Berita Terkait

Berita Terkini

Stok Menipis, Pemkot Jogja Fokus Pada Vaksinasi Dosis Kedua

Stok vaksin yang tersedia di Kota Jogja tak mencukupi untuk vaksinasi dosis kedua.

Memakan Korban Jiwa, Tim Gabungan Copoti Jebakan Tikus di Ngrampal Sragen

Tim gabungan dari Forkompimcam Ngrampal, Sragen, mencopoti jebakan tikus yang teraliri listrik di area persawahan di Desa Karangudi, Selasa (3/8/2021).

Mohon Doanya, Suami-Istri Mantan Menkes Ini Positif Covid-19

Dua mantan Menteri Kesehatan, Farid Anfasa Moeloek dan Nila Djuwita Faried Anfasa Moeloek, tengah berjuang melawan Covid-19 yang mereka derita.

1 Peleton Polisi Dikerahkan Semprot Disinfektan di Jalanan Klaten

Rute penyemprotan disinfektan Jl. Diponegoro-Jl. Veteran-Jl. Pemuda-Jl. Merbabu-Jl. Mayor Kusmanto-Jl. Ki Ageng Gribig dan kembali ke Polres Klaten.

Tragis, Terpeleset Saat Kabur Dari RS Lapangan, Pasien Covid-19 di Bantul Meninggal di Kolam ikan

Pasien Covid-19 ditemukan meninggal dunia di dasar kolam ikan setelah mencoba kabur dari RS lapangan Khusus Covid-19 Bantul.

Ikatan Cinta 3 Agustus 2021: Diubah Penampilannya, ke Mana Ricky Bawa Elsa Kabur?

Di bawah ini terdapat sinopsis atau bocoran sinetron Ikatan Cinta episode malam ini, Selasa, 3 Agustus 2021 yang tayang di RCTI 19.45 WIB.

Positif Corona Tapi Tak Percaya, Pria di Sleman Nulari Warga Sekampung

Seorang pria di Sleman yang positif Covid-19 namun tidak percaya dengan virus corona membuat puluhan warga di kampungnya tertular.

Ada Vaksinasi Gratis di Stasiun Yogyakarta dan Solobalapan, KAI: Hanya Untuk Dosis Kedua

PT KAI memberikan vaksin gratis di Stasiun Solobalapan dan Stasiun Yogyakarta namun untuk penyuntikan dosis kedua.

Lirik Lagu Lintang Sewengi – Denny Caknan feat Ndarboy Genk

Berikut ini lirik lagu Lintang Sewengi yang dinyanyikan Denny Caknan dan Ndarboy Genk yang dirilis Minggu, 1 Agustus 2021 di Youtube.

Ganjar Sebut Belum Dapat Arahan Pasang Baliho Puan Maharani, Kenapa Ya?

Ganjar Pranowo mengaku belum mendapat arahan untuk memasang baliho bergambar Puan Maharani dari PDIP.

Pandemi, Pemohon Perizinan Usaha di Sukoharjo Malah Melonjak Tajam

Kenaikan jumlah pemohon perizinan menandakan respons positif para pelaku usaha Sukoharjo terhadap beragam kemudahan secara online.

RUU PKS Terbentur Pertentangan Ideologi dan Cara Pandang

Panitia Kerja DPR yang membahas RUU PKS berharap pada 18 Agustus 2021 dapat membacakan usulan rancangan undang-undang tersebut.