Asa Jadi Realita! Desa 3T di Sulut Kini Benderang dengan Sambungan Listrik Gratis PLN
Desa Balukut di Sulut kini benderang berkat sambungan listrik gratis PLN (Istimewa).

Solopos.com, BOLAANG MONGONDOW TIMUR — Warga Desa Balukut, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara kini bahagia bisa merasakan sambungan listrik gratis dari PLN.

Desa yang berlokasi Kecamatan Motongkad ini merupakan salah satu daerah kategori 3T, yaitu Tertinggal, Terdepan dan Terluar.

Salah satu penerima sambungan listrik gratis dari PLN, Ruslin Anwar pun mencurahkan rasa bahagia dengan hadirnya listrik di desanya.

Baca Juga: Hore! Berkat PLN, 39 Desa Terpencil di NTT Kini Bercahaya dan Bergairah

Sebelum desanya bersinar seperti sekarang, Ruslin hanya menggunakan lampu lentera untuk menyinari sudut rumahnya di malam hari.

Kondisi berbeda setelah sambungan listrik gratis dari PLN masuk ke desa ini. Nyala lampu benderang tampak jelas terlihat dari kediamannnya.

Baca Juga: Sah! PT Abhirama Kresna Sukoharjo Nikmati Layanan Premium PLN

“Terima kasih kepada kepada PLN yang telah menyediakan listrik ke desa kami dan kini kami bisa menikmati. Awalnya kami hanya menggunakan lampu lentera,” cerita dia di video yang tayang di kanal Youtube resmi milik PLN.

“Kini kami bisa menggunakan listrik. Dan kini kami bisa menikmati dan bisa menonton TV, menanak nasi, anak-anak bisa belajar, dan sebagainya. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada PLN. PLN terbaik,” imbuh lelaki yang sehari-hari berprofesi sebagai petani ini.

Baca Juga: Sempat Dilanda Banjir, PLN Berhasil Pulihkan Listrik di Semarang

Dari Asa Jadi Realita

Keinginan PLN untuk seluruh masyarakat Indonesia merasakan listrik kini semakin terlihat benderang.

Berbagai upaya dilakukan PLN untuk mewujudkan asa tersebut, salah satunya adalah penyambungan listrik gratis, seperti yang diterima warga Desa Balukut, Motongkad, Bolaang Mongondow Timur.

Baca Juga: Peringati Bulan K3 Nasional, PLN Jateng & DIY Gelar Apel

Dengan mengucurkan biaya CSR PLN Peduli Penyambungan Listrik Gratis senilai Rp47,3 juta ditambah biaya investasi Rp2,41 miliar, PLN berhasil membangun sarana dan prasarana kelistrikan di desa tersebut.

Beberapa di antaranya adalah dua gardu distribusi, jaringan tegangan rendah (JTR) dua kms, dan juga jaringan tegangan menengah sepanjang lima kilometer sirkuit atau kms.

Baca Juga: Jakarta Sudah Duluan, Vaksinasi Covid-19 Lansia Mulai Pekan Depan

Hasilnya pun menggembirakan, sebanyak 64 pelanggan yang terdiri dari 56 kepala keluarga dan delapan fasilitas umum kini benderang akibat sambungan listrik gratis dari PLN.



Berita Terkini Lainnya








Kolom